Internet Sebagai Alat Pengukur Popularitas Dan Menjual Diri

Teknologi internet dan kehidupan masyarakat modern tidak dapat dipisahkan lagi. Internet telah menjadi referensi paling mudah dan cepat untuk mendapatkan informasi seseorang pada masa lalu, masa kini dan memprediksi masa depan. Ketergantungan masyarakat terhadap terhadap internet melahirkan idiom: If you are not in internet, you are nobody. Jika nama kita tidak terdapat dalam hasil pencarian search engine, kita bukan siapa-siapa alias nggak dianggap ada. Segitu pentingkah keberadaan nama seseorang atau sebuah produk dalam search engine result page?

Sebenarnya tanpa diminta pun nama kita telah tercatat dalam internet melalui arsip kependudukan yang dikelola Pemerintah Daerah, aktifitas jejaring sosial dan kegiatan blogging. Hanya saja tiap nama orang memiliki jumlah pencarian yang berbeda-beda tergantung jenis pekerjaan dan keyword yang dipakai. Makin populer orang tersebut di mata masyarakat, makin banyak yang pengen tahu profilnya. Sehingga, jumlah pencarian nama seseorang bisa menjadi salah satu alat pengukur popularitas selain dengan website memakai tool dari Klout.Com

Nama seseorang yang terindeks dalam Google, sebagai mesin pencari paling populer, memudahkan orang lain mengenal kita dengan lebih baik. Hal ini penting bagi orang atau perusahaan yang sedang membangun kepercayaan terhadap pihak lain. Bagi seorang pencari kerja misalnya, dengan mencantumkan alamat blog pribadi dan akun jejaring sosial miliknya maka pihak penyedia lapangan kerja memiliki banyak referensi untuk mengetahui tingkat kecerdasannya, kecenderungan tingkah laku, lingkungan pergaulan maupun prospek ke depan jika jadi direkrut.

Belajar affiliate marketing bersama trik affiliasi.com
Internet Sebagai Alat Pengukur Popularitas Dan Menjual Diri

Sedangkan untuk pemilik usaha dan bisnis dari berbagi skala, mulai dari kecil, menengah hingga besar, keberadaan nama perusahaan dan produk mereka dalam internet membantu calon konsumen mendapatkan informasi terkini mengenai keunggulan produk atau layanan jasa yang dipasarkan. Misalnya Anda sedang berniat membeli notebook tipis harga murah terbaik, maka hal yang paling umum dilakukan adalah browsing di internet untuk mendapatkan informasi lengkah spesifikasi notebook tersebut. Setelah mengetahui detail produk, calon konsumen akan lebih yakin membandingkan harga beli antara satu vendor dengan vendor lainnya.

Mencantumkan nama diri sendiri di internet tentu memiliki beragam cara tergantung tujuan Anda. Idealnya adalah kita menunjukkan identitas diri di internet dengan cara yang benar dan dalam batas-batas tertentu untuk melindungi privasi dari hal-hal yang tidak diinginkan. Memasarkan diri di internet secara tepat mampu mendukung kemajuan diri sendiri dan bisnis yang sedang Anda jalankan. Bagaimana menurut Anda, apakah kita perlu meng-online-kan data diri dalam pergaulan internet? Jika sudah, seberapa populerkah nama Anda di mata mesin pencari?

Enjoy blogging, enjoy writing!

25 thoughts on “Internet Sebagai Alat Pengukur Popularitas Dan Menjual Diri”

  1. Jika kepopuleran itu ditinjau dari score klout saya masih dipertengahan mas, kisaran 45 – 50. Score nya naik turun soalnya.. Tapi itu juga belum tentu sebagai tolok ukur soalnya banyak juga artis kita yang tidak eksis di socmed namun memiliki rating yg tinggi di mesin pencarian…
    Untuk sebuah perusahaan terutama bagian sales, ini merupakan hal wajib. Produknya harus memiliki popularitas yang tinggi jika ingin banyak penjualan…

  2. Dalam dunia bisnis, populerkan produk tentu menjadi hal penting. Dengan produk populer, otomatis si mpunya produk populer. Data diri dionline, tentu perlu sesuai kebutuhan. Thanks untuk sharenya.

  3. Nice share. Saya sedang berusaha mempopulerkan produk herbal & thibbun Nabawy melalui blog ini. Sementara data diri yg dionlinekan cukup data yang diperlukan sehubungan dengan penjualan produk yang dijual.

  4. yang penting, saya pribadi berbagi ilmu2 yang bermanfaat bagi publik, soal popularitas, saya gak begitu antusias, tapi. . . . Semua pasti butuh yan namanya hasil dari meluangkan waktu di internet, buat apa maen internet tapi gak dapat apa-apa.

  5. Wow that was unusual. I just wrote an very long comment but after I clicked submit my comment didn’t appear. Grrrr… well I’m not writing all that over again. Anyways, just wanted to say superb blog!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>