Kisah Sukses Sir Arthur Eddington Ilmuwan Fisika Dari Inggris

Gambar Manusia Meditasi Yoga di Tepi Danau pada sore hari.
Gambar Manusia Meditasi Yoga di Tepi Danau pada sore hari.

Saat Albert Einstein, Niels Bohr dan kolega mereka sedang menggarap karya yang paling revolusioner di Eropa daratan, para ilmuwan Inggris sedang membuat sumbangan-sumbangan mereka sendiri yang penting. Salah satu ilmuwan Inggris yang terkenal dalam pengetahuan Fisika adalah Sir Arthur Eddington.

Sir Arthur Eddington adalah salah satu tokoh yang paling terkemuka diantara ilmuwan Inggris. Eddington menjadi direktur Observatorium Cambridge dan memberi konstribusi berharga bagi ilmu pengetahuan dunia. Sir Arthur Eddington menyusun suatu ekspedisi ke Afrika untuk memotret gerhana matahari total pada tahun 1919. Sir Arthur Eddington menghasilkan pengukuhan penegasan pertama teori Einstein bahwa gravitasi mampu membengkokkan cahaya.

Terdidik sebagai seorang Quaker, Sir Arthur Eddington tergugah dengan implikasi-implikasi filosifis teori relativitas dan kuantum. Sir Arthur Eddington juga mengarang beberapa buku mengenai topik reklivitas dan kuantum. Terdapat salah satu pernyataan Eddington yang menarik mengenai kaitan fisika dan ilmu mistik. Di dalam satu buku, Sir Arthur Eddington mengamati bahwa:

“Persis seperti sang mistikus, ilmuwan mengikuti seberkas cahaya, dan itu bukan cahaya yang palsu atau redup.”

Pada kesempatan lainnya, Sir Arthur Eddington menyatakan bahwa konsepsi manusia atas substansi gamblang hanyalah berlaku selama manusia tidak menghadapinya. Ia mulai pudar ketika ia mulai menganalisisnya. Manusia dapat menolak banyak sifatnya yang disangka benar yang nyata-nyata merupakan proyeksi kesan-kesan indra sebelum bagian luar manusia masuk ke dalam dunia lahiriahnya. Bahasa yang cukup dalam untuk dimaknai secara sambil lalu.

Sir James Jeans, salah satu dari kolega Inggris utama Eddington, juga menulis tentang fisika dan filsafat. Sir James Jeans dikenang manusia modern sebagai pencipta istilah ‘fisika baru’ untuk melukiskan karya Niels Bohr, Werner Heisenberg, Erwin Schrodinger, dan lainnya. Ia tidak memasukkan Albert Einstein diantara nama fisikawan baru, tetapi melihatnya sebagai akhir dari ‘zaman mekanis’ yang telah dimulai dengan Sir Isaac Newton.

Mudah-mudahan kisah sukses dan pemikiran Sir Arthur Eddington bisa menginspirasi Anda dalam menumbuhkan motivasi diri dalam hidup dan kehidupan. Enjoy blogging, enjoy writing!

One Reply to “Kisah Sukses Sir Arthur Eddington Ilmuwan Fisika Dari Inggris”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *