Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Sekolah

Fun games kerjasama murid sekolah dasar
Fun games kerjasama murid sekolah dasar

Endyah Murniati (2015) dalam buku ‘Aku Tahu Tentang Cara Hidup Sehat 1’ menyatakan bahwa pertumbuhan jasmani, rohani dan sosial seorang anak merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan dengan perkembangan yang lain. Agar seorang guru sekolah dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan usaha kesehatan sekolah (UKS) sesuai dengan keadaan anak didik serta untuk mencapai tujuan UKS maka perlu diketahui secara umum ciri-ciri perkembangan anak usia sekolah. Selain itu pengelola usaha kesehatan sekolah juga perlu mengetahui kebutuhan pertumbuhan serta faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatan peserta didik.

Pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah dipengaruhi oleh interaksi dan keputusan-keputusan yang diambil setiap saat sehingga pertumbuhan merupakan suatu proses yang dinamis. Memang ada beberapa tahap tertentu di dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah tetapi setiap anak tumbuh dan berkembang di pengaruhi oleh faktor-faktor keturunan, faktor lingkungan, dan pengalaman-pengalaman pribadi anak. Hal paling penting yang harus diperhatikan oleh guru dan orang tua adalah pola makan anak. Setiap anak memiliki kecenderungan menyukai makanan yang berbeda-beda jenis dan bahannya sehingga setiap anak memiliki pertumbuhan fisik yang tidak sama.

Seorang guru pengelola UKS perlu memahami sifat-sifat dari pertumbuhan dan perkembangan anak. Dengan demikian, dapat ditentukan petunjuk pemenuhan kebutuhan kesehatan murid berupa bimbingan, pendidikan, dan pelajaran yang akan diberikan pada anak golongan tertentu. Setiap anak yang berbeda usia memiliki kebutuhan informasi kesehatan yang berbeda. Oleh karena itu setiap guru tidak boleh menyamakan setiap siswa dengan muatan informasi kesehatan yang sama.

Perkembangan Jasmani Anak Sekolah

Mari kita bahas perkembangan jasmani usia anak sekolah umur 6 sampai dengan 14 tahun. Pada usia ini perkembangan jasmani relatif lebih lambat dibandingkan dengan perkembangan pada usia sebelumnya. Selain itu adanya pertumbuhan bola mata memungkinkan jadinya gangguan penglihatan. Pada masa perkembangan jasmani anak umur 6 sampai dengan 14 tahun juga ditandai dengan kerangka tulang belakang yang masih lemah sehingga perlu dijaga sikap duduk dan berdiri yang baik.

Perkembangan jasmani anak sekolah umur 6 sampai dengan 14 tahun ditandai dengan adanya masa pubertas. Masa pubertas terjadi pada akhir masa usia sekolah dasar. Masa pubertas ditandai dengan pertumbuhan badan yang sangat cepat, baik anak laki-laki maupun anak perempuan. Pada usia ini telah tampak tanda-tanda permulaan masa remaja. Pada anak laki-laki terjadi suara membesar. Pada anak perempuan, masa pubertas ditandai dengan buah dada membesar dan terjadi haid pertama kali. Perkembangan jasmani sangat dipengaruhi oleh lingkungan fisik dan sosial anak.

Olahraga Jalan Sehat Siswa Baru dalam kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah dan MOS di SDN Latsari
Jalin keakraban warga sekolah dengan cara olahraga Jalan Sehat Siswa Baru dalam kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah dan MOS di SDN Latsari

Perkembangan Jiwa Anak Sekolah

Perkembangan jiwa, emosi, sosial dan intelektual pada anak sekolah usia 6 sampai dengan 14 tahun ditandai dengan kegiatan mulai belajar menghitung, membaca, dan menulis. Anak pada usia ini sudah mulai mengadakan konsepsi simbolis sistem belajar dan mengadakan komunikasi lebih efektif. Orang tua harus selalu memantau perkembangan fisik dan mental anak pada usia ini. Jangan biarkan anak memiliki tanda tanya dan rasa tidak tahu yang belum terpecahkan pada usia ini. Setiap guru pengelola UKS harus bisa memberikan informasi secara penuh dan benar terkait perkembangan fisik dan mental mereka.

Perkembangan jiwa, emosi, sosial dan intelektual pada anak umur 6 sampai dengan 11 tahun juga ditandai dengan perkembangan kepribadian sosial dan mulai menyadari konsep-konsep hidup seperti halnya moralitas dan norma kehidupan. Pada masa pubertas usia 12 sampai dengan 14 tahun, energi yang dimiliki oleh anak-anak meluap-luap dan hubungan dengan orang lain masih canggung. Pada usia ini nilai religi atau agama, etika dan estetika belum mendalam. Orang tua harus mengarahkan anak pada guru spiritual yang benar.

Kendala Kesehatan Anak Sekolah

Jumlah makanan yang cukup serta mempunyai nilai gizi yang tinggi diperlukan oleh anak sekolah umur 6 sampai dengan 14 tahun. Tidak mengherankan jika anak sekolah usia ini memiliki nafsu makan yang besar. Mereka juga membutuhkan latihan-latihan jasmani dan istirahat yang cukup serta teratur. Anak sekolah usia 6 sampai dengan 14 tahun perlu diberikan tindakan-tindakan pencegahan penyakit, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Mereka perlu diberi kesempatan untuk dapat mengembangkan kepribadian melalui segi sosial dan moral.

Kendala-kendala yang mempengaruhi perkembangan anak sekolah usia 6 sampai dengan 14 tahun adalah problem gizi yang disebabkan oleh faktor emosional. Selain itu adanya beberapa jenis penyakit tertentu juga mempengaruhi pertumbuhan anak. Penyakit gigi sering terjadi pada anak usia 6 sampai dengan 14 tahun. Kontak lingkungan lebih luas diperlukan sehingga dapat menimbulkan konflik karena perubahan-perubahan yang dialaminya. Semoga tulisan ini bisa menambah wawasan Anda dalam membimbing anak-anak untuk menjaga kesehatan dirinya.

Bagikan tulisan ini:

One Reply to “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Sekolah”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *