Hindari Lelucon Yang Tidak Pantas Dalam Pergaulan Hidup

Pergilah kau dari hadapanku
Pergilah kau dari hadapanku

Saat menulis draft ataupun berkomentar dalam sebuah artikel, biasanya kita asyik dengan dunia milik sendiri. Hingga terkadang lupa bahwa di seberang sana masih ada orang-orang yang terlibat dalam pembicaraan. Akibatnya, kita jadi lepas kendali dan tanpa sengaja ‘menyenggol’ titik sensi seseorang.

Idealnya sih kita bisa menghindari melanggar privasi orang dengan membahas aib tersebut di halaman blog, meskipun ditutupi dengan lelucon yang sempurna. Kelihatannya hal ini sepele, namun siapa sangka hal remeh ini mempengaruhi hubungan ke depan. Mungkin kita nggak muluk-muluk memikirkan hubungan JV jangka panjang ataupun pedekate calon pendamping hidup, tapi tentu nggak seru kalau ada duri di balik blowalking. Continue reading “Hindari Lelucon Yang Tidak Pantas Dalam Pergaulan Hidup”

Praktek Konfrontasi Krusial Dalam Blogging

Pada artikel sebelumnya saya telah menulis resensi buku Crucial Confrontations. Namun yang saya bagi hanya bagian pembuka saja, belum kepada jeroannya. Nah, kali ini saya membahas lebih lengkap teknik konfrontasi krusial, khususnya buat blogger. Apa saja hal yang patut diketahui? Ini dia.

1. Benahi diri sendiri dulu.

Ketika menghadapi konfrontasi krusial, yang perlu diketahui bahwa kita harus membenahi diri sendiri dulu. Kita tidak bisa langsung terjun dengan tekad akan ‘membenahi orang lain’ dan mengharapkan hasil yang baik yang kita inginkan. Buru-buru mengubah pemikiran orang lain, sesungguhnya, kita hanya bisa mengubah diri kita sendiri. Continue reading “Praktek Konfrontasi Krusial Dalam Blogging”

Crucial Confrontations: Seni Berdebat Secara Efektif

Resensi buku datang lagi! Kali ini judulnya agak sangar: Crucial Confrontations. Buku ini ditulis secara keroyokan oleh 4 sekawan Kerry Patterson, Joseph Grenny, Ron McMillan dan Al Switzler. Buku yang saya punya adalah versi Bahasa Indonesia dengan penerbit Gramedia Pustaka Utama.

Kalau Anda browsing Amazon.com maka akan menemukan beberapa perbedaan antara edisi asli yang berbahasa Inggris dengan edisi terjemahan Indonesia. Yang pertama adalah desain sampul buku. Lalu yang kedua adalah tagline yang dipilih oleh translator, yaitu Perangkat Andal, Teruji dan Praktis Untuk Meningkatkan Kinerja Perorangan dan Kesuksesan Organisasi. Continue reading “Crucial Confrontations: Seni Berdebat Secara Efektif”