Semarak Puasa Sunah Bulan Rajab di Sekolahku

Semangat Anti Padam Untuk Siswa SDN Catakgayam 1 Mojowarno di Perayaan Idul Adha Tahun 2017
Semangat Anti Padam Untuk Siswa SDN Catakgayam 1 Mojowarno di Perayaan Idul Adha Tahun 201

Bulan Rajab telah memasuki pertengahan bulan. Para siswa di SDN Latsari Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang menyambutnya  dengan hati gembira. Mereka pun selalu membaca doa di bulan Rajab setiap kali akan memulai pelajaran.

Allahumma
bariklana
Fi rojaba
wa sya’bana
wa balighna
Romadhona
Ya Allah berkahilah kami
di bulan Rajab
dan Sya’ban
dan sampaikanlah
kami menikmati
bulan Romadhon

Lantunan doa itu terdengar setiap hari di sekolah. Mereka berdoa dengan teks di atas saat berada di dalam kelas maupun ketika murid-murid melakukan pujian sebelum melaksanakan shalat jamaah Dzuhur. Mereka bergantian melakukan doa bulan Rajab ini dengan teman-temannya. Anak-anak tampak antusias menyanyikan lagu yang berisi doa ini melalui pengeras suara musholla.

Selain doa di bulan Rojab penulis juga mengajarkan lagu pujian bulan Rajab dalam bahasa Jawa. Liriknya seperti ini:

Para muslimin pada bungah

Matur syukur alhamdulillah

Sasi Rejeb tanggal pitu likur

Allah animbali Kanjeng Rasul

Nabi Muhammad kedawuhan

Amriksani isine alam

Berangkate saka negara Mekah

Tekan Masjid Aqsa Palestina

Tekan ing Masjid

munggah ing langit

Amriksani isen-iseni

Lan pinanggih para nabi-nabi

Para salam lan puji puji

Ini adalah tahun ketiga penulis mengajar sebagai guru muatan lokal keagamaan Islam di sekolah dasar negeri. Berbagai kebiasaan baru telah penulis tanamkan sejak 3 tahun lalu, termasuk juga ketika menginjak bulan Rajab seperti saat ini. Pembiasaan melaksanakan doa Asmaul Husna masih berlanjut dan dilakukan oleh siswa-siswa sekolah dasar.

Anak-anak tampak antusias mengikuti berbagai pembiasaan karakter di sekolah. Khusus untuk bulan Rojab ini anak-anak disarankan untuk melakukan puasa sunnah di bulan Rajab. Hal itu telah dilakukan sejak dua minggu lalu. Mereka tampak giat mengikuti berbagai kegiatan keagamaan di sekolah dan kegiatan agama bersama masyarakat di rumah.

Salah satu tantangan paling besar yang harus dilakukan oleh murid sekolah dasar adalah berpuasa seharian penuh sejak adzan subuh sampai dengan adzan maghrib. Berpuasa seharian penuh tidak mudah dilakukan oleh anak-anak. Mereka terbiasa membeli jajan ketika waktu istirahat sekolah. Tentu tidak mudah bagi mereka untuk berhenti membeli makanan ringan ketika jam istirahat.

Melaksanakan puasa sunnah di bulan Rajab bagi murid-murid besar juga tidak mudah karena adik-adik kelas mereka yang ada di kelas 1 dan kelas 2 kebanyakan tidak berpuasa. Pada saat murid-murid kelas 1 dan kelas 2 makan jajan tentu saja kakak kelas mereka mulai dari kelas 3, 4, 5, dan 6 tergoda untuk membeli makanan yang sama.  Memang inilah naluri anak-anak untuk membeli jajan dan mencontoh perlakuan-perlakuan teman-teman mereka.

Walaupun anak-anak belum mampu melaksanakan puasa sunnah selama satu bulan penuh di bulan Rajab, namun setidaknya mereka telah belajar berpuasa satu hari saja di bulan Rajab. Puasa Sunnah di bulan Rajab bisa dilakukan anak-anak sebagai persiapan melaksanakan puasa wajib di bulan Romadhon yang akan datang sebentar lagi.  Semoga kegembiraan yang mereka miliki saat ini bisa bertahan hingga bulan Romadhon mendatang dan seterusnya.

Bagikan artikel ini melalui:

6 Replies to “Semarak Puasa Sunah Bulan Rajab di Sekolahku”

  1. kebiasaan baik akan berdampak baik utk anak-anak muslim. lanjutkan pak guru. semoga kita selalu dapat petunjuk Alloh.

  2. Saya jadi ingat jangan kecil saya dulu kalau bulan Rajab selalu senang karena banyak makanan gratis dikirim oleh tetangga di sekitar rumah.
    sekarang tinggal di kota sudah tidak terlalu terasa nuansa bulan Rajab karena mereka sudah tidak peduli perayaan bulan Rajab. Hiks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *