Ikatlah Ilmu dengan 3 Jenis Tulisan Blog Berikut!

terapi menulis untuk kesehatan mental
Terapi menulis untuk kesehatan mental? Bisa. Anda pun selangkah lebih baik dalam menangkap ilmu supaya awet dalam ingatan.

Salah satu pepatah lama mengatakan: “Ikatlah ilmu dengan tulisan.”

Setiap orang memiliki bakat dan keahlian masing-masing secara unik. Setiap orang juga memiliki pengalaman masing-masing yang mempengaruhi karakter dirinya. Sadarkah Anda bahwa siapa saja dapat menulis tentang keahlian, pengalaman dan hal-hal lain yang dimilikinya? Lupakan sejenak gaya bercerita ala emak-emak curhat dalam arisan. Kali ini kita bahas kebiasaan manusia millenial berbagi kisah dalam bentuk status di sosmed, menulis buku cetak, jurnal online, maupun beragam media tulis lain.

Orang lain dapat membaca tulisan Anda dan memperoleh dari pengalaman dari kisah hidup Anda. Itulah makna pepatah di atas secara luas. Ilmu bukan terbatas pada soal-soal Matematika, Fisika, Kimia, maupun bidang sains lainnya. Secara umum, apapun wawasan yang telah dibukukan secara empiris bisa dikatakan sebagai ilmu. Artikel blog pun kini sudah selayaknya mengarah ke arah dokumentasi cikal-bakal ilmu walaupun masih perlu kajian lebih mendalam tentang keabsahan dari sisi akademisnya.

Apa saja hal menarik yang bisa kita ikat lewat tulisan blog pribadi? Setidaknya ada tiga poin utama yang bisa Anda bagi dalam blog pribadi.

1. Ilmu yang sedang dipelajari maupun yang telah dikuasai.

Ingatan manusia ada batasnya. Semakin sering Anda panggil ingatan itu, semakin melekat dalam otak. Anda dapat menuliskan bidang keilmuan yang sedang Anda pelajari ke sebuah artikel blog pribadi. Kegiatan ini mirip tugas mahasiswa yang sedang membuat makalah atau paper terkait sebuah mata kuliah. Tidak usah gengsi mengutip pernyataan peneliti lain jika Anda sendiri belum mampu menciptakan sebuah teori baru. Sambil menulis draft artikel semi-ilmiah, tanpa sadar Anda telah melalui proses penyegaran ulang ingatan. Sisi ganda berikutnya adalah tulisan Anda berpeluang membantu orang lain yang memiliki ketertarikan pada disiplin ilmu yang sama.

2. Keahlian dan keterampilan yang telah dimiliki.

Apakah hanya wawasan ilmiah yang layak diikat dalam sebuah tulisan? Tidak. Artikel D-I-Y (Do It Yourself) pun termasuk bidang penulisan yang layak ditekuni. Anda dapat membuat tutorial cara membuat kerajinan batik tulis, cara berbelanja baju di toko online, maupun artikel step by step lain yang dibutuhkan oleh pembaca. Jangan khawatirkan susunan bahasa yang kacau karena ini bukan artikel ilmiah. Anda hanya perlu menulis secara natural layaknya manusia yang sedang bercakap-cakap dengan teman seusia. Keterampilan berikutnya yang sering dicari pembaca dalam blog ini adalah kiat praktis berbicara di depan publik. Keterampilan public speaking ini tidak hadir begitu saja dalam diri setiap orang. Anda tidak perlu menjalani proses panjang untuk menjadi pembicara publik karena saya sering berbagi tips singkat berpidato maupun membawakan acara dalam artikel blog ini.

3. Pengalaman pribadi maupun orang lain

Inilah jenis artikel yang paling banyak saya publikasikan dalam blog The Jombang Taste ini. Rasanya terlalu disayangkan jika pengalaman menarik berlibur ke tempat wisata tidak dikabarkan kepada pembaca. Bukan bertujuan untuk pamer. Barangkali satu saat nanti pembaca sedang merencanakan liburan ke tempat yang sama maka mereka bisa belajar dari tulisan Anda. Hal-hal yang bisa merekq pelajari mulai dari tips booking hotel murah, tips memilih tempat wisata edukasi, cara memilih wisata kuliner yang sehat, dan hal-hal ringan tapi berpengaruh dalam kenyamanan liburan mereka. Semua itu layak dipublikasikan secara benar agar pembaca awam dapat mengurangi resiko kesalahan sikap.

Jangan pernah minder dengan kemampuan Anda sendiri. Sampaikanlah kabar gembira walau hanya satu kalimat. Nah, langkah apa yang sedang Anda rencanakan berikutnya untuk membangun blog pribadi Anda? Apakah Anda sudah siap berbagi ilmu kepada pembaca?

Bagikan artikel ini melalui:

16 Replies to “Ikatlah Ilmu dengan 3 Jenis Tulisan Blog Berikut!”

  1. Ulasan mantap dari sang maestro blogger. Trima kasih mas Agus. Aku jadi lbh pede skrg buat nulis meski msh acak-acakan.

  2. Setiap orang punya cara yang berbeda dalam belajar dan menambah ilmu. ada orang yang bisa pintar dengan cara mendengarkan ceramah. ada juga orang yang pintar dengan cara melihat video pendidikan. namun yang banyak terjadi adalah orang bisa pintar dengan cara menuliskan apa yang ingin dipelajari. menulis bisa menambah ingatan kita karena pada dasarnya ingatan manusia memiliki keterbatasan.

  3. Terima kasih sudah berbagi inspirasi Menulis artikel blog.
    tulisan di sini sangat bagus dan sangat membantu saya sebagai pemula dalam dunia penulisan di internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *