Ojo Meliki Darbeking Liyan

Pembangunan istana Kerajaan Pulau Majeti oleh para anak buah Prabu Selang Kuning
Pembangunan istana Kerajaan Pulau Majeti oleh para anak buah Prabu Selang Kuning

Bagaimana kabar kawan blogger Jombang hari ini? Semoga aktifitas Anda hari ini sukses dan bahagia selalu. Tahukah Anda bahwa masyarakat Jawa memiliki nasehat kehidupan yang inspiratif dalam bekerja? Kalimat bijak Bahasa Jawa tersebut berbunyi ojo meliki darbeking liyan. Kata-kata bijak Bahasa Jawa ini mengandung nasehat agar Anda jangan punya keinginan memiliki hak orang lain.

Sudjono menyatakan bahwa setiap orang terlahir diberi karunia oleh Tuhan dengan harta dan kemampuan sendiri-sendiri. Jadi tidak ada gunanya iri dan dengki kemampuan orang lain. Yang harus dilakukan adalah meningkatkan kemampuan diri dan terus menggali potensi diri saja. Mensyukuri pemberian Tuhan tidak akan menyakiti diri Anda sendiri. Teruslah berusaha memanfaatkan segala kemampuan diri agar Anda bertumbuh menjadi manusia tangguh.

Bila secara emosional kita jengkel maka bagian otak yang disebut amigdala (bagian otak tengah) terlalu aktif, kemampuan konsentrasi pada daerah prefrontal (otak depan bawah) akan terganggu dan sulit fokus maka jangan dengki dan konsentrasi saja pada usaha-usaha kita untuk maju. Anda bisa dapati kenyataan bahwa tetangga di sebelah rumah Anda adakalanya bergosip sepanjang hari atas kekayaan orang lain. Itulah ekspresi manusia iri dengki. Tentu Anda tidak ingin dianggap sama halnya dengan mereka.

Sadarilah bahwa Tuhan memberikan segala sesuatu sesuai dengan kebutuhan hidup Anda, bukan keinginan Anda. Mengapa? Karena keinginan manusia tidak terbatas sementara kebutuhan manusia sesungguhnya terbatas. Mau bukti? Anda sering hobi memborong makanan jelang buka puasa sementara kapasitas perut Anda terbatas. Paling-paling dua piring makan sudah cukup untuk memenuhi ruang pencernaan Anda. Selebihnya akan terbuang sia-sia di lemari penyimpanan makanan.

Bersyukurlah atas pencapaian hari ini. Bekerja keraslah untuk kehidupan yang lebih baik. Jangan kotori hati dengan iri dengki. Ingat! Rejeki, jodoh dan kematian sudah ada takdirnya masing-masing. Takdir Tuhan tidak pernah tertukar. Semoga artikel nasehat bijak Bahasa Jawa ini bisa memberi manfaat dalam menambah motivasi hidup Anda. Semoga terinspirasi bersama blog The Jombang Taste!

Daftar Pustaka:

Sudjono. 2013. Nguri-uri Pitutur Luhur Falsafah Adi Luhung. CV. Karya Mandiri Sentosa: Ngawi

4 Replies to “Ojo Meliki Darbeking Liyan”

  1. iri tanda tak mampu. biasanya kalau gagal melebih prestasi tetangga, maka ibu-ibu akan ngegosip rame-rame.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *