Kemana Perginya Hiruk-pikuk Pawai Miniatur Truk?

Sudah dua minggu terakhir ini tidak terdengar kabar pelaksanaan lomba miniatur truk maupun pawai kendaraan truk miniatur di wilayah Jombang bagian selatan. Ada apakah dengan pawai miniatur truk yang disertai dengan suara sound system menggelegar? Kemana hilangnya hiruk-pikuk lomba miniatur truk yang sempat marak di Jombang selama beberapa bulan terakhir ini?

Beberapa anak yang penulis temui menceritakan bahwa mereka mulai bosan mengikuti pawai miniatur truk. Beberapa diantara mereka juga mengaku lebih menyukai bermain hape di rumah daripada keluar rumah dan berdesak-desakan dengan masyarakat umum. Begitulah sifat dasar manusia selalu timbul rasa bosan pada perbuatan yang dilakukan secara berulang.

Masyarakat Jombang pasti masih ingat fenomena menjamurnya grup patrol modern Jombang di wilayah Kabupaten Jombang beberapa tahun lalu. Kemunculan ratusan grup patrol modern Jombang tidak berlangsung lama. Ketika masyarakat sudah jenuh menyaksikan pertunjukkan patrol modern, mereka pun beralih pada jenis hiburan yang lain.

Hobi membuat miniatur truk muncul di Jombang pada awal bulan puasa tahun ini, sekitar akhir Maret 2020. Tapi siapa sangka bahwa popularitas miniatur truk tidak berlangsung lama. Faktor utama surutnya pelaku hobi pawai miniatur truk adalah adanya larangan dari pemerintah untuk melakukan kegiatan yang bertujuan mengumpulkan massa di masa pandemi. Wilayah Jombang masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19 sehingga perlu ada pembatasan kegiatan massa.

Perlahan tapi pasti, lomba miniatur truk mulai dilarang di Jombang. Selama sepekan terakhir ini tidak ada lagi tawaran dan undangan kopdar hobi miniatur truk di Jombang. Entah karena meningkatnya kesadaran diri untuk tidak melakukan kegiatan menghimpun massa atau karena menurunnya minat warga, pawai miniatur truk kini hampir tidak ada lagi di Jombang.

Bagaimana dengan pendapat Anda mengenai larangan pawai miniatur truk di masa pandemi ini? Apakah Anda juga termasuk penyukai hobi miniatur truk dengan suara salon yang keras? Silakan berbagi pengalaman pada kolom komentar di bawah ini.

Bagikan tulisan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *