Bisa Ngendhang Ora Bisa Nyuling

Sastra Jawa “Bisa Ngendhang Ora Bisa Nyuling, Bisa Nyawang Ora Bisa Nyandhing” jika diterjemahkan ke dalam bahasa Jawa memiliki arti kurang lebih: Bisa menabuh gendang tetapi tidak bisa meniup seruling, bisa memandang tetapi tidak bisa bersanding.

Orang Jawa suka menggunakan pepatah dan sindiran dalam mengungkapkan perasaan hati. Kalimat tersebut kerapkali digunakan sebagai perumpamaan orang yang sedang patah hati karena kegagalan cinta. Ia mampu bertatap muka setiap hari namun tidak dapat memiliki seluruh cintanya.

Jambu Apa Jeruk, Aku Melu Apa Entuk

Jambu apa jeruk, aku melu apa entuk. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kurang lebih berarti: pilih buah jambu ataukah jeruk, bolehkah aku ikut? Sastra Jawa ini digunakan untuk merayu teman atau kekasih agar seseorang diperbolehkan mengikuti bepergian. Frasa ini tidak memiliki struktur S-P-O-K karena memang diucapkan secara spontan dalam pembicaraan.

Ilang Kaluhurane Kaya Baladewa Ilang Gapite

Hikayat Raja Arief Imam by Hidayat Said - Gambar ilustrasi orang tua menasehati cucunya agar selalu berhati-hati dalam melangkah
Hikayat Raja Arief Imam by Hidayat Said – Gambar ilustrasi orang tua menasehati cucunya agar selalu berhati-hati dalam melangkah

Apa kabar kawan blogger Jombang? Nasehat bijak Bahasa Jawa selalu menarik untuk disimak. Bukan saja memuat nilai sastra tinggi, tetapi sastra Jawa juga memuat nasehat inspiratif untuk kehidupan yang lebih baik.

Baladewa ilang gapite tegese wong kang ilang kaluhurane. Sak iki akeh wong pinter kang nemu bejan amarga ora iso njogo prilakune. Ora ana wong kang percoyo maneh amargo ketaton atine. Kabeh kabecikan kang wis dilakoni dianggep warga tindak dursila amarga ilang kaluhurane.

Saat ini banyak tokoh terkenal yang hilang pamornya dan diremehkan oleh masyarakat. Kelompok elite cerdik-pandai itu pada awalnya dihormati, namun akhirnya dicaci karena tidak amanah mengemban tanggungjawab. Kondisi seperti ini dalam bahasa Jawa disebut Baladewa Ilang Gapite, orang yang hilang keluhurannya.

Lalu, bagaimana cara agar terhindar dari kehilangan keluhuran dalam hidup? Tidak ada cara yang lebih mudah melainkan menjalankan perintah agama dengan sebaik mungkin. Ajaran agama mengatur kehidupan di dunia maupun di dunia dan ajaran itulah yang harus Anda pegang teguh selama Anda masih bernafas dan mengaku memiliki iman.

Sangat disayangkan saat ini banyak orang yang kehilangan pegangan iman sehingga lupa ajaran agama. Banyak diantara manusia modern melupakan konsep halal dan haram sehingga menerabas semua semua aturan hidup. Anda bisa menebak akhir kehidupan orang seperti kalau tidak berakhir di penjara dunia maka kelak akan mendapat  balasan yang setimpal di akhirat.

Semoga artikel singkat The Jombang Taste ini bisa memberi inspirasi bagi kehidupan Anda. Mari lebih hati-hati dalam berperilaku.