Serunya Pondok Pesantren Ramadhan Kreatif di Sekolahku

Dongeng Anak di Acara Pondok Ramadhan 2017 Murid-murid SDN Latsari Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang
Dongeng Anak di Acara Pondok Ramadhan 2017 Murid-murid SDN Latsari Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang

Ramadhan tahun ini menjadi momen perdana saya untuk berkreasi mengisi kegiatan Pondok Ramadhan murid-murid SDN Latsari. Awalnya saya ragu apakah saya mampu melaksanakan sendiri tanpa dukungan guru agama. Guru Agama sebagai mitra kerja Guru Muatan Lokal Keagamaan sedang cuti hamil sehingga saya menggagas variasi acara Pondok Ramadhan tahun ini dengan mengandalkan pengalaman masa lalu saya mengelola acara-acara buka puasa dan Pondok Pesantren Kreatif di Yayasan Yatim Mandiri. Inilah saatnya menunjukkan kemampuan public speaking yang telah saya latih bertahun-tahun.

Alhamdulillah Allah memudahkan semua. Saya telah melaksanakan kegiatan pondok Ramadhan dengan dibantu kawan-kawan guru muda lainnya. Acara saya kemas variatif. Pondok Ramadhan harus bisa memberikan pengalaman berbeda untuk anak-anak. Saya menyebut acara ini sebagai Pondok Ramadhan Kreatif untuk murid-murid sekolah dasar. Saya telah merancang kombinasi materi pendidikan agama Islam, kesenian Islami, dan keterampilan berbusana Islami. Jenis kesenian Islami yang saya pilih adalah kaligrafi berbahan kain perca. Hal ini saya pilih karena terinspirasi seni kolase yang digunakan beberapa sekolah dasar lain.

Hari Pertama

Selasa, 30 Mei 2017. Kegiatan hari pertama Pondok Ramadhan Kreatif di SDN Latsari saya isi materi ketentuan puasa sesuai syariat Islam. Jam pertama saya gunakan untuk pelajaran yang serius karena tingkat konsentrasi anak-anak masih bagus. Barulah pada jam kedua saya tugaskan siswa-siswi peserta Pondok Ramadhan Kreatif untuk membuat seni kaligrafi menempel kain perca ke kertas berpola kaligrafi. Untuk membuat kaligrafi, guru harus menyiapkan perlengkapan-perlengkapan. Yaitu, kertas yang sudah dicetak pola kaligrafi, gunting kain, lem cair, dan potongan-potongan kain perca aneka warna.

Hari Kedua

Rabu, 31 Mei 2017. Hari kedua pelaksanaan Pondok Pesantren Kilat di SDN Latsari pun sama menariknya. Anak-anak terlihat tidak bosan mengikuti acara. Jam pertama kembali saya isi ulasan-ulasan singkat bermacam amal ibadah yang berlangsung di bulan puasa. Jam kedua kembali saya meminta bantuan rekan guru untuk mengelola kegiatan menempel kaligrafi. Peserta Pondok Ramadhan kali ini lebih terpacu untuk menyelesaikan menempel kolase. Mereka berharap kelompoknya bisa menjadi juara lomba menempel.

Hari Ketiga

Jumat, 2 Juni 2017. Pondok Ramadhan Kreatif SDN Latsari hari ketiga berlangsung lebih menarik. Anak-anak tak sabar untuk mengikuti tutorial hijab dan tutorial sarung sebagaimana telah tercantum dalam jadwal pondok pesanten kilat tahun ini. Benar saja. Jam pertama pondok Romadhon berlangsung lebih singkat dari biasanya. Saya banyak memanfaatkan media pembelajaran video, musik dan presentasi untuk menyampaikan materi. Setelah itu para peserta pondok Ramadhan terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok putri mengikuti pelatihan tutorial hijab atau memakai kerudung. Kelompok putra mengikuti pelatihan cara memakai sarung yang benar dan rapi.

Hari Keempat

Sabtu, 3 Juni 2017. Kegiatan Pondok Ramadhan kreatif hari keempat di SDN Latsari terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama di pagi hari dilaksanakan inspirasi Ramadhan Penuh Berkah, lomba berhijab dan lomba memakai sarung. Penyampaian materi hari terakhir saya tekankan pada analisa fenomena sosial terkini di masyarakat.  Sedangkan lomba memakai hijab dan lomba memakai sarung memasuki babak penyisihan. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Bagian paling menarik dari pelaksanaan pondok Ramadhan hari keempat adalah saya menyempatkan diri mendongeng kepada anak-anak dengan menggunakan media wayang kertas. Saya ingin mengulang kesuksesan tahun lalu dalam acara serupa di sekolah lain.

Sesi kedua pondok Ramadan hari terakhir saya gunakan untuk melaksanaka buka puasa bersama atau bukber. Buka puasa bersama menjadi penutup acara yang manis untuk semua warga sekolah. Para siswa dan dewan guru menghadiri acara bukber SDN Latsari dengan semangat. Meski ada beberapa guru non muslim, mereka juga hadir untuk meluangkan waktu makan bersama anak-anak. Acara bukber berakhir setelah sholat maghrib dan pementasan seni serta babak final lomba hijab dan lomba memakai sarung.

Meriahnya ragam kegiatan Pondok Ramadhan Kreatif di SDN Latsari tahun ini saya harapkan dapat membawa keceriaan tersendiri bagi anak-anak. Mudah-mudahan para siswa dapat mengambil hikmah rangkaian acara pondok Ramadhan sehingga dapat memotivasi ibadah sholih selama bulan puasa. Sampai jumpa di acara Pondok Ramadhan Kreatif tahun depan!

10 Replies to “Serunya Pondok Pesantren Ramadhan Kreatif di Sekolahku”

  1. Saya ingat ketika ikut pondok romadhon dulu membosankan sekali. Klo guru saya interaktif kayak mas agus pasti nggak boring.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *