Bacakan Cerita Untuk Diri Anda

Imajinasi Anda adalah bagian penting dalam proses menyusun citra diri Anda sendiri. Semakin sering Anda berimajinasi, semakin mudah Anda mewujudkan mimpi itu menjadi nyata. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan membacakan sebuah cerita untuk diri Anda sendiri. Cerita itu tidak harus serus. Bahkan cerita humor dan santai pun mampu memberi manfaat. Kuncinya adalah Anda memahami alur cerita dan bisa memetik pesan moral cerita.

Sisihkan waktu lima belas menit dalam sehari untuk membaca cerita kesukaan Anda. Aktifitas ini akan membantu Anda tetap waspada sekaligus mengasah kreatifitas hidup. Penyegaran pikiran perlu dilakukan secara berkala, tidak peduli seberapa pandai Anda mengelola emosi. Bacakan cerita untuk diri Anda sendiri dan rasakan manfaatnya dalam sebulan.

Tertawalah Meski Tanpa Alasan

Anda dapat menghibur diri dengan beragam cara. Tetap tertawa adalah cara terbaik untuk memberi semangat dalam hidup. Oleh karena itu, tertawalah meski Anda tidak memiliki alasan untuk melakukan hal itu. Tertawa itu lebih baik daripada mengeluh dan menangis. Anggap saja Anda sedang tidak beruntung dalam mencoba untuk melangkah. Namun tidak beruntung belum berarti sial.

Tertawa bukan saja membantu kesehatan fisik dan mental Anda, tapi juga mampu menyebarkan aura positif di sekitar Anda. Ingat, ketika Anda menjadi magnet bagi lingkungan, maka setiap tindakan Anda akan mempengaruhi kinerja bagian yang lain dari sebuah komunitas. Simpanlah keluh-kesah di dalam hati dan tampakkan Anda selalu tertawa dalam suka dan duka.

Berjalanlah Dengan Cinta dan Kematian

Kehidupan akan terasa kaku tanpa adanya rasa cinta yang terlibat dalam gerak langkah. Cinta menyadarkan manusia untuk menghargai kehidupan. Demikian juga halnya dengan kematian. Kematian akan menyadarkan seseorang agar lebih mampu menghargai hidup dan kehidupan ini. Waktu adalah penguasa yang berdiri kokoh diantara keduanya.

Cinta dan kematian. Seringkali tampak beda. Namun hakikat keduanya adalah sama, yaitu menguji betapa besar pengorbanan yang dapat Anda lakukan untuk tujuan Anda. Meski bermodalkan kemampuan minim, Anda dapat terus melangkah dengan bekal cinta. Akan tetapi, tidak selayaknya cinta membutakan Anda untuk memiliki semua. Kematian adalah pemisah antara yang berwujud dan tidak berwujud.