Ragam Perayaan Malam Tahun Baru 2020 di Jombang

Sholawat Seribu Rebana dan Musik Patrol di Hari Lahir UNHASY Tebuireng ke-49
Sholawat Seribu Rebana dan Musik Patrol di Hari Lahir UNHASY Tebuireng ke-49

Hari ini merupakan malam terakhir dari kalender tahun 2019 Masehi. Beberapa menit ke depan penulis dan seluruh umat manusia di Planet Bumi akan memasuki tahun 2020. Beragam kegiatan manusia dilakukan untuk merayakan pergantian tahun. Termasuk juga masyarakat Kabupaten Jombang yang terkenal agamis dan memegang teguh adat istiadat Jawa ikut merayakan malam tahun baru.

Sebagian kelompok masyarakat merayakan pergantian tahun dengan menghadirkan kelompok seniman patrol modern Jombangan. Meskipun popularitas grup patrol modern di Jombang saat ini makin tergerus oleh selera masyarakat modern, namun masih ada saja sebagian kelompok masyarakat yang yang ingin menampilkan kesenian Patrol Modern di malam tahun baru. Mereka umumnya mengundang sebuah kelompok patrol modern untuk menampilkan kesenian alat musik tradisional Jombangan. Beberapa group patrol menyediakan penyanyi sehingga menghasilkan keributan yang cukup menyenangkan bagi penyukanya.

Cara yang berbeda ditempuh oleh komunitas remaja masjid di malam pergantian tahun. Mereka mengadakan pembacaan sholawat Diba’ diiringi dengan alat musik Al Banjari. Kenian Islami ini dimulai selepas salat Isya sekitar pukul 8 malam hingga menjelang tengah malam. Berbagai macam lagu-lagu qasidah sholawatan mereka nyanyikan hingga malam. Pada akhir acara sholawatan mereka mengadakan acara makan bersama di penghujung pergantian tahun.

Kebiasaan masyarakat Jombang yang sering terjadi adalah mengundang beberapa orang penyanyi dangdut untuk mengadakan pertunjukan orkes dangdut. Pada umumnya masyarakat menyukai lagu-lagu dangdut yang berirama rancak untuk merayakan pergantian tahun. Suasana malam tahun baru di desa-desa tidak lagi didominasi oleh suara terompet dan konvoi endaraan. Mereka lebih suka bernyanyi bersama para biduanita hingga tengah malam dan berakhir pada pergantian tahun.

Sampai saat ini memang masih terdapat pro dan kontra terkait kehalalan merayakan pergantian malam tahun baru. Namun semua masyarakat sepakat bahwa momen pergantian tahun seharusnya menjadi awal yang untuk introspeksi bagi diri kita sendiri agar dapat memasuki hari-hari yang lebih baik di tahun 2020 mendatang.

Bagikan tulisan ini:

3 Replies to “Ragam Perayaan Malam Tahun Baru 2020 di Jombang”

  1. Alhamdulillah masih ada anak muda yang mau membaca shalawat tiba di perayaan malam tahun baru. mereka harus kita dukung dan kita bantu menyukseskan acaranya.

  2. Harusnya kita semua waspada bahwa bencana banjir di Jakarta pada malam tahun baru bukanlah bencana biasa, melainkan sebuah teguran dari Tuhan kepada manusia. So, kita harus merenungkan hikmah dari bencana alam ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *