Jenis dan Ragam Gerak Tari Tunggal Daerah di Indonesia

ondel-ondel-jakarta-yang-ganteng
ondel-ondel-jakarta-yang-ganteng

Apa kabar sobat blogger Jombang pembaca The Jombang Taste? Tahukah kalian bahwa menurut penyajiannya, seni tari terbagi menjadi tiga macam yaitu jenis tari tunggal, jenis tari berpasangan dan jenis kelompok atau massal. Adapun pengertian tari tunggal adalah tarian yang diperagakan oleh seorang penari baik laki-laki maupun perempuan. Contoh tari tunggal yang berasal dari Jawa Timur adalah Tari Ngremo Gaya Monali Surabaya, Tari Ngremo Boletan, Tari Lerok, Tari Sandur Mandura dari Jombang, Tari Seblang, Tari Jaran Goyang, Tari Jejer, dan lain-lain.

Selanjutnya, contoh tari tunggal dari daerah lain di Indonesia adalah Tari Topeng Getak, Tari Ma’ding-ding, Tari Ombak Segare dari Madura, Tari Beskalan, Tari Topeng, Tari Bapang dari Malang, Tari Rejang, Tari Keris, Tari Pendet dari Bali, Tari Jaranan Buto dari Blitar, dan Tari Reog dari Ponorogo. Tari-tari tersebut merupakan kekayaan daerah yang harus dijaga kelestariannya oleh seluruh masyarakat yang ada di Jawa Timur. Indonesia masih memiliki banyak lagi contoh tari tunggal yang belum didokumentasikan oleh Pemerintah Daerah setempat. Hal itulah salah satu kebutuhan kita saat ini.

Ragam Gerak Tari Tunggal Daerah

Pada dasarnya gerak dasar tari tunggal adalah gerak seluruh anggota tubuh mulai dari kepala, leher, bahu, lengan tangan, dan jari-jari tangan. Tari tunggal melibatkan badan mulai dari dada, pinggang, pinggul, kaki, mulai dari pangkal paha sampai telapak kaki. Gerak dasar tari tunggal merupakan langkah awal yang sangat penting bagi seorang penari dalam rangka pengembangan gerak menuju koordinasi gerak ritmis dan indah.

Menurut MGMP Seni Budaya Kabupaten Jombang, pembagian ragam gerak tari tunggal menurut pembagiannya ragam gerak tari tunggal dibedakan menjadi dua macam yaitu ragam gerak tari tunggal jenis putri dan ragam gerak tari tunggal jenis putra. Masing-masing jenis gerak tari tunggal memiliki ciri-ciri tersendiri. Karakter yang melekat pada sebuah tari daerah mewakili karakter masyarakat setempat. Gerak yang serempak dan berirama menggambarkan kerukunan warga dalam kehidupan sehari-hari.

Ragam gerak tari tunggal jenis putri pada umumnya memiliki ciri-ciri gerak cenderung menyempit. Gerak yang dilakukan ruang geraknya tidak seluas penari putra, dengan ukuran sudut 45 derajat. Tari tunggal putri menggunakan garis-garis lengkung yang memiliki kesan lembut. Gerak tari tunggal putri cenderung mengalun dan luwes, meski ada juga gerak tari tunggal putri yang dilakukan dengan semangat.

Ragam gerak tari tunggal jenis putra pada umumnya memiliki ciri-ciri gerak yang dilakukan menggunakan volume besar. Gerak tari tunggal putra luas dan melebar. Geraknya menggunakan garis lurus yang patah-patah dan menyiku sehingga kelihatan gagah, berkesan kuat dan kokoh. Sifat geraknya tegas atau mantap. Karaktek maskulin tampak dengan jelas pada gerak tari tunggal putra.

Kebudayaan Indonesia akan terus berkembang seiring dengan kepedulian kita untuk turut serta melestarikannya. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan Anda untuk lebih mencintai budaya Nusantara. Mari lestarikan budaya Indonesia!

5 Replies to “Jenis dan Ragam Gerak Tari Tunggal Daerah di Indonesia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *