Pengaruh Budaya Islam Dalam Tradisi Dan Upacara Adat Di Indonesia

Apa kabar blogger Jombang dan blogger Indonesia? Indonesia adalah negara yang kaya budaya, tradisi dan adat istiadat. Masuknya agama dan kebudayaan Islam ke Indonesia mengalami akulturasi dengan tradisi dan upacara masyarakat setempat. Tradisi dan upacara yang biasa dilakukan penganut animisme, dinamisme, Hindu, dan Buddha, ternyata dalam beberapa hal dipraktekkan dalam kehidupan keagamaan masyarakat Islam di Indonesia.

Pengaruh Islam dapat kita temui misalnya dengan adanya upacara selamatan terhadap orang yang telah meninggal. Upacara selamatan ini diadakan mulai dari hari pertama sampai hari ketujuh, lalu hari ke-40, ke-100 dan ke-1000. Demikian pula tradisi ziarah ke makam dengan cara menabur bunga dan menyiram makam. Tradisi tersebut masih berlangsung sampai sekarang meskipun dilakukan dengan cara yang berbeda-beda.

Upacara-upacara keagamaan yang sampai saat ini masih diselenggarakan adalah peringatan hari-hari besar Islam. Misalnya Maulud Nabi, Idul Fitri, dan Idul Adha. Dalam upacara Grebeg Maulud biasanya disertai dengan membersihkan benda-benda keramat seperti keris, tombak, dan sebagainya. Islam tidak mengajarkan pembersihan benda pusaka, namun kebudayaan Jawa lama masih ikut terlihat dalam aktifitas warga tersebut.

Upacara yang berkaitan dengan siklus kehidupan yaitu kelahiran, perkawinan dan kematian juga merupakan rutunitas kegiatan masyarakat Islam. Mereka memadukan dengan adat istiadat setempat. Misalnya upacara perkawinan, dalam upacara ini akad nikah dilakukan di masjid untuk memenuhi syariah Islam sedangkan upacara pernikahannya dilakukan menurut adat istiadat setempat. Indonesia memang kaya budaya. Mari kita lestarikan sejak sekarang!

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *