Blogger Gaul, Banyak Rejeki

Saat membaca newsletter SiteProNews tentang sosial media, saya jadi mikir-mikir lagi. Apakah benar jadi blogger gahol di jejaring sosial banyak untung ketimbang ruginya. Saya awalnya pesimis mengingat gaya becanda kawan-kawan di Twitter kadang kelewat batas. Bahkan sebagian sudah memasuki kawasan private dengan menghubungkan sisi emosional masing-masing individu.

Kalau hal ini saya hubungkan dengan realita diri saya, sepertinya nggak jauh-jauh amat. Ups! Saya bukannya sedang pengen dipuji ya. Tapi apa yang saya capai saat ini, entah itu lebih baik maupun tambah buruk, secara tidak langsung situs jejaring sosial turut ambil bagian. Dari colekan, RT, reply comment dan chit-chat nggak jelas justru saya dipertemukan dengan sejumlah orang-orang berkompeten di bidangnya.

Kosakata gaul disini tidak dibatasi oleh kehidupan social bookmark dan situs jejaring sosial. Blogwalking pun kerapkali menjadi sarana ampuh mengikat hubungan yang lebih kooperatif dengan kawan-kawan blogger lainnya. Eh, siapa tahu dari ajang balas komentar lalu meningkat jadi ajakan JV membuat produk baru. Bisa saja kan.

Bersosialisasi Itu Mudah

Ya, gampang kok! Bersosialisasi atau bahasa kerennya bergaul dengan orang-orang baru itu mudah. Apalagi di dunia internet. Anda nggak butuh modal wajah cantik, fisik sempurna dan pakaian mahal untuk berkenalan dengan manusia dari belahan negeri nun jauh di mato. Senjata utama yang dibutuhkan cuma akses internet.

Next, sebaiknya Anda nggak melulu membangun konten blog yang berbobot. Konten memang penting, tapi bisa jadi nggak akan mendatangkan manfaat saat Anda nggak bisa mempromosikan dengan benar. Blogwalking dan pasang plugin sociable adalah dua diantara sekian banyak cara ampuh untuk mempopulerkan tulisan Anda.

Membuat Review Seputar Blogger Lain

Seperti halnya dunia nyata, seringkali orang tidak akan menyapa kalau nggak disapa duluan. Entah itu disebabkan karena gengsi atau memang punya penyakit minder. Hal ini bisa Anda atasi dengan membuat artikel review blogger lain. Data yang dibutuhkan tidak perlu detail macam sensus penduduk. Cukup baca artikel terbaru yang diterbitkan. Ambil satu point pemikiran utama , lalu Anda bisa mengkritisi plus dan minusnya disertai link artikel tersebut.

Saya menyebut hal ini sebagai kegiatan posting murah, meriah dan pastinya membawa efek baik. Kalau sudah kena senggol artikel Anda, orang tersebut akan mengingat nama Anda dalam jangka waktu yang lama. Coba praktekkan seminggu sekali, saya yakin dalam tiga bulan ke depan akan membawa manfaat yang jauh lebih baik daripada sekedar wira-wiri blogwalking sambil berkomentar: “Mantab bos…!”

Menulis di Blog Tetangga

Pembahasan seputar penulis tamu sudah sering saya publish disini. Saya hanya perlu membuat ringkasan. Menulis di blog tetangga ibarat menanam benih di ladang orang lain. Apakah kegiatan ini bisa membawa manfaat atau tidak, sepenuhnya action Anda selanjutnya. Momentum sudah di dapat, branding sudah kecipratan. Selanjutnya adalah mengubah dua hal tersebut menjadi modal utama melangkah di rimba blogging seterusnya.

Nggak perlu khawatir kehilangan idealisme hanya karena menulis di blog orang lain. Setiap penulis artikel itu unik dan mampu memberi warna berbeda meski disatukan dalam satu media. Hilangkan bayangan dominasi blogger senior yang biasanya menghantui pikiran para blogger pemula. Karena saya yakini setiap artikel memiliki peluang yang sama untuk sukses merebut perhatian pembaca.

Menjadi Ahli Dibidangnya

Dari dulu, label ahli selalu memiliki nilai lebih baik daripada orang dengan kemampuan rata-rata. Untuk itulah Anda harus fokus pada satu keahlian tertentu untuk ditekuni dengan sungguh-sungguh. Sering saya katakan bahwa internet itu luas, Anda nggak akan mampu menguasai semua topik. Menjadi berbeda dan setia pada satu topik itu lebih bermanfaat daripada memborong semuanya tapi nggak ada yang ditekuni.

Saat orang sudah menganggap Anda expert di satu bidang, maka terbukalah berbagai kesempatan untuk melebarkan jalur. Biasanya sih orang mulai berkonsultasi tentang permasalahannya kepada sang ahli tersebut. Ini dia celahnya. Mau monetisasi ayo, tetap blogger murni dan independen oke saja. Apapun pilihannya, Anda tetap harus mengikuti info terkini agar label expert tersebut tidak basi dimakan jaman.

Saya menghargai pilihan sebagian kawan-kawan blogger yang sampai detik ini belum tertarik merambah situs jejaring sosial sebagai tempat berkumpul dengan kawan lainnya. Ya ini hanya option aja sih. Tapi akan lebih fleksibel lagi kalau bisa diskusi lewat timeline. Silakan follow akun Twitter @agussiswoyo untuk lebih kenal dekat dengan saya. #BukanTwitPromo

Enjoy Blogging, Enjoy Writing!

91 Replies to “Blogger Gaul, Banyak Rejeki”

  1. hahaha… ikutan ah. Follow @ariefmw juga yah.

    Saya mo menyoroti point “Bersosialiasi Itu Mudah”.
    Khususnya di situs jejaring twitter.

    Kuncinya cuma 1, aktif terlebih dahulu merespon twit2 orang baru yang kita follow. Klo cuma sekedar difollow dan tidak ada interaksi buat apa jg. Mereka ga akan mengenal kita.

    Kalau kenal aja ga, gimana mau mengembangkan “pintu-pintu rezeki” dari mereka?

  2. Betul betul mas..
    Tp kebetulan saya kurang aktif di twitter.. Lebih sering berinteraksi melalui fb atau ym..
    Banyak tmn banyak rejeki

  3. saya sih setuju aja jadi blogger goal eh, gaul di sosial networking sebagai media pertemanan cuma jangan kebablasan 😯

  4. Saya masih ragu kalo mau pasang plugin share to facebook or twitter. Apa iya tulisan-tulisan saya memang layak untuk dibagikan via situs sosial media tsb. Bukannya mau merendah, tapi memang saya masih ragu aja mas.

    Lagian, saya nggak terlalu aktif di sosmed dan saya masih ragu, apakah orang-orang di sosmed bisa tertarik baca posting-posting blog yang direferensikan (terutama jika topiknya seputar blogging atau internet). Logika saya, yang aktif di sosmed kan lebih banyak bukan kalangan blogger.

    1. justru disinilah seorang blogger dituntut kreatif bersinergi dengan situs jejaring sosial. kalau saya pribadi membawa misi (terselubung) ingin membudayakan blogging sebagai bagian aktifitas berpikir dan berdiskusi. nggak perlu takut nanti jiwa idealisme-nya luntur. toh semua punya filter sendiri-sendiri.

      1. bener itu mas ….!!! saya masih ingat…pernah jalan ke jakarta, bali sama ke jember,,, sama sekali gak bayar penginapan…. gara2 banyak temen dari FB, jadi numpang di rumahnya,,, πŸ˜›

  5. hihihi saya sendir baru dapet ilham tentang tema niche weblog saya setelah berbulan bulan mengarungi dunia blogging. tapi apakah saya akan di bilang expert?
    gtaw juga deh πŸ˜€

    1. salam kenal mas. namanya dimana? rumahnya siapa? πŸ™‚

      banyak koneksi bisa jadi jalan awal menembus sejumlah penghalang yang terlihat ruwet. tapi kalau sudah tahu jalannya, jangan sampai nyasar ke rumah tetangga. nanti digebukin satpam lho. πŸ˜€

  6. Ini juga refleksi dari pengalaman saya terjun di twitterland πŸ˜€

    Bertemu orang baru, suasana baru dan luapan ide-ide baru, itu hanya sedikit dari keuntungan bergaul di social media. Dan poin-poin di atas tentang bagaimana menjadi blogger ‘gahol’ bisa jadi referensi yang bagus mas πŸ˜€

  7. lam kenal jg mas agus…. hehee… klo blog gaul suka banget aku. jd bacanya jg asik. gak spaneng :p klo aku aktif di fb, cm y buat kangen2an sm tmn2 lama… msh baru di bidang per”blog”an, jd blm rame blog sy. silakan kunjungi blog sy y mas.siapa tau bs ktularan ngetop ky mas agus.tinggalin kritik,saran ato cek jg boleh πŸ˜€

    1. salam kenal juga mbak Intan. jangan bermimpi jadi blogger ngetob. nanti diburu paparazzi baru tahu rasa lho. πŸ˜€

  8. Wah iya mas,terkadang di jejaring social inilah kita bisa menemukan banyak sekali teman yang nantinya bisa menjadi pengunjung setia blog kita.
    Wah ikutan follow mas agus deh biar ketularan terus ilmunya hehehe….
    kalau berkenan follow juga mas di @grandchiefer hehehe

    1. mantab! uji nyali itu bagus buat nambah jam terbang. gimana rasanya nulis di blog tetangga? boleh dong di share di blog saya.

  9. Waktu (sedang) baca tadi keinginan untuk mengomentari meletup-letup. Tapi setelah selesai baca malah jadi lupa mau komentar apa. Hehe. Sy jadi pengen senggol kanan-kiri biar diingat si korban senggol. Makin banyak nyenggol, makin banyak pengunjung langganan. πŸ™‚

      1. Nah itu yang kudu di-review dulu untung ruginya. Tapi ada efek positifnya, bisa langsung terkenal karena masuk berita. Blog2 pada ngomongin berita konyol itu. πŸ˜›

  10. Emang betul mas, lewat twitter, blog kita bisa kebanjiran pengunjung, walaupun belum tentu juga kebanjiran komentar…paling tidak media twitter bisa membantu kita dalam mempromosikan atau mengenalkan blog kita ke orang lain…

    so blogger gahol = blogging + twitter + fb +……..(sapa tau ada yang mau nambahkan…)

      1. Kalau untuk forum sekarang udah jarang bro. Padahal dulu waktu masih pake Joomla saya aktif di forum komunitas pengguna joomla. Sekarang sudah jarang bro.

  11. Pingback: parts of an english saddle
  12. Pingback: Toby
  13. Pingback: personal injury commercial
  14. Pingback: Toni | Online Business Workshop
  15. Pingback: engineered wood flooring tarkett
  16. Pingback: White Fire Doors
  17. Pingback: Vertical Blinds
  18. Pingback: White Doors
  19. Pingback: interior doors
  20. Hello,

    I want to let you all in on a brand new search engine I have found. It’s still quite new but I have been using it for a week now and love it. I find the search terms it brings back are much better.

    I suggest you search your website/favorite sites and see if you prefer it to Google or other big names search engines.

  21. Pingback: iPod Nano FM Transmitter
  22. Pingback: Best Insulation
  23. Pingback: Fife Cottage
  24. Pingback: Maldives Tourism
  25. Pingback: Packages Fiji
  26. Pingback: Holiday Cottages Elie Fife
  27. Pingback: 5 Panel Drug Tests
  28. Pingback: Knitted Blankets
  29. The best way to get someone to respond is to get them talking about their favourite topic – a good starting point would be get them talking about themselves!

  30. Pingback: penulis lepas
  31. Pingback: penulis lepas
  32. Pingback: penulis lepas
  33. Pingback: penulis lepas
  34. Pingback: penulis lepas
  35. Pingback: penulis lepas
  36. Pingback: penulis lepas
  37. Pingback: software akuntansi
  38. Pingback: software akuntansi
  39. Pingback: freelance writer
  40. Pingback: blogger jombang
  41. Pingback: jasa penulis lepas
  42. Pingback: jasa penulis lepas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *