Cara Menumbuhkan Kebiasaan Menulis Untuk Pekerja Kantoran

Artikel Ushul Fiqh - Penggalian Hukum Islam dari Dalil-dalil
Artikel Ushul Fiqh – Penggalian Hukum Islam dari Dalil-dalil

Mungkin artikel model begini sudah yang ke-sekian kali saya tulis. Pada banyak artikel sebelumnya sudah sering saya bahas aneka tips dan trik menulis artikel blog. Tapi anehnya, masih banyak kawan-kawan blogger yang kesulitan meng-update blog secara rutin. Ada saja alasannya. Kalau nggak sibuk kuliah atau kerja, biasanya sibuk jalan-jalan ke mall sama anak dan isteri.

Nah, kali ini saya merangkum pemikiran beberapa artikel lama mengenai cara menumbuhkan kebiasaan menulis bagi kawan-kawan blogger pemula. Tapi yang sudah lama ngeblog pun boleh kok kalau mau mengkritisi pernyataan ini. Apa saja 10 hal tersebut. Ini dia…

1. Jangan takut menulis menurut cara Anda sendiri.

Terkadang Anda harus cuek terhadap komentar miring para pembaca yang mencoba mengintimidasi Anda dengan opini yang subyektif dan terkesan individualis. Misalkan dia menyarankan cara menulis menurut si A bagus, si B jelek dan seterusnya. Saat menghadapi keadaan demikian, saya ingin Anda berani berkata: “Tulisan ini gue banget gitu loh…!”

2. Hindari membandingkan kemampuan diri dengan yang lain.

Setiap orang punya jalan yang berbeda-beda dalam mencapai kesuksesan. Ada yang mampu berkembang secara cepat dan konsisten melangkah. Ada pula yang berprinsip alon-alon pokoke kelakon. Sawang sinawang dalam ngeblog hanya bikin makan hati dan menyebabkan otak stress. Terus satu hal lagi, kesuksesan untuk orang lain bukan berarti kegagalan bagi Anda. Nggak boleh syirik ya! Terima dan syukuri apapun yang Anda miliki saat ini.

3. Temukan keunikan Anda.

Saat mengetahui blog sebelah sukses menerbitkan artikel marketing dengan limpahan pujian dan sanjungan, apakah lantas hal ini menjadikan Anda ikut-ikutan membahas marketing? Boleh saja jika memang Anda berkompeten di bidang tersebut. Jika tidak, mending nulis hal lain yang memang Anda kuasai. Kalaupun tidak ada respons dari pembaca ya nggak masalah. Inilah saatnya menciptakan market tersendiri sesuai ‘dunia’ Anda.

4. Jangan tergesa-gesa saat menulis.

Sudah buat blog tapi bingung mau nulis apa? Tenang, jangan keburu pasang jurus seribu bayangan. Ambil break sebentar nggak melanggar hukum kok. Luangkan waktu untuk jalan-jalan keluar sekedar berkenalan dengan tetangga baru (kali aja dapat nomer HP-nya) Biarkah pikiran Anda lebih tenang dan siap menjelang ide-ide segar untuk dituangkan ke dalam tulisan.

5. Bagikan pengalaman sehari-hari dengan orang lain.

Anda punya suami, isteri, sahabat karib dan orang-orang terdekat lainnya? Coba bagi sedikit peristiwa yang Anda alami selama sehari kepada mereka. Lalu amati respons yang diberikan. Hal ini setidaknya menjadi gambaran apakah topik yang Anda bahas cukup menarik perhatian kalau diterbitkan dalam blog. Kalau malu ngomong face to face, manfaatkan saja situs jejaring sosial. Mudah kan!

6. Pegang teguh prinsip Anda.

Tidak semua pengunjung blog berasal dari komunitas yang sama dengan Anda. Ada yang berasal dari dunia penulis, pemasar, desainer, pelajar atau mahasiswa, ibu rumah tangga dan banyak latar belakang lain. Sehingga tarik-menarik kepentingan lintas kelompok sangat mungkin terjadi. Situasi ini memang tidak mengenakkan. Namun dapat segera Anda atasi kalau Anda punya prinsip yang kokoh dan tidak mudah terbawa arus.

7. Jangan boros waktu dan uang.

Internet memang asyik dan akan tetap mengasyikkan. Kalau sudah duduk depan laptop sampai-sampai nggak tahu pergantian siang dan malam. Apalagi kalau terjebak gangguan-gangguan yang menyenangkan, ibaratnya waktu 24 jam sudah seperti 1 jam saja. Untuk itu perlu membuat skala prioritas agar paket internet unlimited Anda benar-benar membawa manfaat bagi aktifitas ngeblog.

8. Perluas pengetahuan.

Cara yang paling umum dilakukan adalah dengan membaca buku, baik buku cetak maupun buku elektronik (ebook). Kegiatan ini nggak butuh banyak dana. Sekarang banyak free ebook beredar di internet, baik berbahasa Indonesia maupun bahasa asing. Banyak juga buku diskon yang tersedia di TB Gramedia. Tinggal pilih mana yang sesuai dengan topik pilihan dan cara belajar Anda.

9. Bergabung dalam sebuah komunitas.

Banyak komunitas blogger didirikan. Baik offline maupun online. Misalnya Tugu Pahlawan Comunity, Kawanua dan Otodidak.info Lalu banyak juga forum diskusi yang dijalankan berbasis layanan yahoogroup. Misalnya Forum Lingkar Pena (FLP), Forum Detiknet, Bisnis Halal dan lain-lain. Interaksi dengan kawan-kawan yang ‘sepaham’ lebih banyak memberi manfaat dalam ide menulis maupun motivasi diri.

10. Praktek menulis setiap hari.

Practice makes perfect. Dengan latihan yang teratur, sedikit demi sedikit akan terbentuk kemampuan menulis secara alami. Semudah itukah menjalankannya? Prakteknya nggak gampang. Butuh waktu dan kesabaran ekstra. Tapi banyak untungnya kalau Anda bisa menulis tiap hari. Setidaknya Anda nggak perlu dana tambahan untuk menyewa jasa penulis bayangan.

Sebenarnya saya heran, dari dulu sampai sekarang yang mengeluh nggak bisa menulis kok orangnya itu-itu saja. Kalau nggak si A, pasti si B dan si C. Saya jadi mikir, apa mereka nggak mau belajar atau memang ‘takaran’ ilmunya cuma muat segitu saja ya?

Saya yakin ini murni karena masalah konstruksi mental dan attitude. Alah bisa karena biasa. Apapun mungkin terjadi jika Anda mempunyai keyakinan dan kesediaan melatih diri sejak kini. Selamat mencoba! Bulan depan saya berharap tidak ada lagi yang curhat dengan keluhan fakir bandwidth dan miskin ide.

Enjoy blogging, enjoy writing!

One Reply to “Cara Menumbuhkan Kebiasaan Menulis Untuk Pekerja Kantoran”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *