Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut?

Anda perlu menjaga kesehatan gigi dan mulut agar dapat berbicara dengan orang-orang di sekitar Anda secara nyaman.
Anda perlu menjaga kesehatan gigi dan mulut agar dapat berbicara dengan orang-orang di sekitar Anda secara nyaman.

Apa kabar teman-teman komunitas blogger Jombang hari ini? Mudah-mudahan anda tetap giat berkarya di masa pandemi ini. Salah satu pendukung utama aktivitas bekerja sehari-hari adalah kemampuan kita berbicara secara efektif dan berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar kita. Kita berbicara menggunakan mulut. Kesehatan gigi dan mulut sangat penting dan membantu kita untuk bekerja secara optimal. Oleh karena itu blog The Jombang Taste hari ini membahas tips bagaimana cara menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut yang baik dan benar.

Menurut Endyah Murniati (2015), penyebab utama kerusakan gigi adalah sisa makanan yang pada umumnya terdiri dari hidrat arang. Kegunaan gigi adalah untuk mengunyah makanan. Setelah makan pastinya selalu saja ada sisa makanan yang terselip di antara gigi-gigi Anda. Seringkali anda tidak merasakan keberadaan sisa-sisa makanan itu. Oleh karena itu setiap selesai makan sebaiknya Anda menggosok gigi dan membersihkan mulut dari sisa-sisa makanan. Lalu bagaimana cara menggosok gigi yang baik dan benar?

Cara menggosok gigi yang benar adalah menggerakkan sikat gigi sesuai dengan arah pertumbuhan gigi, yaitu pada rahang atas ke bawah. Sedangkan arah menggosok gigi pada rahang bawah sebaliknya. Untuk bagian gigi yang berupa dataran pengunyahan sebaiknya disikat dengan gerakan mundur. Hindari menyikat gigi dengan arah secara acak dan tidak beraturan. Menyikat gigi dengan arah tidak beraturan justru akan merusak gigi Anda. 

Sebaiknya Anda mengetahui bahwa penyebab utama kerusakan gigi umumnya disebabkan oleh sisa-sisa makanan berupa hidrat arang. Hidrat arang akan diubah menjadi asam oleh bakteri-bakteri yang ada di dalam mulut. Zat asam ini dapat melarutkan lapisan email pada gigi sehingga gigi menjadi rusak. Gigi yang rusak akan terasa sakit.

Bagaimana cara kita menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut?

Langkah pertama adalah kita harus rajin menggosok gigi dua kali sehari. Waktu menggosok gigi adalah setelah makan dan sebelum tidur. Untuk menjaga kesehatan gigi maka gigi perlu dibersihkan sesudah makan agar sisa makanan yang melekat pada permukaan atau sela-sela gigi terbuang. Gigi yang sudah dibersihkan akan menjadi sehat. Kebiasaan menyikat gigi setelah makan dan sebelum tidur merupakan kebiasaan hidup yang sehat. Bila anda sudah terbiasa menggosok gigi hingga bersih maka anda akan merasa tidak nyaman bila gigi Anda kotor.

Gosok Gigi Rutin

Gunakanlah pasta gigi atau odol pada waktu menyikat gigi karena pasta gigi mengandung bahan-bahan yang dapat membersihkan permukaan gigi. Jika terdapat gigi berlubang maka segera periksakan diri ke dokter gigi terdekat. Jika di tempat anda tidak ada dokter gigi maka anda bisa mengunjungi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat. Dokter Puskesmas akan memberikan rekomendasi dokter spesialis gigi yang akan mengarahkan anda untuk melakukan tindakan lanjutan agar gigi yang berlubang tidak semakin bertambah besar lubangnya.

Gunakan Larutan Flour

Masih menurut Endyah Murniati, belakangan ini banyak digunakan larutan flour untuk memperkuat lapisan email gigi. Perlu Anda pahami bahwa penggunaan lapisan larutan flour pada lapisan email gigi hanya bertahan selama 6 bulan saja. Setelah 6 bulan maka anda perlu kembali menggunakan larutan flour untuk memperkuat lapisan email gigi. Larutan flour diberikan pada gigi dengan cara dioleskan ataupun dengan cara kumur-kumur. Saat ini sudah terdapat banyak produk kesehatan gigi yang beredar dipasar dan bisa membantu anda untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang berada di sela-sela gigi secara efektif.

Hindari Tusuk Gigi

Salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia setelah makan adalah membersihkan sisa-sisa makanan menggunakan tusuk gigi. Tusuk gigi yang digunakan secara kurang hati-hati dapat mendorong sisa makanan masuk lebih jauh ke dalam gusi. Hal ini bisa menimbulkan radang pada gusi. Jika terjadi radang pada gusi maka anda dapat mengatasinya dengan cara berkumur-kumur dengan air garam atau air masakan sirih. Namun cara itu hanya tindakan pengobatan sementara. Anda masih perlu melakukan pemeriksaan kesehatan gigi ke dokter gigi terdekat. Jika tidak terdapat dokter spesialis gigi maka anda bisa berkunjung ke Puskesmas.

Konsumsi Vitamin C

Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C diyakini banyak pihak dapat membantu meningkatkan kesehatan gigi. Makanan yang mengandung vitamin C antara lain buah jeruk, cabe, pepaya dan buah-buahan yang berwarna merah dan oranye. Kekurangan vitamin C dapat menimbulkan sariawan. Seringkali sariawan terjadi karena tonjolan gigi yang terlalu tajam sehingga menyebabkan luka sewaktu Anda menggigit makanan. Cara mencegah sariawan adalah sering-seringlah Anda makan sayur-sayuran dan buah-buahan agar mendapatkan cukup asupan vitamin C.

Karang Gigi

Permasalahan yang juga sering dihadapi oleh manusia dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah munculnya karang gigi. Karang gigi menyebabkan mulut berbau. Karang gigi juga menyebabkan terjadinya penyakit mulut. Anda perlu membersihkan karang gigi setiap 6 bulan sekali. Pembersihan karang gigi harus dilakukan oleh dokter gigi atau oleh seorang tenaga ahli di bidang kesehatan gigi.

Atur Menu Makanan

Cara menjaga kesehatan gigi dan mulut berikutnya adalah mengatur menu makanan. Sebaiknya Anda tidak memakan makanan yang dapat merusak gigi. Makanan yang dapat merusak gigi antara lain makanan manis yang mudah melekat pada gigi. Contoh makanan manis yang bisa merusak gigi adalah coklat, permen, roti yang manis, dan es krim. Anda perlu menyikat gigi setiap kali Anda selesai memakan makanan tersebut.

Pencegahan di Sekolah dan Rumah

Cara pencegahan penyakit gigi dan mulut dapat dilakukan baik di sekolah maupun di rumah. Bapak dan ibu guru di sekolah dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut siswa secara teratur. Pemeriksaan gigi dan mulut siswa secara rutin hendaknya dibantu oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas terdekat. Selain itu, orang tua di rumah juga perlu selalu mengingatkan anak-anak agar mereka menyikat gigi sesudah makan dan sebelum tidur.

Gosok Gigi Sebelum Tidur

Tantangan paling berat dalam usaha menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah melakukan gosok gigi sebelum tidur. Sebagian besar manusia enggan untuk menyikat gigi saat mereka akan berangkat ke tempat tidur. Alasan mereka antara lain karena sudah merasa sangat mengantuk, badan lelah, kesibukan di malam hari, ataupun merasa makanan yang mereka makan sebelumnya tidak mengotori gigi. Anda mungkin tidak tahu bahwa perkembangbiakan bakteri di dalam mulut dapat berkembang dua kali lebih cepat pada malam hari ketika anda sedang tidur. Oleh karena itu anda perlu menyikat gigi setiap kali anda akan tidur.

Demikian blog The Jombang Taste membagikan tips menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut untuk Anda. Mudah-mudahan artikel ini bisa menambah wawasan anda dalam usaha menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut. Sampai jumpa dalam artikel kesehatan berikutnya.

Bagikan tulisan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *