SCENES, Dialog Pramuka Program Peduli Alam dan Lingkungan Hidup

Simbol Patrimonito Anggota Pramuka Pelestari Warisan-warisan di dunia
Simbol Patrimonito, Anggota Pramuka Pelestari Warisan-warisan di dunia

Scout Centre of Excellence for Nature and Environment (SCENES) adalah tempat yang sangat istimewa. Program SCENES merupakan pusat pelestarian alam yang dibuat untuk menghasilkan komitmen jangka panjang secara bersama dalam melindungi lingkungan dari kerusakan. Program SCENES sekaligus bertujuan mempromosikan pemahaman terhadap usaha pelestarian lingkungan di kalangan remaja dan pemuda. Inilah topik diskusi pramuka online lewat video konferensi Zoom hari ini Selasa, 23 Juni 2020 setelah pekan lalu membahas Program Patrimonito dan Ticket to Life untuk anak jalanan.

Program SCENES berkomitmen untuk melindungi lingkungan alam, mengurangi dampak dari perusakan lingkungan alam, dan memungkinkan setiap orang terhubung dengan pusat perlindungan lingkungan alam. Kegiatan pramuka yang dilaksanakan di pusat-pusat pengembangan SCENES bertujuan untuk mendekatkan anggota pramuka dengan alam sehingga sinergi keduanya bisa menghasilkan komitmen pribadi setiap anggota pramuka dalam usaha pelestarian alam. Melalui program ini, anggota pramuka bukan hanya hidup berinteraksi dengan manusia melainkan juga dengan alam sekitarnya.

Program SCENES yang dilaksanakan badan pramuka dunia ditujukan untuk anggota pramuka maupun non-pramuka di seluruh dunia. Apakah Anda saat ini anggota pramuka aktif maupun hanya sekedar pecinta dunia kepramukaan bisa bergabung dalam program perlindungan alam ini. Kegiatan SCENES dilakukan dengan cara memberi contoh kegiatan yang positif dalam usaha melestarikan lingkungan alam maupun perlindungan komunitas lokal di sekitar tempat tinggal anggota pramuka.

Kegiatan pramuka dengan konsep SCENES berwujud ketersediaan aktivitas pendidikan secara nyata yang dijalankan untuk anggota anggota pramuka dan latihan anggota pramuka di bidang kepemimpinan. Program-program SCENES dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang menunjang anggota pramuka agar lebih antusias dan termotivasi dalam memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian lingkungan tempat tinggal mereka.

Sejarah SCENES

Program SCENES dibangun sejak tahun 1990 atas inisiatif dari organisasi Gerakan Pramuka Dunia atau the World Organization of the Scout Movement (WOSM). Sembilan pusat pelatihan kepanduan di seluruh dunia telah dibangun dengan melibatkan manajemen lingkungan hidup yang mempraktekkan pada program pendidikan kecintaan terhadap lingkungan. Saat ini terdapat 35 pusat-pusat pengembangan SCENES di seluruh dunia, yaitu:

  1. Australia: Eprapah
  2. Austria: Bundeszentrum Wassergspreng
  3. Austria: Pfadfinderdorf Zellhof
  4. Austria: Techuana
  5. Brasil :  Base Escoteira de Pesquisa e  Educaç?o Ambiental Goiás
  6. Brasil  : Campo Escoteiro
  7. Canada: Attawandaron Scout Reserve
  8. Canada: Blue Springs Scout Reserve
  9. Canada: Camp Opemikon
  10. Canada: Haliburton Scout Reserve
  11. Canada: Mount Nemo Scout Camp
  12. China, Scouts of: Camp Nautilus
  13. Costa Rica: Campo Escuela Nacional Iztarú
  14. Czech Republic: Kapraluv mlyn, Scout Environmental Education Centre
  15. Denmark: Houens Odde International Scout Centre
  16. Denmark: Naesbycentret – www.naesbycentret.dk
  17. Denmark: Stevninghus
  18. France: Jambville
  19. Germany: Bundeszentrum Immenhausen
  20. Germany: VCP Guide and Scout Centre
  21. Germany: Westernohe
  22. Lithuania: Scout Valley
  23. Luxembourg: Misaershaff Youth training centre
  24. Luxembourg: Neihaischen
  25. Malaysia : Gilwell Scouts Nature Park Sandakan (Gilwell SNP Sandakan)
  26. Mexico: Centro Scout Meztitla
  27. Nepal: Kakani International Training Centre
  28. Netherlands: Buitencentrum Gilwell Ada’s Hoeve
  29. Netherlands : Scoutcentre Buitenzorg
  30. Netherlands: Estate Zeewolde
  31. Netherlands: Scout Centre Rotterdam
  32. Portugal: Drave Scout Centre
  33. Switzerland: World Scout Centre, Kandersteg International Scout Center
  34. United Kingdom: Brownsea Island
  35. United States: The Florida Sea Base

Pusat-pusat pelatihan kepramukaan tersebut menjadi diakui sebagai program yang resmi dari WOSM. Pusat pelatihan kepramukaan untuk kecintaan terhadap lingkungan hidup ini telah diakui secara internasional berkat keterlibatan mereka dalam manajemen lingkungan hidup dan pendidikan pelestarian lingkungan hidup. Konsep SCENES telah dites di seluruh dunia dan telah terbukti bisa dipraktekan relevan dan penting di seluruh dunia.

Program pramuka peduli lingkungan telah diluncurkan secara global pada tahun 2008 bersamaan dengan acara konferensi pramuka dunia yang ke-38. Konferensi tersebut menempatkan SCENES sebagai komponen kunci dari lompatan berfikir kedepan yang berfokus pada usaha pelestarian lingkungan oleh organisasi kepanduan dunia.

Sebagai organisasi pergerakan pemuda di tingkat dunia, kepramukaan ditempatkan pada posisinya yang sangat bagus untuk membuat perbedaan yang besar dalam mengikat masyarakat muda dengan lingkungannya. Pokok-pokok pemikiran program SCENES sekarang diterima secara luas di seluruh dunia sebagai bagian penting dalam pengembangan pusat-pusat kepramukaan di seluruh dunia.

Melalui dukungan jaringan kerja program SCENES dan sistem akreditasi yang bagus memungkinkan pusat-pusat pelatihan kepramukaan untuk melaksanakan tujuan pendidikan lingkungan mereka dan mendapatkan keuntungan penuh dari komitmen mereka dalam pelestarian lingkungan.

Bagikan tulisan ini:

5 Replies to “SCENES, Dialog Pramuka Program Peduli Alam dan Lingkungan Hidup”

  1. Salam pramuka! Tetap semangat kak Agus. Tulisan2 Anda sangat inspiratif. Anak muda hrs didekatkan dgn kegiatan pelestarian alam supaya mereka merasa dibutuhkan masyarakat.

  2. Sudah saatnya kita kembalikan pramuka ke pecinta alam. Sepertinya lama sekali pramuka tdk kembali ke alam.

  3. Menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mencintai lingkungan tidak bisa dilakukan dalam waktu sehari dua hari. Butuh Waktu bertahun-tahun sampai masyarakat memahami dan tumbuh kesadaran dalam diri mereka sendiri.

  4. Kegiatan pramuka di saat pandemi seperti ini memang harus banyak melibatkan alam. Terutama para pecinta alam harus banyak bekerja untuk menyembuhkan kembali alam yang yang bertahun-tahun dirusak oleh manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *