Wisata Bukit Embag Wonosalam, Tujuan Favorit Kelompok Pencinta Alam Jombang Berlibur

Liburan menyenangkan dan outbound kerjasama tim di tempat wisata alam Bukit Embag di Wonosalam Jombang
Liburan menyenangkan dan outbound kerjasama tim di tempat wisata alam Bukit Embag di Wonosalam Jombang

Apa kabar kawan blogger Jombang? The Jombang Taste menyapa Anda kembali melalui artikel ulasan tempat wisata di Jombang yang bernama Wisata Bukit Embag. Selama liburan akhir tahun ini Anda sudah melakukan traveling kemana saja? Mungkin Anda sudah familiar dengan beragam obyek wisata terbaru di kota Jombang seperti Bukit Hijau Carangwulung, Bale Tani Banjaragung, Banyu Mili Wonosalam, maupun Agrowisata Banjarsari. Semua tempat wisata kekinian di Jombang tersebut makin ramai dikunjungi turis lokal selama libur akhir tahun ini.

Kali ini penulis membagikan oleh-oleh liburan ke Wisata Bukit Embag Wonosalam. Wisata Bukit Embag merupakan salah satu obyek wisata alam di Jombang yang baru saja dibuka untuk pengunjung umum. Penulis telah berkunjung dan menikmati udara di obyek wisata Bukit Embag pada Rabu, 27 Desember 2017. Berdasarkan penuturan salah satu karyawan Bukit Embag, tempat wisata alam di Wonosalam itu baru dibuka pada Sabtu, 23 Desember 2017 lalu. Jadi, kunjungan penulis ke Bukit Embag merupakan pembukaan hari kelima destinasi wisata terbaru di hutan Wonosalam tersebut.

Penulis hadir di wisata Bukit Embag dalam acara perkemahan santi TPQ sehingga kegiatan yang berlangsung tidak hanya dilaksanakan sehari. Penulis hadir di area wisata Bukit Embag Wonosalam selama dua hari. Hari pertama liburan di Bukit Embag diisi dengan outbbound di Kali Rejo yang merupakan anak sungai Embag. Hari kedua liburan di Wonosalam diisi dengan jalan kaki menyusuri bukit-bukit di sekitar Islamic Center Wonosalam. Liburan di Wonosalam selalu seru sekaligus melelahkan. Oleh karena itu, siapkan fisik yang prima agar kegiatan liburan Anda berlangsung menyenangkan.

Lokasi Wisata Bukit Embag

Dimanakah lokasi tempat wisata Bukit Embag? Obyek wisata alam yang bernama Bukit Embag terletak di Dusun Wonosalam Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Anda bisa mencapai Bukit Embag dari arah utara maupun selatan Wonosalam. Jika Anda berangkat dari arah selatan atau arah Kota Kediri dan Malang, Anda bisa menuju ke Kandangan lalu lanjut ke arah Galengdowo, dan menuju ke Pasar Wonosalam. Dari perempatan Pasar Wonosalam, Anda belok kanan menuju jalan turunan. Disitu telah ada petunjuk arah ke Bukit Embag.

Sebaliknya, jika Anda berangkat dari arah utara, misalnya Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo, dan wilayah sekitarnya, maka Anda bisa langsung menuju ke Sub Terminal Mojoagung. Dari pertigaan Sub Terminal Mojoagung, Anda bisa belok kiri menuju ke Mojoduwur. Ikuti saja jalan lurus sampai melewati Pasar Mojoduwur masih lurus ke arah selatan. Selanjutnya, untuk mencapai kawasan wisata Bukit Embag, Anda akan melewati daerah Pulosari, kawasan wisata Candi Arimbi, dan pertigaan yang memisahkan jalan ke WTC dan Lapangan Wonosalam. Anda ambil jalur kanan ke arah Lapangan Wonosalam.

Perjalanan menuju Wisata Alam Bukit Embag Wonosalam masih berlanjut sedikit lagi. Dari Lapangan Wonosalam terus saja ke arah Pasar Wonosalam dan sesampai di Pasar Wonosalam Anda belok kiri menuju jalanan turunan. Selanjutnya, Anda akan menemukan papan petunjuk berupa banner yang akan memandu Anda menuju gang ke Bukit Embag. Gang sempit tersebut hanya bisa dilalui kendaraan sepeda motor. Bagi Anda yang berkunjung ke wisata Bukit Embag dengan membawa mobil, maka Anda bisa memarkir mobil tersebut di halaman Wonosalam Islamic Center yang berada sekitar 50 meter dari lokasi Bukit Embag.

Namanya Bukit Embag kok unik ya? Ada orang yang salah sebut menjadi Bukit Embak, Bukit Embek, Bukit Ngembak, ataupun Bukit Berombak. Penulis tertarik menelusuri asal mula nama Bukit Embag. Penulis menemui Imam Sujak dan beberapa penduduk lokal yang malam itu begadang dan ngobrol ngalur-ngidul. Ternyata asal-usul nama Bukit Embag berasal dari nama Sungai Embag yang mengalir di bawahnya. Untuk mempermudah penyebutan nama, maka tempat wisata yang baru dibuka diberi nama Bukit Embag.

Sungai Embag adalah salah satu sungai yang mengalir di Desa Wonosalam selain Kali Gogor. Sungai Embag memisahkan dua tebing tinggi yang berada di sisi timur dan barat, yaitu Bukit Embag dan Ma’had Ath Tholib Al Islamy atau Pondok Ath-Tholib. Saat penulis melemparkan pandangan mata dari jendela mushola Ath Tholib, maka tampak papan nama Bukit Embag terpasang dengan huruf-huruf besar di atas kepala. Benar-benar pemandangan alam yang indah dan memanjakan mata.

Harga Tiket Masuk Bukit Embag

Tanah yang digunakan untuk pengembangan kawasan wisata Bukit Embag sebenarnya dimiliki oleh Perum Perhutani. Tanah tersebut dihibahkan kepada Pemerintah Desa setempat untuk digunakan sebagai wisata alam. Luas tanah tersebut menurut perkiraan saya tak lebih dari satu hektar. Dua tahun lalu saya berkunjung ke Pondok Ath Tholib belum ada bangunan wisata di atas bukit. Kini bukit yang tidak terlalu luas itu telah disulap menjadi obyek wisata alam yang keren.

Berapa harga tiket masuk ke tempat wisat Bukit Embag di Wonosalam? Setiap pengunjung yang datang ke Bukit Embag dikenakan biaya masuk Rp10.000 per orang. Tempat wisata Bukit Embag buka mulai jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Jika Anda menyukai wisata arung jeram dengan menggunakan ban, Anda bisa menyewa ban dengan harga Rp5.000 per buah. Untuk parkir kendaraan sepeda motor, Anda dikenakan biaya parkir Rp5.000 per kendaraan. Lokasi parkir berada tepat di depan Aula Riyadhul Jannah yang berada di kompleks pondok pesantren.

Selanjutnya, Anda harus berjalan kaki melewati arus Sungai Embag agar bisa naik ke atas bukit. Jalan menuju bukit sudah lebih baik saat ini. Di are Bukit Embag Anda bisa menikmati udara segar khas pegunungan. Jika Anda ingin foto di atas gubuk tergantung, Anda bisa membayar Rp5.000 untuk 2 orang. Gubuk tersebut tidak menjejakkan kaki di bumi, melainkan digantung pada seutas tali yang menghubungkan dua pohon waru gunung berukuran besar.

Keunggulan Bukit Embag Wonosalam

Kalau Bale Tani Banjaragung dikenal unggul dalam hal pembaruan background foto yang super keren dan kekinian, maka berbeda halnya dengan wisata Bukit Embag Wonosalam. Apa yang membedakan tempat wisata Bukit Embag Wonosalam dibanding sejumlah obyek wisata alam lain di Kabupaten Jombang? Menurut pengamatan penulis, Bukit Embag bagus untuk kembangkan menjadi tempat wisata alam karena memiliki kesatuan lingkungan air sungai dan hutan yang berada di atas bukit.

Jadi, ketika Anda berkunjung ke obyek wisata Bukit Embag Wonosalam, Anda bisa melakukan dua hal sekaligus, yaitu arung jerang di Sungai Embag dan menjelajahi hutan Wonosalam. Keduanya bisa Anda dapatkan di lokasi wisata alam yang berdekatan. Siapkan pakaian ganti untuk sesi berbasah-basahan ketika mandi di Kali Embag. Kali Embag berarti jernih dengan bongkahan batu-batu besar yang menjadi pemandangan khas wisata alam pegunungan.

Tempat Foto Bukit Embag

Bagi Anda yang hobi berswafoto atau selfi, baik sendirian maupun rame-rame dengan kawan, wisata alam Bukit Embag juga menyediakan pojok-pojok berfoto yang tidak kalah keren. Spot foto paling unik tentu saja di bawah tulisan nama Bukit Embag yang tergantung tinggi di antara pohon-pohon besar. Selanjutnya, Anda bisa berfoto sambil bermain ayunan di pinggir bukit. Ayunan ini agak menguji nyali karena tepat menghadap bibir jurang. Kemudian Anda juga bisa berfoto di sarang burung yang berukuran raksasa.

Pada pembahasan di atas sudah penulis jelaskan bahwa terdapat spot foto berupa gubuk gantung. Itulah tempat berfoto yang paling unik yang terdapat di wisata Bukit Embag. Anda dan pasangan dapat naik melalui tangga besi ke atas gubuk gantung dengan membayar biaya lima ribu rupiah untuk dua orang. Selanjutnya, Anda bisa berfoto dengan senyum lebar. Selain tempat-tempat di atas, masih banyak tulisan kata-kata dan kalimat lucu yang tersedia sebagai latar belakang foto ketika berlibur ke wisata Bukit Embag.

Fasilitas Pendukung Bukit Embag

Wisata Bukit Embag sangat mendukung dilaksanakannya kegiatan liburan dengan tema outbond di Wonosalam. Inilah salah satu tempat wisata outbond di Jombang yang representatif dan bisa Anda kunjungi mulai jam 09.00 sampai dengan jam 17.00. Permainan outbond di air dapat Anda lakukan di Sungai Embag yang arusnya tidak terlalu deras. Jika itu kurang, Anda bisa menyewa pelampung yang terbuat dari ban untuk bermain arung jeram. Biaya sewa pelampung sebesar lima ribu rupiah per buah dan Anda bisa memainkannya sepuasnya.

Liburan ke obyek wisata Bukit Embag memang menyenangkan. Anda bisa menyaksikan hamparan hutan hijau, mendengarkan suara gemercik air sungai, melakukan terapi pijat secara alami, dan berbagai aktifitas khas pencinta alam lainnya. Namun fasilitas yang tersedia di lokasi wisata Bukit Embag masih terbatas. Memang sudah ada toko atau warung warga yang menjual makanan ringan dan minuman. Begitu pun dengan fasilitas kamar mandi sudah tersedua di berbagai sudut Ma’had Ath Tholib Al Islamy yang bisa digunakan oleh pengunjung dari kalangan umum.

Trend munculnya tempat wisata alam yang dikreasikan dengan wisata buatan mendorong wisata Bukit Embag Wonosalam menjadi tempat wisata favorit para pencinta alam di Kabupaten Jombang. Penulis berharap keterbatasan fasilitas di area wisata Bukit Embag bisa diperbaiki setahap demi setahap. Jangan sampai bertambahnya minat warga Jombang berkunjung ke Bukit Embag Wonosalam terbayar dengan kekecewaan. Perlu adanya komunikasi antar pihak yang terlibat dalam pengelolaan Bukit Embag agar pengembangan potensi wisata Wonosalam bisa berlangsung dengan baik.

Bagaimana dengan liburan Anda di akhir tahun ini? Apakah Anda berminat mengunjungi wisata alam Bukit Embag Wonosalam? Mari jelajahi keindahan dan keunikan tempat wisata di Kabupaten Jombang dan silakan berbagi pengalaman Anda di kolom komentar The Jombang Taste.

Bagikan artikel ini melalui:

5 Replies to “Wisata Bukit Embag Wonosalam, Tujuan Favorit Kelompok Pencinta Alam Jombang Berlibur”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *