Sepinya Kegiatan Mengaji Santri TPQ di Bulan Ramadhan Tahun Ini

Kegiatan Belajar Santri Paket Marhalah TPQ Al-Mujahiddin Guwo Jombang
Kegiatan Belajar Santri Paket Marhalah TPQ Al-Mujahiddin Guwo Jombang

Santri Taman Pendidikan Alquran atau TPQ Al-Mujahidin kembali masuk mengaji setelah libur sebulan lamanya. Saya masih ingat ketika tanggal 16 Maret 2020 lalu memberitahu para santri perihal libur mengaji akibat pandemi Covid-19 atau wabah virus corona. Siapa sangka lama waktu libur bertambah seiring dengan keluarnya himbauan Pemerintah Kabupaten Jombang untuk melakukan social-distancing. Rencana awal libur mengaji hanya dua minggu namun berkembang menjadi enam minggu.

Sifat dasar anak-anak adalah senang bermain. Dan mereka akan mengingat permainan yang dilakukan secara berulang. Pengulangan kebiasaan itulah yang menjadi pola dasar pendidikan karakter anak. Saya tidak berharap libur santri diperpanjang. Sangat riskan sekali membiarkan santri libur mengaji selama enam minggu tanpa mengingat ulang materi sebelumnya. Durasi libur yang terlalu lama berpeluang mengurangi jumlah hafalan surat pendek dan bacaan doa sehari-hari yang dimiliki anak-anak.

Saya tidak berharap banyak pada bantuan orang tua santri di rumah selama anak-anak libur mengaji. Para orang tua santri di rumah sudah disibukkan dengan kesulitan mencari nafkah di era pandemi corona. Mereka memiliki sedikit waktu untuk mendampingi anak-anak mereka mengaji di rumah. Belum lagi anak-anak masih memiliki tanggung jawab melakukan pembelajaran di rumah (home learning). Praktis, waktu enam minggu di rumah tidak banyak mendukung kemajuan mengaji santri.

Para santri telah masuk kembali di TPQ sejak Senin, 27 April 2020. Saya mengambil keputusan memasukkan lagi santri mengingat saat ini sedang berlangsung bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan adalah waktu yang paling ditunggu umat Islam. Saya berharap aktifitas mengaji santri TPQ bisa meramaikan masjid Baitussalam di tengah lesunya minat warga beribadah keluar rumah. Mungkin keputusan saya ini bertentangan dengan himbauan Pemerintah. Namun saya yakin mereka bisa menjaga diri dengan baik.

Empat hari awal pelaksanaan kegiatan mengaji santri di TPQ berlangsung sepi. Dari empat puluh orang jumlah santri, tingkat kehadiran tidak lebih dari lima puluh persen. Saya memaklumi kondisi ini. Meskipun saat ini sedang berlangsung ibadah puasa di bulan Ramadhan, masih banyak orang tua yang tidak mengijinkan anak-anaknya belajar keluar rumah dengan alasan pandemi virus corona. Itu pilihan mereka. Saya tidak dapat memaksanakan metode pendidikan keluarga yang diajarkan oleh para orang tua santri.

 

Bagikan tulisan ini:

2 Replies to “Sepinya Kegiatan Mengaji Santri TPQ di Bulan Ramadhan Tahun Ini”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *