Berburu Newbie Asal Kampung

Libur selama dua hari kemarin saya isi dengan acara pulang kampung ke Jombang. Tujuan utamanya silaturahmi ke rumah saudara dan ponakan. Mengunjungi kerabat dekat setelah tiga bulan disibukkan aktifitas offline yang cukup menyita waktu.

Saat bertemu mereka, semula saya berpikir akan ngobrol ngalor-ngidul tentang masalah kerjaan, musim tanam padi dan makin dekatnya acara pernikahan beberapa kerabat. Namun dugaan saya meleset, mereka tidak membicarakan mahalnya harga pupuk dan sulitnya mendapatkan pengairan di sawah.

Lalu, bicarakan apa? Sungguh saya surprised: BISNIS ONLINE. Ya, mereka sangat antusias bertanya segala hal yang diperlukan untuk memulai bisnis di internet. Mulai dari memilih ebook panduan, pasang iklan di site iklan baris, laptop, koneksi internet sampai hal-hal teknis ngeblog. Jadi, kemarin tuh ceritanya saya jadi konsultan blogging dadakan. ๐Ÿ˜€

Bahkan ada salah satu teman di kampung yang bertanya blak-blakan tentang pendapatan yang telah saya peroleh dari bisnis online. Mau tau aja! Hahaha…

Sebelumnya saya sempat bingung, darimana mereka memperoleh informasi kalau saya menekuni bisnis online padahal saya tidak pernah cerita. Usut punya usut, mereka tertarik pada bisnis menjual informasi karena rutin membaca update status Facebook saya. Sekali lagi Facebook membantu saya dalam melakukan personal branding.

Teknologi informasi benar-benar telah menghapus jarak desa dan kota. Semakin mudah saja masyarakat mendapatkan akses informasi. Hanya dengan bermodal telepon genggam dengan jaringan GPRS, semua informasi bisa dihadirkan dalam sekejap mata.

Nah, kalau sudah melihat iklim bisnis yang begitu kondusif begini, masihkah kita belum tergugah hati meluangkan waktu seoptimal mungkin dalam bisnis online?

Peluang itu telah tampak di depan mata. Apa masih ada keraguan melanda. Mungkin sebagian teman-teman berkata, memangnya sudah berapa persen masyarakat Indonesia yang bisa mengakses internet? Dan kalaupun sudah punya koneksi internet, apakah mereka benar-benar tertarik bisnis internet? Jangan-jangan mereka punya laptop hanya sebagai gaya agar dikatakan golongan berduit.

Semua tergantung mindset Anda dalam melihat kondisi ini. Yang jelas, facebook telah mewabah di penjuru desa. Dan menurut saya, fenomena ini hanyalah awal dari serangkaian proses penetrasi akses informasi yang lebih hebat di tahun-tahun mendatang.

Ingat, siapa cepat dia akan dapat. Oleh karena itu, cepat-cepatlah membangun branding blog Anda. Karena kita tidak kan pernah tahu kekuatan dan kecepatan informasi sampai kita bener-benar telah dikalahkan olehnya. Bisa jadi, pada satu tahun ke depan mereka (newbie asal kampung-pen) telah berhasil menjadi master di bisnis affiliasi bidang pertanian. Who knows?

Bagaimana, Anda setuju dengan saya?

107 Replies to “Berburu Newbie Asal Kampung”

  1. mengenalkan bisnis online ke sebagian orang memang gampang-gampang susah. Sebagian orang masih berpendapat bisnis online itu banyak nipunya.. Mereka tidak bisa disalahkan. Mereka benar-benar tertipu karena mereka tidak mendapatkan informasi dari tempat yang tepat.

    Ini tugas blogger, memberi pengertian yang benar tentang bisnis online.

    Salam Kreatif,
    Octa Dwinanda

    1. saya mulai memberikan ke penjelasan ke temen-temen kampus saya mas…dan mengingatkan kalau itu semua itu real..tapi ada prosesnya… ( ngutip ibu Anne Ahira )

      1. Peluang Indonesia itu masih besar kok. Makanya saya suka heran yg bilang pasar lokal udah mulai jenuh. Soalnya jujur selama ini income saya ya dari pasar lokal.

        Masih banyak masyarakat kita belum kenal internet mendalam. Apalagi bisnis online. Beberapa mungkin menyikapi dengan malas. Tapi yang lain melihat peluang.

        Yang penting, coba tanamkan ngga melulu profit oriented. Tapi juga bagaimana aktifitas kita mendatangkan manfaat. Kalau udah begitu insya Allah rezeki lancar. Seperti artikelnya Mas Lutvi.

        1. ….Yang penting, coba tanamkan ngga melulu profit oriented. Tapi juga bagaimana aktifitas kita mendatangkan manfaat….

          Saya suka kalimat mas Arif yang ini….

        2. jadi ingat waktu ngbrol bareng cosa mas ๐Ÿ™‚
          pasarnya masih luas kalo di Indonesia… pengguna internet emang terus tumbuh, tapi mereka masih kurang informasi kalau soal bisnis internet,,,

          1. makanya, saya sempat bingung saat ada orang yang bilang bisnis internet itu segmented dan sempit…

  2. Siapapun darimanapun memiliki hak yg sama untuk mengakses dan mengupdate informasi dan teknologi……success is my right…….fight 4 it!

    1. Kalimatnya bunda banget nih. Termasuk ibu rumah tangga berhak mengakses internet sambil masak. Kata mas Arief, multi tasking house-wife gitu loh…

      :ngakak

  3. Woww… seneng dengernya mas, lebaran kmaren aku jg ngenalin ttg blog n fb sama sepupu yg ada di jombang, mungkin skrg jg dah pada berbisnis OL juga yak…

  4. Yang penting…. kita membimbing mereka dengan baik dan benar… jangan sampai mereka malah merasa jadi korban kita….

    Maju terus indonesiaku……….. HIDUP BISNIS ONLINE!!!! :iloveindonesia :iloveindonesia :iloveindonesia

    1. Susahnya disini mas. Memberi pemahaman riil tentang bisnis internet. Jangan sampai setelah kita perkenalkan ke dunia IM, mereka justru mendapat pengalaman buruk dan akhirnya trauma dengan internet. Kalau sudah gitu, bukan komisi yang kita dapat, bisa-bisa kita di cap sebagai pembual.

  5. yahud juga jadi konsultan dadakan. saya lagi bayangin ekspresi mas Agus ketika di tanya soal peghasilan itu loh… pasti sumringah :kiss

          1. Who knows?

            :siul

            Saya hanya tidak ingin over promised kepada mereka yang masih newbie. Bisnis internet tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh proses panjang agar benar-benar mapan di bidang ini.

  6. naah ini dia mas agus… akhirnya ngeblog lagi juga…. welcome back mas agus… saya dulu dibesarkan dan hanya bisa duduk di pasar sambil melihat nenek saya berjualan. dan akhirnya saya kembali ke pangkuan orang tua di balikpapan hingga tumbuh besar… hehehe saya juga dulu cuma ngerti dunia presentasi di komputer seiring berkembangnya jaman akhirnya om saya mendirikan warnet.. disitu saya mulai mengenal prenster dan akhirnya ada seorang yang mengenalkan blog kepada sama namanya juga agus mas… dari sidoarjo tapi lost contact… padahal masih ada YMnya tapi udah ga pernah OL…. naah disitulah saya mulai petualangan dari kampung menuju ke cyber

    sorry komentarnya kaya’ artikel :alay :alay

    1. Jangan-jangan yang mas Arief maksud Agus asal Sidoarjo itu saya mas. Hehe…

      Komentar yang panjang bisa jadi ide artikel mas. Di tunggu pembahasannya versi mas Arief.

      1. hehehe, dia guru PHP mas… dan ga tau bisnis online… alamat YMnya Kay.inverno kalo ga salah liat :cendol

  7. Hmmm….Nice opini bos, berlibur sambil mencari peluang. Sambil menyelam minum air..hehee… :cendol

    Keep Your Smile ๐Ÿ™‚

    Rafi

  8. Wew…

    Berarti kampungnya Mas Agus sudah maju.

    Jangankan dikampung saya, di kantor saya saja saya nggak pernah ngrembug yag gitu2…

  9. ketika kamu ditanya berapa penghasilan mu dibisnis online kamu jawab brp mas agus? hehehe….sok tahu(rahasia donk!!)

  10. Selamat Siang,

    Selamat hari Senin,

    Semoga tetap semangat dalam berkarya dan sukses selalu,

    Salam Hangat,

    AbulaMedia.com

  11. halo mas Agus, ini kunjungan pertama gw ni, perkenalkan ini blog saya “Pelitaterang-blog.blogspot.com, masih baru di bisnis online ini jadi masih perlu banyak belajar. thanks.

  12. menurut saya internet justru akan menghilangkan istilah kampung. Dengan internet seluruh dunia terhubung dalam 1 klik. After all its a very nice post. saya pun dulunya kampungan. Jack Ma (founder & CEO alibaba.com) pun dulunya orang kampung.

    blognya bagus nih bro. kalo mau tambah penghasilan lewat blognya pasang iklan CPM aja. Yang ini langsung ngebayar ke rekening paypal tiap bulannya lho.

  13. surprise juga baca artikel ini mas! Kemarin waktu saya pulang kampung, banyak teman saya minta kerjaan di kota. :cd

    1. Ada juga sih yang bersikap begitu mas. Mereka pikir saya ini pengerah tenaga kerja gitu. Jadi setiap pulang, selalu nitip surat lamaran kerja. Dikira saya PJ TKI apa…
      :cd

        1. Mereka pikir hijrah ke kota itu mudah dan langsung sukses dalam sekejap. padahal yang sebenarnya, justru potensi desa yang masih harus dikembangkan. Saya sendiri nggak mau lama-lama di kota. Sudah ancang-ancang buat program Ruralisasi.

  14. Oh lha sampean orang Jombang to Mas saya Klaten mas Agus, wah mas agus makin terkenal sekarang setelah membintagi iklan "3" he…he…pulang kampung brapa hari mas, salut mas saya juga ngerasain hal ini tapi bukan dari FB, tapi dari pasang iklan baris kebetulan yang punya situs orang Klaten, nah yang si mpunya situs iklan baris cerita ketemannya dan temannya lagi hingga nyampailah ke telinga teman teman saya yang di Kampung, akhirnya banyak teman teman saya di kampung pada sms gimana to carane bisnis neng internet klis, lha opo to sing di dol trus mbayare kepiye, oleh di utang ora, GUBRAK. Salam sukses selalu Mas Agus, moga makin kenceng iklan "3"nya dan selalu sehat dan juga bahagia, amin

  15. Untung saya sudah mulai dari sekarang brandingnya…jadi orang baik…biar kalau sipa jual produk, tinggal lempar aja ! hahaha lempar ! memangnya jala !

    1. Siiip deh…

      Branding lebih cepat lebih baik.

      Namun, seorang blogger kadang lupa bahwa branding di mulai sejak awal ngeblog. Sehingga sering saya jumpai tulisan artikel yang agak ngawur dan keluar dari jalur.

      1. walah… koq kaya' mau jadi presiden aja nih mas agus… :ngakak tapi emang branding lebih cepat lebih bagus

  16. wah dari jombang juga to,aku juga.boleh dong berbagi ilmu onlinenya. Apa mas kerjanya full di online marketer atau hanya sampingan ?

    1. Saat ini saya masih bekerja di dunia Offline sekaligus online.

      Belum punya blog nih mas Fikri?

      Kok waktu saya klik yang nampang sales letter jualan pulsa?

      :bingung

  17. :cendol sharing dari mas agus semakin membuktikan bawa antusiasme akan bisnis online ternyata tumbuh smakin besar yah…luarbiasa….^_^

    keberadaan facebook sangat mendukung penyebaran bisnis online…^_^

    1. Facebook telah menjadi boom dimana-mana. Keponakan saya di desa yang masih SD kelas 5 saja sudah keranjingan FB…

  18. Betul kata ms agus, membangun personal branding mumpung masih ada kesempatan lebih besar. Memang kebetulan ms, ada data sih, masih 1-1,5 juta sj, yang pernah belajar sbg blogger, padahal pasar ini juga masih jauh dibanding juml penddk indonesia (200 juta). Trus ditambah lagi perhari (hasil riset) dari 10 orng indonesia, 8nya pengakses internet. artinya potensi profesi bisnis diinternet masih besar. Sip mas tulisannya membuat sy semakin menambah keyakinan tuk manteb didunia bisnis ini. :rate

  19. ehmmm…branding lewat FB adalah salah satu target saya di 2010…

    wah mas agus pulang kampung jadi seleblogger nih…

    :alay :alay

    1. Buruan branding mas, jangan sampai kalah sama newbie anak sekolah yang sekarang semakin merangsek masuk blogosphere…

  20. Usually I don’t read article on blogs, but I would like to say that this write-up very forced me to try and do so! Your writing style has been amazed me. Thanks, quite nice post.

  21. I precisely desired to thank you so much again. I am not sure the things I might have accomplished without the actual pointers documented by you regarding my situation. It was before a real frightening matter in my opinion, but looking at a expert form you solved that forced me to weep for contentment. I will be happier for the work and then sincerely hope you know what a great job that you’re carrying out training the others with the aid of your webblog. I am sure you have never met all of us.

  22. There are certainly a lot of details like that to take into consideration. That is a great point to bring up. I offer the thoughts above as general inspiration but clearly there are questions like the one you bring up where the most important thing will be working in honest good faith. I don?t know if best practices have emerged around things like that, but I am sure that your job is clearly identified as a fair game.

  23. Hi,I come to your site fairly regularly, and I guess since I like reading your blog.I just wanted to let you know that I linked to your site with a dofollow links so visitors can come to see your blog.

  24. If you indecisive about the themes and colors to use in your ABC photograph book, you can go for expert photo album. These kinds of publications are readily available at on the net image printing retailers and appear with pre-made themes in which you just have to upload the pictures and print the book. You can also share the on-line image book of alphabets with your friends and relatives who would like to use it for their young children. get creative and have fun with alphabets.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *