What Is On Us, What Is In Us

Nasib kita tidak ditentukan oleh apa yang menimpa kita (what is on us). Nasib kita akan ditentukan oleh apa yang kita lakukan atas apa yang menimpa kita (what is in us).

Apa yang akan kita lakukan atas hal yang menimpa kita adalah murni pilihan, jawaban atau respons kita. Pilihan inilah yang akan menjadi alasan bagi datangnya pembalasan yang akan kita terima. Kalau kita memilih tindakan positif, maka akan berakibat positif juga. Begitu juga sebaliknya.

Satu hal yang saya yakini adalah hukum sebab akibat. Siapa yang menanam dia bakal menuai. Kalau yang ditanam bibitnya jelek, maka jangan heran panen yang didapat juga jelek. Selain itu, Tuhan itu Maha Adil kok. Dia nggak pernah salah memberi keberuntungan maupun kemalangan pada manusia. Kalau Anda merasa selalu sial dan malang, waspadalah, waspadalah!

Salah satu budaya yang berkembang di masyarakat adalah suka menyalahkan orang lain. Tepatlah jika idiom Inggris bilang: Blame Yourself! Salahkan dirimu sendiri. Orang suka mengkambinghitamkan lingkungan sebagai penghalang kemajuan. Padahal banyak kisah sukses para tokoh terkenal yang berasal dari lingkungan yang bertolak belakang dengan keinginan.

Misalnya, saya pernah baca ulasan tentang JK Rowling, itu tuh penulis serial sukses Harry Poetter. Sebelum jadi penulis novel best seller kayak sekarang, dia terpaksa harus mengajar di sekolah Spanyol, bercerai dengan suami, ditinggalkan oleh ibunda tercinta dan banyak tantangan lainnya. Namun JK (bukan Jusuf Kalla) menyikapi hal ini dengan positif dan berbuah sukses seperti sekarang.

Semoga terinspirasi. Enjoy blogging, enjoy writing!

25 Replies to “What Is On Us, What Is In Us”

  1. yang pernah saya baca mas, J.K Rowling tidak pernah fokus mengerjakan hal lain dibandingkan fokusnya dia terhadap menulis Novel. Jadi jangan heran novel beratus2 lembar itu selalu di kerjakan dalam hidupnya. Setuju, dengan sebab-akibat. Dengan sebab J.K Rowling menulis dari bab-perbab novelnya, akibatnya Novelnya kini telah terbit satu demi satu.

  2. Pingback: What Is On Us, What Is In Us | TravelSquare
  3. “Nasib kita tidak ditentukan oleh apa yang menimpa kita (what is on us). Nasib kita akan ditentukan oleh apa yang kita lakukan atas apa yang menimpa kita (what is in us)” setuju bgt dng kalimat ini…. ^^ btw dulu aku selalu mengikuti pepatah “blame your self” tapi lama kelamaan karna ga bisa mengontrol diri yg ada aku malah “tenggelam” seakan tiada “PD” karna slalu takut salah… TAPI skarang ^^ menganut pepatah “smua pasti ada jalannya” jd lbh easy goin, klo emang salah ya ga lagi “mengutuk diri sendiri” tp lngsung cari yg benar itu ada dan ambil peljarannya…. ^^

    Nice Posting sir… salam kenal ^^

  4. kadang-kadang kita suka terlalu serius menyikapi segala sesuatunya. Lupa untuk rilex sejenak dan menikmati hidup dan sekedar tertawa untuk melepas beban. Karena terlalu serius jadi stress sendiri ketika merespon segala sesuatunya. Jadinya, semua malah berantakan. Hehehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *