Keunikan Upacara Sunatan atau Khitan Menggunakan Adat Jawa Asli

Menyingkap Sejarah Sayyid Jumadil Kubro di Makam Troloyo Trowulan
Ilustrasi gambar orang tua mendidik anak. Menyingkap Sejarah Sayyid Jumadil Kubro di Makam Troloyo Trowulan

Upacara sunatan disebut juga dengan upacara khitan. Upacara sunatan dilakukan pada saat anak laki-laki menjelang usia pubertas. Dalam pelaksanaan khitan itu masyarakat adat Jawa mempunyai ciri dan kebiasaan yang berbeda-beda. Terdapat perbedaan rangkaian acara masyarakat Jawa yang melaksanakan tradisi sunat menurut adat Jawa asli dan ada pula yang diselipi dengan pengaruh ajaran agama Islam. Anak laki-laki yang akan disunat umumnya berusia antara 4 sampai dengan 8 tahun. Namun secara umum anak laki-laki yang sudah kelas 6 sekolah dasar seharusnya telah mengalami upacara sunnatan atau khitan. Jika tidak disunat maka anak laki-laki itu akan menjadi bahan olok-olokan teman teman sepermainan mereka. Continue reading “Keunikan Upacara Sunatan atau Khitan Menggunakan Adat Jawa Asli”