Legenda Raja Arief Imam dan Komala Shakti dari Kerajaan Syahiful Dasa (Bagian 7-TAMAT)

Baca cerita sebelumnya: Legenda Raja Arief Imam dan Komala Shakti dari Kerajaan Syahiful Dasa (Bagian 6) Di suatu tempat tersebutlah sebuah negeri yang bernama Penreu Rum. Di negeri itu hiduplah sebuah keluarga yang bernama Hijas Ashar dengan seorang isteri yang bernama Mita. Keluarga ini mempunyai seorang gadis cantik dan bernama Dang Seri Fatonah. Nama ini […]

Legenda Raja Arief Imam dan Komala Shakti dari Kerajaan Syahiful Dasa (Bagian 6)

Baca cerita sebelumnya: Legenda Raja Arief Imam dan Komala Shakti dari Kerajaan Syahiful Dasa (Bagian 5) Pada hari itu pula, berangkatlah Komala Shakti mencari calon isteri. Segala perlengkapan yang telah disiapkan dibawanya. Sebelum didukung, semua barang itu dicampur menjadi satu dan dimasukkan ke dalam sebuah kantong. Dengan demikian, beras, kacang, rempah-rempah, gula, ikan teri dan […]

Legenda Raja Arief Imam dan Komala Shakti dari Kerajaan Syahiful Dasa (Bagian 5)

Baca cerita sebelumnya: Legenda Raja Arief Imam dan Komala Shakti dari Kerajaan Syahiful Dasa (Bagian 4) Setelah berjalan beberapa lama, akhirnya rombongan ulama Hasan Safei sampai di Istana Kerajaan Syahiful Dasa. Komala Haji itulah yang akan diangkat menjadi putra Mahkota Sri Baginda. Sungguh, sangat mengesankan usaha ulama Hasan Safei. Begitu ia memasuki pintu gerbang Istana, […]

Legenda Raja Arief Imam dan Komala Shakti dari Kerajaan Syahiful Dasa (Bagian 4)

Baca cerita sebelumnya: Legenda Raja Arief Imam dan Komala Shakti dari Kerajaan Syahiful Dasa (Bagian 3) Udara pagi di atas pegunungan menambah nyamannya badan ulama Hasan Safei. Ia pergi ke sebuah pancuran untuk mengambil air wudhu. Sesudah sembahyang subuh, ulama Hasan pergi melihat keadaan sekitar tempat tinggal Eyang Said. Sungguh mempesonakan keadaan pemandangannya. Di sana-sini […]

Legenda Raja Arief Imam dan Komala Shakti dari Kerajaan Syahiful Dasa (Bagian 3)

Baca cerita sebelumnya: Legenda Raja Arief Imam dan Komala Shakti dari Kerajaan Syahiful Dasa (Bagian 2) Ulama Hasan terus menuju ke arah Utara. Akhirnya sampai di sebuah sungai yang besar. Sebelum menyeberangi sungai yang besar itu ia duduk di tepi untuk melepaskan lelah. Ditatapnya ke semua penjuru dan keadaannya lengang.