Reuni SMA Negeri Ngoro di Warung Tandjoeng Dhahar Kupang Jombang

Halal Bihalal Keluarga Besar Sekolah Dasar Kecamatan Mojowarno Tahun 2018
Halal Bihalal Keluarga Besar Sekolah

Wajah-wajah ceria tampak pada puluhan puluhan pria dan wanita dewasa tadi siang. Mereka adalah para alumni SMA Negeri Ngoro Jombang. Mereka silih berganti memenuhi ruang makan yang berada di area paling belakang Warung Tandjoeng Dhahar. Rumah Makan Tandjoeng Dhahar berada di Desa Kupang Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Inilah lokasi pelaksanaan reuni alumni SMA Negeri Ngoro tahun lulusan 2003. Kegiatan reuni dilaksanakan pada hari ini Jumat, 7 Juni 2019.

Perencanaan kegiatan reuni SMA Negeri Ngoro angkatan 2003 terbilang cukup singkat. Tidak ada persiapan khusus untuk melaksanakan kegiatan temu kangen para alumni ini. Dua tahun lalu telah dilaksanakan acara reuni SMA Negeri Ngoro. Namun tingkat kehadiran para alumni saat itu tidak terlalu bagus. Tingkat kehadiran para alumni tidak lebih dari 10% dari seluruh alumni. Oleh karena itu pihak panitia pelaksana pun berinisiatif untuk melaksanakan acara reuni secara sederhana dan dadakan.

Acara reuni alumni SMA Negeri Ngoro hari ini dimulai sejak pukul satu siang dan dihadiri sekitar 50 orang. Sebagian besar para alumni datang sendirian tanpa ditemani oleh pasangannya. Hanya sebagian kecil alumni hadir bersama suami atau istrinya dan ditemani dengan anak-anaknya. Kehadiran mereka disambut dengan senyuman hangat dan canda-tawa seperti halnya masa remaja dulu. Tidak sedikitpun pertemuan mereka tampak canggung meski telah lama tidak saling menyapa.

Begitu juga dengan penulis merasakan keakraban seperti ketika masih menjalani masa sekolah dulu. Wajah-wajah itu mungkin sedikit banyak telah berubah menjadi menua, namun keakraban dan persahabatan yang terjalin sejak lama tidak terhapus begitu saja. Tidak terasa waktu telah berjalan begitu jauh. Memandang wajah teman-teman lama seolah memutar kembali rekaman berbagai peristiwa di masa lalu yang menguras emosi.

Awalnya penulis ragu untuk menghadiri acara reuni kali ini. Pasalnya penulis telah lama tidak bertemu dengan mereka. Penulis khawatir tidak dapat mengenali satu persatu wajah-wajah mereka. Kendati sempat berinteraksi melalui grup WhatsApp alumni SMA Negeri Ngoro, namun percakapan melalui grup WhatsApp tidak terlalu mengena di hati. Pun wajah-wajah mereka tidak selalu tampak dalam foto profil WhatsApp pribadi mereka. Foto yang ada adalah wajah pasangan atau anak-anaknya yang kemungkinan besar tidak penulis kenal sama sekali.

Enam belas tahun perjalanan perpisahan para alumni SMA Negeri Ngoro telah membawa mereka pada berbagai situasi yang berbeda. Sebagian besar alumni SMA Negeri Ngoro telah menekuni profesi di bidangnya masing-masing, mulai dari guru, fotografer, tentara, polisi, manajer, wirausahawan, bahkan kuli bangunan. Hanya sebagian kecil diantara alumni itu yang menekuni profesi sebagai ibu rumah tangga dan bekerja di rumah bersama suaminya.

Acara inti dari reuni SMA Negeri Ngoro kali ini adalah berbincang dan bercakap-cakap dengan teman lama. Kami bercerita apapun mengenai aktivitas kami sehari-hari, mulai dari kegiatan bekerja di rumah hingga interaksi melalui jejaring sosial di internet. Setelah setengah jam bercakap-cakap melepas rindu, peserta kegiatan reuni pun meluangkan waktu untuk makan bersama. Menu makanan kali ini adalah nasi purakan dengan beralaskan daun pisang. Menu makanan kali ini adalah urap-urap, ayam panggang, dan sayuran. Kami semua berkesempatan makan bersama dengan lahap. Sejumlah anak kecil turut menyemarakkan kehangatan acara ini.

Peserta Reuni SMA Negeri Ngoro berangsur-angsur mulai meninggalkan lokasi kegiatan menjelang pukul empat sore. Satu persatu teman-teman lama penulis kembali ke tempat tinggal masing-masing untuk melanjutkan kegiatan halal bihalal lebaran idul fitri di kampung halaman masing-masing. Bagaimanapun mereka telah memiliki keluarga dan kesibukan masing-masing. Waktu libur lebaran seperti ini memang harus diefektifkan untuk mengakrabkan diri dengan keluarga besar yang mungkin saja tidak sempat bertemu selama setahun terakhir. Pertemuan dengan teman-teman lama cukup sampai disini.

Kesempatan hari ini benar-benar memberikan pengalaman yang berbeda kepada penulis. Rentang waktu sekian puluh tahun ternyata tidak mengubah karakter orang-orang yang telah kita kenal. Mereka tetap menjadi diri mereka sendiri meskipun tempaan lingkungan dan pekerjaan telah membentuk karakter baru yang berbeda dari asalnya. Semoga pengalaman hari ini bisa menambah wawasan penulis untuk selalu siap bertemu dengan orang-orang baru dengan karakter yang berbeda-beda setiap hari.

6 Replies to “Reuni SMA Negeri Ngoro di Warung Tandjoeng Dhahar Kupang Jombang”

  1. Sesama muslim adalah saudara.
    Oleh karena itu jangan pernah memutus tali persahabatan dengan teman-teman lama kita.
    Bisa jadi mereka adalah koneksi yang bagus untuk bisnis di dunia dan akhirat.

  2. Awas dilarang baper!
    kalau pulang dari acara reuni ketemu anak istri harus balik lagi kehidupan semula.
    Jangan Sampai kebawa kejadian di masa lalu.

  3. Banyak teman, bnyk rejeki. Mengenang masa-masa pertemanan di sekolah dulu membuat kita lebih kuat menjalani hari ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *