3 Cara Membangun Personal Branding Penulis Lepas

Layanan jasa penulis lepas adalah jenis pekerjaan kreatif berbasis internet. Karena berjalan di dunia maya, maka proses menumbuhkan kepercayaan klien atau calon pelanggan memerlukan cara khusus yang membedakan dengan jenis bisnis offline lainnya.

Profesi penulis lepas disebut juga dengan ghost writer, freelancer writer, copywriter, penulis konten, penulis artikel dan beberapa sebutan khuusus lain. Sama seperti jenis online freelancer lainnya, penulis lepas mengandalkan personal branding dalam menjual jasa penulisan artikel website. Personal branding secara sederhana bisa diartikan dengan besarnya kepercayaan publik kepada sebuah layanan. Personal branding tercipta karena adanya tindakan persuasif dari layanan penulis lepas.

Lalu, bagaimana cara membangun personal branding seorang penulis lepas? Setiap penulis lepas tentu memiliki pengalaman unik dalam memulai menekuni dunia freelancer. Berikut ini 3 hal utama yang perlu diperhatikan oleh penulis lepas dalam membangun kepercayaan pengguna internet.

Fakta Seputar Dunia Penulisan Ghost Writing (2)
Fakta Seputar Dunia Penulisan Ghost Writing

1. Membuat blog pribadi dan web bisnis.

Setiap penulis lepas hendaknya memiliki blog pribadi sebagai media berekspresi dan menunjukkan eksistensi diri dalam pergaulan di internet. Penulis lepas bisa membuat blog dalam versi gratisan maupun berbayar. Namun untuk tujuan profesionalitas bekerja, sebaiknya ghost writer membuat blog pribadi self hosted. Lalu yang kedua adalah membuat web bisnis. Ini sifatnya optional. Kalau karir ghost writer masih numpang di indukan ghost writer, website bisnis tidak diperlukan.

2. Memanfaatkan situs jejaring sosial.

Era informasi abad ini ditandai dengan kejayaan situs jejaring sosial. Setiap penulis lepas hendaknya aktif di situs jejaring sosial yang banyak dipakai oleh target market mereka. Misalnya LinkedIn, Twitter, Google+ dan Facebook. Eksis di jejaring sosial bukan hanya diisi update status galau. Penulis lepas sesekali bisa berbagi informasi terkini terkait perkembangan blogging, bisnis online, teknologi dan pergaulan internet secara umum. Sambil cuap-cuap di jejaring sosial, penulis lepas bisa membangun relasi dengan pengguna internet lainnya.

3. Bergabung dengan komunitas blogger dan penulis.

Komunitas blogger dan penulis tidak selalu berarti pertemuan tatap muka para blogger dan penulis lepas. Komunitas penulis banyak yang berjalan melalui dunia maya. Untuk komunitas penulis Indonesia, mailing list Yahoogroups adalah tempat yang tepat. Sedangkan bila Anda ingin bergabung dengan komunitas atau forum penulis lintas negara, LinkedIn adalah jejaring sosial yang bagus. Setiap komunitas atau forum penulis memiliki karakter dan TOS yang berbeda. Oleh karena itu, pahami aturan yang berlaku dalam masing-masing forum.

Profesi penulis lepas makin menunjukkan prospek bagus. Apalagi didukung oleh layanan Google Adsense konten Bahasa Indonesia. Komitmen untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri akan memacu setiap penulis lepas untuk mengembangkan kompetensi diri dalam bisnis online yang menantang. Ayo berkreasi dan mengembangkan karir bersama profesi penulis lepas!

2 thoughts on “3 Cara Membangun Personal Branding Penulis Lepas

  1. nambahin… kita bisa coba submit artikel ke web besar (kita bantu optimasi SEO offpage selain onpage nya tente)… tanpa kita minta bayaran pas pertama submit… next klo si web tersebut dapet visitor banyak dr artikel kita… next pasti si web minta kita nulis lagi.. dsitulah kita mulai nermain angka2 monetize artikel :D

Leave a Reply