Selamatan Gugur Gunung merupakan salah satu tradisi budaya yang kaya makna dari Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk perayaan komunal, tetapi juga ritus spiritual yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat dalam menjaga harmoni dengan alam dan sesama. Berakar dari desa-desa di Kecamatan Cermee, seperti Desa Ramban Kulon, Ramban Wetan, dan Plalangan, Selamatan Gugur Gunung digelar setiap tahun sebagai wujud syukur atas berkah yang diterima sepanjang tahun serta permohonan perlindungan dari berbagai musibah. Pada dasarnya, tradisi ini adalah manifestasi gotong royong yang menyatukan tiga desa dalam satu acara besar, di mana elemen-elemen seperti tarian tradisional, doa bersama, dan makan komunal menjadi inti dari perayaan. Dalam konteks budaya Jawa Timur, Selamatan Gugur Gunung mirip dengan tradisi selamatan desa lainnya, seperti bersih desa atau ruwat bumi, yang bertujuan untuk membersihkan desa dari energi negatif dan memohon keselamatan. Namun, keunikan tradisi ini terletak pada integrasi antara ritus sakral dan hiburan rakyat, yang membuatnya menjadi perpaduan antara spiritualitas dan kebersamaan sosial. Artikel ini akan membahas secara mendalam adat istiadat Selamatan Gugur Gunung sebagai perayaan dan ritus, statusnya sebagai warisan budaya tak benda, serta berbagai upaya pelestarian yang dilakukan untuk menjaga kelangsungannya di tengah arus modernisasi.
Baca Selengkapnya