Gathering Online Indonesian Scout Journalist Jawa Timur Region 5

Tips Fotografi Pemula - Mengenal macam-macam aksesoris kamera
Tips Fotografi Pemula – Mengenal macam-macam aksesoris kamera

Indonesian Scout Journalist (ISJ) Jawa Timur Region 5 mengadakan gathering online malam ini, Minggu 5 Juli 2020. Ini merupakan pertemuan kedua komunitas jurnalis pramuka untuk wilayah Jawa Timur Region 5. Diskusi online pramuka pewarta ini berlangsung menggunakan aplikasi Google Meet.

Diskusi pramuka pewarta dimulai pukul 19.00 WIB dan berakhir menjelang pukul 20.30 WIB. Acara gathering online Indonesian Scout Journalist Jawa Timur Region 5 diikuti oleh 18 orang peserta. Mereka berasal dari Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Blitar, Trenggalek, dan Jombang.

Gathering online komunitas Indonesian Scout Journalist Jawa Timur Region 5 berlangsung dalam suasana akrab. Moderator gathering online komunitas pewarta pramuka ini dimoderatori oleh Kak Anis Setiyorini, Koordinator ISJ Jawa Timur Region 5. Sementara itu Kak Hafidh Nur Rizki, purna koordinator ISJ Jawa Timur Region 5, bertindak sebagai pemantik diskusi.

Diskusi online malam ini membahas rencana meet up offline Indonesian Scout Journalist Jawa Timur Region 5 yang akan dilakukan bulan depan. Meskipun masa pandemi masih berlangsung, aktifitas peliputan kegiatan pramuka perlu dilakukan. Selain itu, diskusi online Indonesian Scout Journalist Jawa Timur Region 5 membahas tips meliput berita kegiatan pramuka di lapangan.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada teman-teman yang kemarin sudah mengikuti lomba photo-shoot. Dari komunitas kita sendiri ada yang mendapatkan juara dalam kompetisi tersebut,” demikian disampaikan Kak Hafidh Nur Rizki kepada peserta diskusi.

“Tujuan diadakan diskusi online kali ini supaya anggota komunitas kita ini lebih dekat dan akrab. Kita juga akan mengadakan voting tentang gathering offline yang nanti akan diselenggarakan di salah satu kota di Jawa Timur. Lokasi gathering nanti yang jelas berada di tengah-tengah wilayah region 5 agar mudah dijangkau semua peserta,” imbuh Kak Hafidh Nur Rizki.

Pada gathering Indonesian Scout Journalist Jawa Timur Region 5 ini Kak Hafidh juga membagikan tips jurnalistik tentang bagaimana cara posting foto, video ataupun media lainnya di akun sosial media (sosmed) yang baik dan benar. Bagian yang perlu diperhatikan oleh setiap jurnalis adalah caption posting Instagram. Caption adalah kalimat yang menjelaskan peristiswa dalam foto yang diposting dalam akun medsos.

“Tanpa memberikan caption pun sebenarnya sebuah foto sudah bisa memberikan informasi. Namun foto tersebut akan memberikan informasi yang lebih lengkap jika diberikan cukup kata-kata penjelas. Minimal kita bisa mencantumkan aspek 5W dan 1H dalam caption tersebut,” demikian dijelaskan Kak Hafidh Nur Rizki.

5W dan 1H adalah prinsip utama dalam menulis berita. Unsur 5W adalah What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), dan Why (mengapa). Sedangkan 1H yang digunakan dalam liputan berita adalah How (bagaimana). Unsur 5W dan 1H yang tertulis dalam sebuah unggahan foto liputan pramuka jurnalis dapat memberikan dampak yang lebih besar dalam menyebarluaskan informasi kegiatan kepramukaan kepada masyarakat.

Kak Hafidh Nur Rizki juga memberikan saran agar menulis caption secukupnya saja. Tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek. “Jurnalis pramuka perlu memahami konsep 5W dan 1H. Tulis secukupnya saja. Kalau terlalu panjang, netizen akan bosan membacanya,” imbuhnya di akhir diskusi.

Gathering online Indonesian Scout Journalist Jawa Timur Region 5 akan dilaksanakan kembali dalam waktu dekat. Tujuan diskusi online komunitas jurnalis pramuka ini adalah untuk berbagi informasi tips dan trik membuat liputan berita yang lebih baik. Setiap anggota komunitas pewarta pramuka diharapkan dapat mengembangkan minat mereka dalam kegiatan jurnalistik.

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia kerap menyebarkan hastag setiap pramuka adalah kantor berita. Hal ini bermakna bahwa setiap anggota pramuka diharapkan dapat menyampaikan berita positif di tengah pandemi yang sedang berlangsung di Indonesia. Asupan konten informasi yang disebarkan melalui akun media sosial hendaknya memberikan manfaat, menumbuhkan semangat hidup, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Bagaimana dengan pengalaman Anda aktif berbagi foto di media sosial? Apakah Anda juga menerapkan konsep jurnalistik 5W dan 1H dalam memberikan caption untuk setiap foto yang Anda bagikan? Silakan berbagi pengalaman pada kolom komentar di bawah ini.

Bagikan tulisan ini:

4 Replies to “Gathering Online Indonesian Scout Journalist Jawa Timur Region 5”

  1. Acara yang sangat bagus Kak. Semoga saya bisa berkumpul dengan kawan-kawan Pramuka jurnalis Jawa Timur lainnya di kesempatan mendatang.

  2. Bgmn cara gabung komunitas pramuka jurnalis kak? Aku pengen belajar meliput kegiatan perkemahan pramuka.

  3. Jurnalistik dalam kegiatan pramuka harus tetap dilakukan supaya anak-anak muda terasah kemampuannya dalam menganalisis sebuah peristiwa dan mengabarkannya menjadi sebuah fakta.

  4. Apakah Pramuka jurnalis masih bisa melakukan kegiatan liputan di masa pandemi seperti ini? Sepertinya sekarang sudah banyak berkurang kegiatan pramuka di lapangan. Yang tersisa hanyalah webinar webinar online untuk para Pramuka yang sudah melek teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *