Karakter dan Harga Topeng Tradisional Indonesia

ondel-ondel-jakarta-yang-ganteng
ondel-ondel-jakarta-yang-ganteng

Halo sobat The Jombang Taste! Sejak jaman dulu, topeng merupakan bagian dari kesenian tradisional di Indonesia. hal ini terbukti dengan banyaknya tari-tarian dengan penggunaan topeng sebagai salah satu atribut wajibnya. Bahkan ada tari topeng yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia yang memiliki cerita dan makna tersendiri di balik topeng serta gerakan tari. Umumnya para pelaku seni tersebut mendapatkan topeng dari memesan di beberapa pengrajin topeng yang mulai sulit untuk ditemukan. Harga topeng yang dibanderol pun berbeda-beda sesuai dengan bahan serta tingkat kesulitan pembuatannya.

Topeng merupakan simbol ekspresi dan mengandung unsur magis. Di balik segala bentuk rupa maupun karakter, topeng memiliki makna khusus dalam setiap upacara adat dimana setiap jenisnya memiliki pesan moral dan nilai luhur. Bahkan pengamat seni pun menjelaskan bahwasannya topeng tradisional dari Indonesia merupakan karya seni multi dimensi dimana terkandung makna eksotis, magis, dan spiritual. Berikut ini beberapa karakter topeng di Indonesia:

1. Topeng Panji

Filosofi topeng panji merupakan perwujudan asas ketuhanan dimana “Pan” adalah berasal dari kata “mapan” dan “Ji” berasal dari kata “siji”. Dengan begitu topeng panji diartikan sebagai filosofi satu Tuhan. Topeng ini memiliki ekspresi raut muka yang welas asih serta tulus. Warna topeng yang putih menandakan kesucian batin dan fikiran. Dengan mencapai derajat yang putih atau suci dalam lahir maupun batin, maka manusia bisa mencapai surga-Nya.

2. Topeng Kelana

Kelana berasal dari kata berkelana. Filosofi dalam topeng ini dapat diartikan bahwa dalam hidup, manusia senantiasa bergerak dan berkelana demi menemukan jati diri. Selain itu manusia juga tidak boleh terdiam dan harus selalu bergerak menuju perubahan ke arah yang lebih baik. Hidup diibaratkan dengan sebuah perjalanan dimana manusia harus mempersiapkan bekal hingga sampai ke tempat tujuannya nanti, yaitu kematian. Topeng kelana memiliki banyak peminat karena masih sering dipakai dalam acara adat atau sekedar koleksi. Harga topeng ini pun cukup murah, hanya berkisar 40 ribuan saja.

3. Topeng Rumyang

Rumyang berasal dari kata arum atau harum dan Hyang yang bermakna Tuhan. Dengan demikian, dalam hidup, manusia harus selalu mengharumkan nama Tuhan dengan cara memuji dan mengingat Tuhan. Hal ini juga bisa diartikan agar manusia selalu melakukan segala perintah Tuhan dan juga menjauhi larangan-larangan-Nya. Dengan begitu, manusia bisa meninggikan nama Tuhan dengan berperilaku sesuai perintah-Nya.

4. Topeng Tumenggung

Tumenggung berarti pemimpin. Dalam topeng ini, menggambarkan bahwa sosok Tumenggung atau pemimpin haruslah bijaksana dan mampu mengayomi rakyatnya sehingga kehidupan akan sejahtera dan makmur. Topeng ini juga memiliki nilai filosofis yang besar dimana mengingatkan para pemimpin bahwa kekuasaan tertinggi hanyalah milik Tuhan sehingga gelar atau jabatan yang dimiliki pemimpin hanyalah titipan semata.

5. Topeng Ruwana

Topeng Ruwana digambarkan dengan warna merah dan ekspresi yang tamak. Topeng ini diambil dari karakter tokoh Rahwana yang diwujudkan dalam topeng Ruwana. Topeng ini adalah perwujudan dari manusia ketika dikuasai oleh hawa nafsu dan dendam yang mampu mendorong manusia untuk berbuat keburukan sehingga merugikan dirinya sendiri.

Itulah beberapa topeng tradisional yang memiliki karakter serta makna mendalam di setiap pembuatannya. Hingga kini topeng tradisional sering diburu untuk dijadikan barang koleksi atau keperluan upacara adat. Harga topeng tradisional sangat bervariasi bergantung bahan, tingkat kesulitan pembuatan serta unsur seni dan magis di dalamnya. Mari cintai kekayaan budaya Indonesia!

One Reply to “Karakter dan Harga Topeng Tradisional Indonesia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *