Festival Liburan “Kardus Suka Suka” 2025: Kreativitas Sederhana yang Mengubah Liburan Anak dan Keluarga

tataplah matahari dan abaikan bayanganmu

Di tengah hiruk-pikuk akhir tahun 2025 kemarin, ketika banyak keluarga sibuk dengan belanja akhir tahun dan persiapan tahun baru, Rudeka Indonesia di Jombang, Jawa Timur, menawarkan alternatif liburan yang berbeda. Festival Liburan 2025 bertajuk “Kardus Suka Suka” sudah hadir pada 27–28 Desember 2025 lalu sebagai ruang merdeka bagi anak-anak dan keluarga untuk bermain, berkreasi, dan membangun kenangan bersama menggunakan bahan yang paling sederhana: kardus bekas.

Baca Selengkapnya

Langkah Mungil Penuh Makna: Menanam Benih Budaya di Parade Tari Anak KB/TPA/SPS Jombang 2025

Harmoni Gerak dan Ekspresi Merayakan Masa Depan Budaya Jombang dalam Parade Tari Anak TK 2025

Semangat perayaan Hari Jadi ke-115 Pemerintah Kabupaten Jombang mencapai puncaknya di sektor pendidikan anak usia dini (PAUD). Tepat pada Selasa, 21 Oktober 2025, sehari menjelang Hari Sumpah Pemuda, halaman Gedung Kesenian Jombang dipenuhi keriuhan, keceriaan, dan warna-warni kostum anak-anak dari jenjang Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), dan Satuan PAUD Sejenis (SPS).

Baca Selengkapnya

Harmoni Gerak dan Ekspresi: Merayakan Masa Depan Budaya Jombang dalam Parade Tari Anak TK 2025

Halaman Gedung Kesenian Jombang pada hari Rabu, 22 Oktober 2025, secara ajaib disulap menjadi kanvas raksasa yang berselimutkan palet warna-warni kostum anak-anak. Sejak pukul 08.00 pagi, aroma bedak dan wangi parfum anak-anak bercampur dengan semangat yang membara, menciptakan atmosfer unik antara kegugupan di balik panggung dan keceriaan tak tertahan di hadapan ratusan penonton. Dalam sebuah perhelatan akbar yang menjadi bagian integral dari puncak perayaan Hari Jadi ke-115 Pemerintah Kabupaten Jombang, Parade Tari Anak Tahun 2025 Jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) sukses digelar.

Baca Selengkapnya

Pentingnya Perilaku Keteladanan Ayah dalam Membentuk Identitas Gender Anak di Rumah

Keunikan Gerakan Seni Pencak Silat Dor Jombang Harmoni Tradisi dan Variasi Aliran

Di era modern ini, pembentukan identitas gender anak menjadi salah satu aspek penting dalam pendidikan keluarga. Identitas gender merujuk pada pemahaman seseorang tentang dirinya sebagai laki-laki atau perempuan, yang dipengaruhi oleh faktor biologis, sosial, dan budaya. Di rumah, sebagai lingkungan pertama bagi anak, orang tua memainkan peran krusial dalam proses ini. Khususnya, ayah sebagai figur maskulin sering kali menjadi teladan utama yang membentuk bagaimana anak memahami peran gender mereka. Perilaku keteladanan ayah, seperti sikap hormat terhadap perempuan, tanggung jawab rumah tangga, dan ekspresi emosi yang sehat, dapat memberikan model positif yang membantu anak mengembangkan identitas gender yang seimbang dan inklusif.

Baca Selengkapnya

Hubungan Sopan Santun Perkataan Orang Tua terhadap Hasil Pendidikan Budi Pekerti Anak di Sekolah

Pendidikan budi pekerti atau karakter merupakan salah satu aspek krusial dalam pembentukan generasi muda yang berkualitas. Di era modern ini, di mana anak-anak menghadapi berbagai tantangan seperti pengaruh media sosial dan lingkungan yang semakin kompleks, peran pendidikan budi pekerti menjadi semakin penting. Budi pekerti mencakup nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, hormat, dan sopan santun, yang tidak hanya diajarkan di sekolah tetapi juga dimulai dari rumah. Orang tua, sebagai pendidik pertama bagi anak, memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pembentukan karakter ini. Khususnya, sopan santun dalam perkataan orang tua dapat menjadi model utama yang memengaruhi bagaimana anak berperilaku di sekolah dan masyarakat.

Baca Selengkapnya

Inovasi Daerah “SOS LINA NUMPAK SEPEDA JENGKI”: Membangun Wawasan Sejarah dan Literasi Arsip Anak di Kabupaten Jombang

Di era digital yang serba cepat ini, di mana informasi mengalir deras melalui gadget dan media sosial, pentingnya literasi arsip sering kali terlupakan, terutama di kalangan generasi muda. Kabupaten Jombang, sebuah daerah di Jawa Timur yang kaya akan sejarah sebagai “Kota Santri” dan pusat pendidikan Islam, telah mengambil langkah inovatif untuk mengatasi masalah ini. Melalui program “SOS LINA NUMPAK SEPEDA JENGKI”, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang berupaya mensosialisasikan literasi arsip kepada anak-anak, dengan tujuan meningkatkan wawasan sejarah dan pembangunan daerah. Akronim yang unik ini merupakan singkatan dari Sosialisasi Literasi Arsip Anak Menuju Peningkatan Wawasan Sejarah dan Pembangunan Daerah Jaringan Informasi Kearsipan Nasional Berkibar. Program ini tidak hanya menjadi inovasi daerah, tetapi juga bagian dari upaya nasional untuk memanfaatkan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Baca Selengkapnya

Penerapan Coding dalam Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk Murid Sekolah Dasar

Di era digital yang semakin maju, teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satu inovasi yang kini mulai diterapkan di sekolah-sekolah adalah pengajaran coding atau pemrograman komputer. Coding, yang dulunya dianggap sebagai keterampilan khusus untuk para profesional di bidang teknologi, kini mulai diajarkan kepada anak-anak sejak usia dini, termasuk di sekolah dasar. Namun, bagaimana coding dapat diterapkan dalam pelajaran yang tampaknya jauh dari teknologi, seperti Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti? Artikel ini akan membahas bagaimana coding dapat menjadi alat yang efektif untuk mengajarkan nilai-nilai agama dan moral kepada murid sekolah dasar, serta manfaat dan tantangan yang menyertainya.

Baca Selengkapnya

Penerapan Deep Learning dalam Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk Murid Sekolah Dasar

Di era digital yang terus berkembang, teknologi telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satu teknologi yang semakin populer adalah deep learning, sebuah cabang dari machine learning yang menggunakan jaringan saraf tiruan untuk memproses data dan membuat keputusan. Deep learning memiliki potensi besar untuk mengubah cara kita mengajar dan belajar, termasuk dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di sekolah dasar. Artikel ini akan membahas bagaimana deep learning dapat diterapkan dalam pendidikan agama Islam dan budi pekerti untuk murid sekolah dasar, manfaat yang ditawarkan, tantangan yang dihadapi, serta pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk memastikan penerapannya yang efektif dan bertanggung jawab.

Baca Selengkapnya

Sekolah Rakyat di UPTD Sanggar Mojoagung, Jombang: Membangun Masa Depan Melalui Pendidikan Berkualitas

Hari Pertama Masuk Sekolah dengan Penghargaan Siswa Teladan Program Ramadhan Muatan Lokal Keagamaan di SDN Latsari Kec Mojowarno Kab Jombang
Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memutus mata rantai kemiskinan melalui berbagai program inovatif. Salah satu inisiatif terbaru adalah pendirian Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan gratis yang dirancang untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu. Di Provinsi Jawa Timur, UPTD Sanggar Mojoagung di Kabupaten Jombang menjadi salah satu dari 12 lokasi yang dipilih untuk menyelenggarakan Sekolah Rakyat. Sekolah ini akan melayani jenjang SMP dan SMA dengan konsep boarding school, di mana siswa tinggal di asrama selama masa pendidikan mereka. Kurikulum yang diterapkan adalah kurikulum persiapan dan kurikulum akademik, yang bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi tantangan masa depan.

Baca Selengkapnya

Kunjungan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke Barak Militer: Upaya Mendisiplinkan Siswa Nakal

Pada tanggal 3 Mei 2025, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan penting ke barak militer yang berlokasi di Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, Batalyon Artileri Medan 9, Purwakarta. Kunjungan ini bukanlah sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari peninjauan program pelatihan karakter yang unik dan kontroversial, yang dirancang khusus untuk siswa-siswa “nakal” atau bermasalah. Sebanyak 39 siswa SMP mengikuti program ini, yang merupakan inisiatif pemerintah daerah Jawa Barat bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Tujuannya jelas: mendisiplinkan siswa yang sering terlibat dalam tawuran, bolos sekolah, atau perilaku negatif lainnya, sekaligus mencegah mereka terjerumus lebih jauh ke dalam dunia kriminal.

Baca Selengkapnya