7 Langkah Membuat Blog Pribadi Untuk Guru dan Pendidik

Word Blog with colourful letters. 3D concept
Word Blog with colourful letters. 3D concept of blogging. Ngeblog adalah aktifitas menyenangkan dan bermanfaat mengembangkan daya kreasi Anda.

Aktifitas menulis melalui media blog pribadi adalah cermin kepribadian seseorang yang sadar untuk mengembangkan potensi diri dan meningkatkan kompetensi dirinya. Ngeblog tidak menjadi pilihan populer bagi sebagian besar netizen Indonesia yang lebih suka aktif di sosial media. Mengapa? Karena ngeblog membutuhkan kepintaran, kedisiplinan dan meminta banyak pengorbanan.

Penulis telah menggeluti aktifitas blogging sejak tahun 2007 dan sampai detik ini telah menulis ribuan artikel yang tersebar di berbagai situs web. Aktifitas ngeblog memberi dampak yang sangat bagus bagi profesi pendidik yang penulis jalani dari tahun 2012 sampai sekarang. Kegiatan ngeblog mempertemukan penulis dengan beberapa blogger yang sama-sama berprofesi sebagai pendidik.

Mereka adalah orang-orang inspiratif yang membawa lautan makna dalam setiap gerak dan langkah. Ngeblog juga berperan dalam menggali ide-ide kreatif cara mengajar yang menyenangkan untuk siswa sekolah dasar. Komentar-komentar dalam artikel ini ibarat sebuah sintesis-antitesis-sintesis yang saling berkelanjutan. Hal ini bagus untuk mengembangkan alam berpikir seorang pendidik.

Melihat manfaatnya yang begitu bagus untuk inspirasi mendidik anak, tentu Anda tertarik untuk ikut ngeblog juga bukan? Bagaimana langkah-langkah membuat blog pribadi untuk seorang guru atau pendidik? Berikut ini tujuh langkah ngeblog bagi seorang guru.

1. Pilih Bidang Pendidikan

Bidang pendidikan itu luas sekali dan Anda tidak akan mampu menguasai semuanya secara mendalam. Oleh karena itu, pilihlah niche yang menjadi dunia Anda sehari-hari dan Anda menguasainya dengan baik. Misalnya, pendidikan anak usia dini, pendidikan agama untuk murid SD, pendidikan matematika untuk siswa menengah, pendidikan teknologi untuk mahasiswa jurusan TI, dan lain-lain. Hindari mengulas bidang pendidikan yang Anda buta di dalamnya.

2. Perbanyak Praktek Mengajar

Tugas utama seorang guru tentu saja mengajar. Kalaupun ada tugas administrasi itupun bersifat tambahan. Jadi, perbanyaklah mengajar dalam kelas karena inspirasi terbaik didapatkan dari praktek nyata. Setiap tulisan yang akan Anda publikasikan hendaknya diangkat dari kisah nyata, bukan bersumber dari kisah dongeng yang tidak diketahui asal-usul dan kebenarannya. Artikel blog yang diangkat dari kehidupan nyata lebih disukai pembaca karena kemiripan masalah yang mereka hadapi.

3. Giat Membaca Literatur

Membaca adalah aktifitas wajib bagi orang-orang yang haus ilmu. Sempatkan membaca buku teks minimal satu buku dalam sebulan. Ingat ya, buku teks. Bukan buku elektronik atau e-book. Isi buku teks memiliki keunggulan lebih lama diingat otak manusia daripada konten e-book. Selain itu, buku teks masih menjadi cara termudah membaca tanpa dipengaruhi keberadaan gadget dan alat-alat elektronik yang makin meribetkan aktifitas para pendidik.

terapi menulis untuk kesehatan mental
Terapi menulis untuk kesehatan mental bukan hanya bagus untuk dilakukan orang-orang yang sedang depresi. Para guru dan pendidik juga butuh menulis untuk menjaga tetap hidupnya ide-ide cemerlang dalam mengajar siswa.

4. Belajar Menulis Artikel

Kadar ilmu seseorang tidak mempengaruhi kemampuan menulis artikel blog. Mengapa? Menulis artikel ilmiah dan artikel blog pendidikan memiliki ciri khusus yang berbeda dilihat dari segmentasi pembaca, durasi membaca dan pembahasan artikel yang sesuai dengan kebutuhan pembaca. Berlatihlah menulis setiap ada kesempatan. Tidak peduli seburuk apapun gaya penulisan Anda, pembaca akan selalu memberi masukan yang berharga bagi Anda.

5. Pilih Tutorial WordPress

Langkah berikutnya dalam membuat blog adalah memilih tutorial ngeblog dengan menggunakan sistem manajemen konten atau CMS WordPress. Mengapa pilih WordPress? WordPress memiliki banyak keunggulan dibanding CMS lain. Anda bisa belajar ngeblog di WordPress melalui kursus tatap muka. Bila Anda tidak memiliki banyak waktu untuk datang ke tempat kursus blogging, silakan coba belajar tutorial WordPress secara online. Salah satunya adalah tutorial wordpress hostinger.co.id yang menyajikan langkah demi langkah ngeblog secara mudah. Website tersebut menyajikan beragam tips ngeblog yang sangat membantu blogger pemula untuk memiliki blog pribadi dengan layanan hosting berbayar dengan menggunakan CMS WordPress.

6. Konsisten Menulis Kreatif

Menulis kreatif bukanlah hal yang sulit selama Anda menyukai kegiatan ngeblog. Apalagi Anda saat ini berprofesi sebagai pendidik, tentu kreatifitas hidup adalah hal yang selalu dilakukan dalam menyikapi perubahan iklim pendidikan. Ingatlah bahwa ide menulis kreatif sudah hadir di sekitar Anda. Ia ada di dalam kelas, di halaman sekolah, di laboratorium IPA, di ruang guru, dan di berbagai sudut lingkungan sekolah. Buka mata, buka telinga, dan siapkan ruang berpikir untuk mengeksekusi ide-ide brilian menjadi artikel inspiratif.

7. Saatnya Mencetak Uang

Semua manusia butuh uang, tak terkecuali seorang guru dan pendidik. Saat Anda telah menyukai aktifitas ngeblog dan menjadikan ngeblog sebagai bagian dari gaya hidup Anda, bersiaplah menerima kejutan hidup. Ada saatnya nanti limpahan ide Anda mampu menghidupi Anda sekeluarga. Ini bukan dongeng belaka karena penulis telah mengalami sendiri. Rejeki yang Anda dapatkan dari blog tidak hanya berupa uang tunai dari iklan baris, content placement dan paid per review. Lebih dari itu, personal branding yang Anda bangun mampu mengantarkan Anda menjadi pembicara publik yang cukup diperhitungkan.

Semoga tips ngeblog bersama The Jombang Taste. Semoga 7 langkah membangun blog pribadi untuk guru dan pendidik ini bisa membantu Anda menginspirasi lebih banyak pembaca. Selamat mencoba!

Bagikan artikel ini melalui:

4 Replies to “7 Langkah Membuat Blog Pribadi Untuk Guru dan Pendidik”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *