Selamat Tinggal Facebook

Akhirnya, kebersamaan saya dengan Facebook harus berakhir hari ini. Setelah selama sebulan terakhir saya mikir plus dan minusnya, saya memutuskan menyudahi online di situs jejaring sosial yang setahun terakhir saya ikuti ini.

Beberapa pertimbangan utama adalah:

1. Ingin lebih fokus ngeblog.

Tidak bisa dipungkiri, microblogging adalah salah satu pengalih konsentrasi menulis artikel. Kalau sudah chit-chat nggak jelas, waktu 2 jam akan habis tanpa terasa. Selain itu, kalau saya menyebut diri saya sebagai blogger, tentu saya malu kalau faktanya lebih sering online sebagai fesbuker.

2. Sumbangsih facebook terhadap traffic blog ini sangat minim.

Menurut analisa AWStat, traffic yang berasal dari Facebook hanya sekitar 2 persen. Masih jauh dari prosentase kunjungan langsung dan pencarian google. Lagipula, yang mengunjungi blog  ini lewat fesbuk orangnya pasti itu-itu saja.

3. Motivasi pribadi.

Setiap orang mengalami tahap pemikiran yang berbeda-beda. Mungkin inilah saatnya bagi saya untuk terpanggil secara pikiran, emosi dan tindakan ke arah yang lebih disukai menurut ajaran Al-Quran dan Sunnah Rosul.

Saya tidak mengatakan bahwa fesbuk itu haram lantas mengajak kawan-kawan semua hengkang dari fesbuk. Tidak. Itu bukanlah maksud posting ini saya terbitkan. Saya juga tidak mau hal ini dibesar-besarkan di kemudian hari.

Sekali lagi, ini adalah pilihan. Saya kira kawan-kawan semua sudah dewasa dalam berpikir dan mengambil tindakan. Termasuk menilai langkah yang saya ambil kali ini. Semua fakta sudah ada di hadapan mata. Tinggal kita mau merespons atau mendiamkan saja.

Terima kasih buat kawan-kawan blogger yang sudah share artikel-artikel lama blog ini ke fesbuk. Untuk ke depannya, saya akan lebih sering berinteraksi di twitter dengan akun @agussiswoyo.

Tetap semangat ngeblog…!!!

2 Replies to “Selamat Tinggal Facebook”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *