Menjajal Kolam Renang Kebonsari di Kedunglo Desa Karanglo Mojowarno Jombang

Awas jangan salah makna!
Awas jangan salah makna! Berikan anak-anak Anda kesempatan berenang sekaligus berlibur. Jangan takut demam. Anak butuh liburan yang menyenangkan secara berkala.

Hari ini (20/11/2018) merupakan hari libur nasional karena bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kesempatan libur ini saya gunakan untuk melepas lelah dan stress karena selama beberapa minggu terakhir ini saya banyak melakukan perjalanan ke luar kota. Saya merasa lelah pikiran setelah mengikuti kegiatan pelatihan Duta Guru di LPMP Surabaya, Review Wawasan Kebangsaan di Hotel Asida Kota Batu dan upacara peringatan hari ulang tahun PGRI di Stadion A. Yani Sumenep. Saya membutuhkan liburan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan badan. Tujuan saya berlibur kali ini adalah kolam renang. Pengennya sih ke Lembah Giri di Wonosalam. Saya ingin berlibur ke tempat rekreasi kolam renang yang tidak terlalu jauh tapi tetap menyenangkan untuk traveling bareng anak-anak. Sasaran tempat liburan saya kali ini adalah kolam renang di Kedunglo.

Saya sudah lama mendengar rencana pembangunan kolam renang Kedunglo. Sejak dua bulan lalu saya sudah tahu disana akan ada dibangun kolam renang baru untuk anak-anak. Beberapa pekerja dari Guwo bercerita kepada saya mengenai hal itu. Ternyata berita itu sudah terbukti. Awal November 2018 ini kolam renang di Kedunglo telah dibuka untuk pengunjung umum. Harga tiket masuk kolam renang Kedunglo sebesar Rp5.000 per orang. Hari ini saya membuktikan sendiri kesana. Saya berangkat kesana bersama salah satu keponakan untuk menjajal kolam renang baru. Pelayanan penjaga tiket terbilang ramah. Disana terdapat warung kecil yang menjual aneka makanan ringan, minuman ringan, maupun mie instan.

Ternyata nama kolam renang di Kedunglo itu bernama kolam renang Kebonsari. Kolam renang Kebonsari terletak di Dusun Kedunglo Desa Karanglo Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Kolam renang ini berada di sebuah gang sempit di bagian selatan Dusun Kedunglo. Lokasinya berdekatan dengan sungai kuburan Guwo. Sungai tersebut berbatasan langsung dengan Dusun Guwo tempat tinggal saya. Kolam renang ini sebenarnya lebih mudah dijangkau dari belakang rumah saya, kurang lebih 200 meter ke arah sungai. Tapi berhubung tebing sungai sangat curam dan terjal, saya memilih mengitari Jalan Raya Guwo dengan naik kendaraan sepeda motor. Tempat parkir kendaraan motor tidak terlalu luas. Kira-kira cukup untuk menampung 20 buah kendaraan motor.

Bagi Anda yang pertama kali berkunjung ke kolam renang Kebonsari di Kedunglo maka ancer-ancer yang mudah dicari adalah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Roudlotul Ummah dan Masjid Kedunglo. Tepat di selatan MI Roudlotul Ummah terdapat sebuah gang kecil ke arah timur menuju sungai. Sebelum sampai sungai ada sebuah kolam renang. Disitulah kolam renang Kebonsari berada. Kolam renang itu baru dibangun sehingga hari ini saya masih melihat beberapa potongan batu bata, pasir dan semen yang tertumpuk di berbagai sudut tempat. Meski demikian lokasi kolam renang Kedunglo sebagian besar sudah tampak rapi dan bisa digunakan oleh pengunjung. Beberapa sudut kolam tampak menunggu dipermak.

Kolam renang Kebon Sari di Kedunglo Desa Karanglo pada hari libur seperti ini banyak dikunjungi oleh anak-anak. Desain layout kolam renang terbilang sederhana. Cat warna biru mendominasi dinding seng. Selebihnya terdapat beberapa banner bergambarkan tokoh kartun anak-anak mulai dari Pokemon, Doraemon, Hello Kitty, hingga beberapa gambar menarik lainnya. Selebihnya, tempat ini masih perlu sentuhan estetik untuk bisa dikatakan bagus sebagai latar belakang foto pengunjung. Kolam renang itu berukuran sekitar 10×30 meter dan memiliki air yang tidak terlalu jernih. Menurut penglihatan saya air kolam renang Kedunglo berwarna keruh dan kehitaman. Entah warna keruh itu disebabkan oleh sumber air yang buruk atau memang karena air tercemar oleh air hujan pada musim penghujan seperti ini. Saya tetap memaksakan diri untuk memasuki kolam. Saya mencoba kesegaran air tersebut. Ternyata air kolam tidak terlalu segar dan mata saya cepat pedih. Saya pun hanya berenang disana sekitar setengah jam saja. Padahal biasanya saya bisa berenang selama 1 sampai 2 jam setiap kali berlibur.

Kolam renang Kebon Sari di Kedunglo memiliki 2 buah kamar mandi yang lumayan bersih. Tapi sayangnya 2 buah kamar mandi itu belum memiliki pintu permanen. Kamar mandi itu ditutup oleh sebuah kelambu sehingga saya tidak nyaman untuk berganti pakaian di sana. Di dalam kamar mandi tidak ada gantungan baju atau semacam alat penggantung baju sehingga saya kesulitan untuk berganti pakaian di sana. Dengan harga tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang layanan kolam renang seperti ini memang masih bagus. Harga tiket masuk membawa kualitas untuk pengunjung. Jangan terlalu berharap terlalu banyak dengan fasilitas mewah dengan harga tiket masuk sebesar itu.

Jika dibandingkan dengan sejumlah kolam renang di Kecamatan Mojowarno, kolam renang Kebonsari di Kedunglo ini termasuk yang paling tidak recommended. Saya lebih menyarankan anda untuk berlibur ke kolam renang Dewata di Dempok maupun kolam renang Tiberias di belakang gereja Mojowarno. Kalau mau lebih rame lagi, Anda bisa mencoba kolam renang anak-anak di Bale Tani Banjaragung maupun kolam renang Sukoiber di Gudo. Untuk tujuan berlibur kecil-kecilan atau sekedar melepas lelah tidak masalah jika Anda pergi berenang di kolam renang Kedunglo. Tapi kalau liburan Anda untuk tujuan berfoto dan bergaya rame-rame dengan teman satu kantor, lebih baik anda berenang di kolam renang Aquatic STKIP PGRI Jombang.

Demikian ulasan singkat saya mengenai tempat liburan kolam renang di Kedunglo Desa Karanglo Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Mudah-mudahan ulasan obyek wisata di Mojowarno ini bermanfaat untuk kesuksesan rencana liburan Anda bersama keluarga. Selamat berenang!

Bagikan artikel ini melalui:

21 Replies to “Menjajal Kolam Renang Kebonsari di Kedunglo Desa Karanglo Mojowarno Jombang”

  1. Kids jaman now butuh lebih banyak liburan dan refreshing.
    pikiran mereka sudah lelah karena pelajaran yang terlalu banyak.
    berenang menjadi olahraga yang menyenangkan sekaligus menyenangkan utk mereka.

  2. Itulah bukti bahwa setiap jengkal tanah di pedesaan bisa menghasilkan uang dan pemasukan untuk masyarakat setempat.
    Pengembangan potensi wisata daerah Jombang sekarang ini makin marak.
    Setelah kolam renang mungkin masih ada tempat wisata lain yang akan dibangun di wilayah Karanglo.
    kita tunggu saja…

  3. Tempat berlibur yang murah dan menyenangkan adalah dua hal utama kalau kita mau mengajak anak-anak travelling di waktu libur sekolah mereka. sepertinya kolam renang di Karanglo ini sudah memenuhi dua syarat diatas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *