Sepakat dan Sekata Dalam Memandang Dunia

Dua Anak Kecil Memandang Dunia Dari Balik Jendela
Dua Anak Kecil Memandang Dunia Dari Balik Jendela

Hati manusia selalu berubah, sama seperti halnya keberadaan matahari yang setia terbit di sebelah timur dengan pergeseran yang tak kasat mata. Apa yang terlihat sebagai hal biasa, boleh jadi hal itu menyimpan ketidakbiasaan. Dan dulu kita pernah berada pada posisi seiya sekata untuk meneguhkan diri pada perjuangan bersama. Semua seolah terlupa. Mungkin karena khilafku, atau juga karena egomu. Continue reading Sepakat dan Sekata Dalam Memandang Dunia

Bersikap Adil Kepada Diri Sendiri

Bersikap adil
Apakah arti memberi keadilan kepada diri sendiri?

Kita sering berbicara layaknya seorang paranormal yang sok tahu. Mencap diri sendiri sebagai orang yang tidak mungkin sukses di masa depan. Padahal yang tahu masa depan manusia hanya Tuhan, bukan mbah dukun. Jangan percaya ramalan. Karena apa yang kita dapatkan di masa depan sudah pasti hasil dari perbuatan masa kini dan masa lalu. Hari ini adalah cerminan kerja keras kita di masa lalu. Itulah hukum alam yang sudah teruji kebenarannya. Continue reading Bersikap Adil Kepada Diri Sendiri

Sepanjang Jalan Desa Bayeman-Karanglo

Jalanan desa Bayeman yang ku lewati setiap hari...
Jalanan desa Bayeman yang ku lewati setiap hari…

Jalanan kering kerontang itu ku lewati setiap hari. Penuh lubang dan kerikil tajam. Sering ku terperanjat dibuatnya. Seolah membangunkan kantuk dan mengusir dari raga ini. Tapi aku juga selalu merindukan jalanan berbatu dan setengah aspal itu. Jalan desa yang menawarkan keindahan yang berbeda setiap saat. Kadangkala tingginya Gunung Anjasmoro terlukis jelas di sisi timur. Tak jarang puncak Gunung Kelud tergambar di sisi barat. Continue reading Sepanjang Jalan Desa Bayeman-Karanglo