Jombang Ubah Gedung Sekolah Dasar Jadi Posko Pencegahan Wabah Virus Corona

Gambar ilustrasi virus corona Covid-19 - Gambar diambil dari website tci-research.com
Gambar ilustrasi virus corona Covid-19 – Gambar diambil dari website tci-research.com

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang malam ini (4/4/2020) mengeluarkan surat edaran yang bersifat darurat kepada setiap kepala sekolah dasar di seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Surat edaran tersebut berisi himbauan kepada Kepala SD untuk melaksanakan koordinasi dengan kepala desa setempat sebagai upaya pencegahan wabah virus Corona (Covid-19) di lingkungan desa atau kelurahan tersebut.

Setiap kepala sekolah dasar diharuskan berkoordinasi dengan kepala desa setempat untuk memindahkan posko pencegahan wabah virus Corona dari balai desa atau kantor desa setempat ke gedung sekolah dasar di desa tersebut. Jika kelurahan atau desa tersebut memiliki lebih dari satu lembaga sekolah dasar maka setiap kepala desa harus bermusyawarah untuk menentukan lokasi terbaik untuk dijadikan posko penanganan tanggap bencana wabah virus Corona.

Kebijakan alih fungsi gedung SD ini serta merta menunjukkan bahwa penyebaran wabah virus Corona di wilayah kabupaten Jombang tidak bisa dianggap remeh. Sampai tulisan ini terbit setidaknya telah ditemukan seorang pasien yang dikonfirmasi positif mengidap virus corona. Artinya masyarakat Kabupaten Jombang harus meningkatkan kewaspadaan mereka terhadap berbagai kemungkinan penularan virus Corona, baik secara kontak fisik maupun pemakaian fasilitas umum secara bersama-sama yang tidak mereka sadari telah terinfeksi Virus Corona.

Pemilihan gedung sekolah dasar sebagai posko tanggap penanganan virus Corona dinilai tepat mengingat setiap desa atau kelurahan di Kabupaten Jombang setidaknya memiliki sebuah lembaga pendidikan sekolah dasar. Selain itu, pertimbangan lainnya adalah gedung sekolah dasar tidak akan digunakan sebagai kegiatan belajar mengajar hingga tanggal 1 Juni 2020 mendatang. Para siswa sekolah dasar akan kembali belajar di sekolah mulai 2 Juni 2020 sehingga masa kekosongan ruang kelas dapat digunakan untuk penanganan pencegahan virus Corona di lingkungan desa setempat.

Tanggungjawab pengelolaan posko tanggap corona berada pada setiap kepala desa masing-masing. Sampai tulisan ini diterbitkan, penulis mendapatkan informasi bahwa belum ada anggaran dana dari pemerintah daerah yang dikucurkan untuk membantu pemerintah desa membangun posko tanggap corona. Kendati demikian, pemerintah desa diberikan keleluasaan menggunakan dana desa untuk melakukan pembelanjaan kebutuhan posko tanggap corona. Mari kita semua bekerjasama dan berdoa agar pandemi virus corona ini segera berhenti di bumi Indonesia.

Bagikan tulisan ini:

2 Replies to “Jombang Ubah Gedung Sekolah Dasar Jadi Posko Pencegahan Wabah Virus Corona”

Tinggalkan Balasan ke Zainal Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *