Obsesi Menjadi Co-Writer Blog

Peringatan Hari Isra Miraj atau Rejeban di SDN Japanan 1 Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang
Peringatan Hari Isra Miraj atau Rejeban di SDN Japanan 1 Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang

Saat ini saya sedang giat-giatnya menulis artikel. Berbagai ide berseliweran di kepala. Dari ide posting sederhana, tulisan curcol sampai kepada pembahasan serius bisnis online. Semuanya menumpuk jadi satu.

Dan satu hal yang akhir-akhir ini membuat saya tidak bisa tidur nyenyak adalah obsesi saya menjadi penulis tamu atau co-writer blog teman-teman. Alangkah senangnya bila saya bisa mengisi halaman depan blog tetangga, apalagi blog seleblogger.

Maka pagi ini saya daftar jadi co-writer blog Motivasi Arief Maulana. Dan alhamdulillah sudah dibuatkan akun. Dengan sedikit deg-degan saya log in ke dashboard blog. Maklum nih, super blog yang reputasinya sudah tidak diragukan. 😀

Sebenarnya saya masih membidik beberapa blog lain. Seperti blog Pak Sumartono, Mas Fadly, Bunda dan Mas Tri. Tapi masih kebingungan mencari topik yang cocok dan related antara blog ini dan blog tujuan.

Apa untungnya?

Tidak ada manfaat secara langsung. Tapi setidaknya, dengan nampang di blog populer, nama penulis turut tercatat dalam sejarah blog tersebut. Seperti kata motivator muda kita, lingkungan turut mempengaruhi pola pikir dan kesuksesan seseorang. Sejak awal kita harus mempunyai mindset yang tepat.

Kalau tiap hari hanya posting di blog sendiri, kapan majunya. Jangan hanya jago kandang. Kalau bisa mencuri popularitas di ‘wilayah kekuasaan’ blogger tetangga, tentu akan menghemat energi dan waktu untuk promosi blog.

Hayo, siapa yang masih mencari co-writer blognya? Atau justru teman-teman tertarik menjadi co-writer blog ini?

Bagikan artikel ini melalui:

102 Replies to “Obsesi Menjadi Co-Writer Blog”

  1. untuk nulis di blog sendiri sudah peras keringat banting tulang mas,apalagi nulis di blog seleb ,bisa kres nih otak.tapi bisa dicoba deh kapan2 .

        1. Dimana bumi dipijak, disana langit di junjung. Itu yang saya pegang kalo nulis di blog orang mas. Menyesuaikan dengan kultur pembaca tanpa meninggalkan ciri khas tulisan kita.

          dan…

          ngga semua akan menyukai tulisan kita. Itu wajar. meski demikian, dengan akses menulis di blog populer pengunjung tentu berpikir… "Ini orang siapa yah, kok boleh nulis disini. pasti bukan orang biasa"

          Hehehe

        2. Jadi trend yah…..apa gara2 sy dipaksa nulis di am.com yaaah……btw, ada nama saya ya……siap ditunggu di bundapreneur.com

        1. enak dan gurih mas.. !

          menulis di blog teman. memberikan sensai berbagi yang lebih kental. memang, kita sebisa mungkin menyesuaikan dengan tema blog tempat kita menulis… tapi nikmat kok.

  2. he.he.. mantap bang, saya malah belon pernah nih nulis di blog orang.. hmmm.. jadi kepikiran nulis nih.. thanks yah.. ^^

  3. Nyang mane ya mas yang ndak bisa di klik, boleh di info nanti saya coba benerin klo link download untuk waktu kemarin memang ziddu lagi down, terimakasih sudah bertandang dan dan mengenai co writer boleh mas nulis di blog saya he…he…cm saya belum tahu cara ngundangnya di WP he…he…salam sukses selalu

  4. eh iya juga ya ???? gak kepikiran tuch…bener-bener tuch…. !mangteps !

    kalo saya dapet artikel gacokan, boleh gak numpang nampang di blog mas AGus ???

  5. emang nulisnya apa aja mas? mksudnya co-writer di batasin dalam hal hal apa aja gitu, saya masih blum paham dunia blogging..

    sarannya mas..maksih

    1. Menjadi penulis tamu harus bisa menyesuaikan topik pembicaraan dengan topik aseli blog. Jangan sampai menyimpang terlalu jauh. Harus ada relasinya dengan posting-posting sebelumnya.

  6. saya juga punya obsesi yang sama mas awalnya 😀

    cuman karna emang kurang bakat nulis + emang agak jarang latihan ya jadi cocok bin bablas itu obsesi 😀

    sukses y mas 😀

    1. Masak sudah nyerah duluan mas…

      Jangan keburu patah semangat dong. Sebagai pembelajaran, jadi co-writer blog saya saja.

          1. tapi jangan ngarep terlalu bagus y mas 😀

            soalnya kualitas tulisan saya cuman sekelas yang saya posting di cafebisnis.com dengan judul estimasi article directory 🙁

          2. Pede aja lagi…

            Yang menilai bagus dan tidaknya sebuah artikel adalah pengunjung. Asal kita menyajikan informasi yang bermanfaat, pasti mereka kasih applause untuk karya tersebut.

  7. Wah kalau menjadi co-writer kita harus punya blog yang sesuai dengan tema blog kita….karena kalau tidak sesuai tidak nyambung.

  8. wah sy juga pengen loh mas bs nulis di blognya master terkenal seperti o-om atau kang rohman, tp gimana ya ilmu jg br..salam kenal mas agus, mau tukar link boleh mas, blog sy msh PR nol, thanks..

    1. Nulis artikel di blog senior butuh nyali lho. Tapi sebenarnya mereka welcome sekali kok. Pede aja.

      Untuk tukar link, saya pertimbangkan dulu ya. 😀

  9. jadi pingin juga ya…

    ehmmm…perlu perbanyak nulis dulu nih…

    sementara ini jumlah artikel koleksi masih terbatas…

    mantap mas obsesi sampeyan…

  10. emang enak mas jadi co-writer blog milik rekan blogger lain, selain bisa memperkaya khasanah tulisan juga bisa menambah teman blogger serta menambah wawasan nge-blog yang luas, menurut saya lho…

    1. Anda nggak salah. Karena kesuksesan juga dipengaruhi lingkungan tempat tumbuh. Bergaul dengan mereka yang sudah banyak pengalaman bisa membuat kita lebih cepat menguasai ilmu baru.

    1. Solusi:

      1. Pakai HP yang ada jaringan GPRS.

      2. Blogger lama pun belum tentu bisa.

      3. Untuk mencapai kemampuan menulis yang handal butuh proses. Tapi proses itu tidak akan berjalan kalau Anda tidak memulainya. Dapatkan momentnya dan lakukan segera.

  11. waaah kayaknya saya harus jago kandang dulu mas sebelum keluar dari blog saya(jago tandang maksudnya),soalnya selain saya newbie blog saya juga sepiiiiiiii

    salam kenal mas

  12. Your blog keeps getting better and better! Your older articles are not as good as newer ones you have a lot more creativity and originality now. Keep it up!

    And according to this article, I totally agree with your opinion, but only this time! 🙂

  13. You actually make it appear really easy with your presentation however I find this topic to be really something which I think I might never understand. It seems too complicated and very vast for me. I’m looking ahead to your subsequent put up, I’ll attempt to get the grasp of it!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *