Kedudukan Maqashid Syariah dalam Ekonomi Islam

Could principles of Islamic finance feed into a sustainable economic system
Could principles of Islamic finance feed into a sustainable economic system – Image taken from Pinterest.com

Apakah pengertian maqashid syariah? Bagaimanakah Kedudukan Maqashid Syariah dalam Ekonomi Islam? Bagaimana peran hukum-hukum Islam dalam mengatur aktifitas ekonomi?

Maqashid al-Syari’ah terdiri dari dua kata yaitu maqashid dan asy-syari’ah. Secara bahasa, maqashid merupakan jama’ dari kata maqshid yang berarti kesulitan dari apa yang ditujukan atau dimaksud. Secara akar bahasa, maqashid[1] berasal dari kata qashada, yaqshidu, qashdan, qashidun, yang berarti keinginan yang kuat, berpegang teguh, dan sengaja. Namun, dapat juga diartikan dengan menyengaja atau bermaksud kepada (qashada ilaihi)[2]. Sebagaimana firman Allah SWT: “Wa’alallahi Qashdussabili”, yang artinya, Allah lah yang menjelaskan jalan yang lurus. Continue reading “Kedudukan Maqashid Syariah dalam Ekonomi Islam”

Perbedaan Ilmu Ekonomi dan Sistem Ekonomi

Islamic finance a global phenomenon - European expert The main challenge facing Islamic economy is poor understanding of Muslim consumers and their needs, according to Professor Laurent Marliere
Islamic finance a global phenomenon – European expert The main challenge facing Islamic economy is poor understanding of Muslim consumers and their needs, according to Professor Laurent Marliere

Apakah Perbedaan Ilmu Ekonomi dan Sistem Ekonomi? Benarkah ekonomi Islam hanya sekedar wacana yang belum pernah dipraktekkan?

Dalam pembelajaran makro ekonomi Islami ini, kita tidak membedakan antara ilmu ekonomi positif dan ilmu ekonomi normatif. Ilmu ekonomi positif adalah ilmu ekonomi normatif, dan ilmu ekonomi normatif adalah ilmu ekonomi positif. Artinya, segala ilmu ekonomi positif hakikatnya adalah ilmu ekonomi normatif. Mengapa demikian? Continue reading “Perbedaan Ilmu Ekonomi dan Sistem Ekonomi”

Kritik Post Autistic Economics dan Perkembangan Ekonomi Islam Kontemporer

Kritik Post Autistic Economics dan Perkembangan Ekonomi Islam Kontemporer - Logo Halal
Kritik Post Autistic Economics dan Perkembangan Ekonomi Islam Kontemporer – Logo Halal

Dalam sejarah ilmu ekonomi, kelompok Post Autistic Economics pernah menyampaikan kritik yang menggugat tendensi monopolisasi metodologis oleh pendekatan neoklasik. Menurut kelompok ini, ekonomi seharusnya didekati melalui berbagai metode yang memungkinkan untuk dijelaskan secara lebih komprehensif, termasuk pula memberikan kesempatan kepada agama untuk ikut serta dalam proses pengembangan teori-teori ekonomi yang lebih pluralistik. Adakah hubungan kelahiran Ekonomi Islam dengan kelompok tersebut?

Tidak ada. Meski demikian kehadiran ekonomi Islam kontemporer tidak dipicu oleh keberadaan para ahli ekonomi yang tergabung dalam kelompok Post Autistic Economics yang menentang kemapanan tersebut. Ekonomi Islam tidak lahir karena adanya kritik tersebut. Ekonomi Islam merupakan ilmu ekonomi yang sudah berkembang sejak jaman Nabi Muhammad walaupun pada saat itu penyusunan literatur ilmu Ekonomi Islam tidak dilakukan penataan serapi ilmu ekonomi modern saat ini. Ekonomi Islam pada masa tersebut sudah menunjukkan kemampuannya dalam menjawab kebutuhan masyarakat, bahkan hingga masa kini. Continue reading “Kritik Post Autistic Economics dan Perkembangan Ekonomi Islam Kontemporer”