Tidak Ada Persahabatan Sejati, Yang Ada Adalah Sahabat Karena Kesamaan Tempat

Tidak Ada Persahabatan Sejati, Yang Ada Adalah Sahabat Karena Kesamaan Tempat
Tidak Ada Persahabatan Sejati, Yang Ada Adalah Sahabat Karena Kesamaan Tempat

Pengalaman saya membuktikan persahabatan sejati tidak bisa dipertahankan sampai kekal selama-lamanya. Sekuat apapun kita berusaha menggandeng sahabat dalam suka dan duka, tetap saja suatu saat kita akan melepaskan dia pergi dengan kehidupannya sendiri. Sehebat apapun usaha yang kita lakukan untuk menguatkan langkah bersama, satu ketika kita harus mengikhlaskan dia menempuh kehidupan yang jauh dari jangkauan kita.

Pernikahan dan pindah kerja hanyalah dua alasan kecil diantara ribuan alasan lain mengapa kita tidak perlu bersusah payah membina persahabatan terlalu serius. Bersahabatlah dalam kadar-kadar tertentu. Yang bisa kita dapatkan tidak lebih sebuah persahabatan yang didasari oleh kesamaan tempat. Kita bisa membentuk hubungan persahabatan karena kita berada dalam satu tempat bersama orang lain dalam kurun waktu yang lama.

Persahabatan karena didasari kesamaan tempat dapat tumbuh karena kita memiliki visi dan misi yang sama dalam menjalankan sebuah kegiatan. Boleh jadi kegiatan tersebut berhubungan dengan pekerjaan atau profesi dan kegiatan kemasyarakatan. Atau bahkan visi dan misi tersebut terbentuk karena ikatan pernikahan. Ya, ada yang berpikiran bahwa pernikahan dengan suami atau isteri yang kita cintai adalah sebuah bentuk lain dari persahabatan sejati.

Kawan Sejati Manusia Hanyalah Amal

Apakah Anda masih ingat salah satu lirik lagu yang dipopulerkan oleh Opick berikut ini?

Bila waktu telah berhenti,

kawan sejati hanyalah amal.

Bila waktu telah terhenti,

kawan sejati tinggallah sepi.

 Secara tersirat lirik ini menyatakan bahwa dunia beserta semua isinya satu saat kelak tidak akan bisa menemani manusia selamanya. Yang mampu menjadi kawan sejati adalah amal perbuatan kita. Jadi, titik beratnya adalah pada perbuatan, bukan pada sosok manusia yang berkawan dengan kita. Sengotot apapun kita mempertahankan persahabatan, toh pada akhirnya jalan kehidupan memiliki alur yang penuh misteri dan tidak bisa kita duga sebelumnya.

Roda kehidupan terus berputar dan kita harus selalu siap menerima kenyataan pahit dan manis kehidupan. Jika kita menemukan sahabat baru maka kita harus bersyukur. Itu artinya terbuka peluang membangun silaturahmi dan menanam kebaikan terhadap sesama. Sebaliknya, ketika kita harus kehilangan sahabat pun tidak boleh mendramatisir keadaan. The life will fix itself. Akan datang sahabat baru yang mampu memberi warna berbeda dalam hidup Anda.

Semoga artikel ini bisa menjadi inspirasi bagi Anda. Enjoy blogging, enjoy writing!

2 Replies to “Tidak Ada Persahabatan Sejati, Yang Ada Adalah Sahabat Karena Kesamaan Tempat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *