Workshop Membuat Alat Peraga Edukasi Bersama Kak Pranowo di Graha Gus Dur Jombang

Suasana kelas yang bersih dan menyenangkan merupakan syarat utama kegiatan belajar yang efektif untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Oleh karena itu setiap pendidik PAUD harus kreatif menciptakan lingkungan belajar yang menggembirakan sekaligus mencerdaskan anak. Kreatifitas itu seringkali tidak hadir begitu saja tapi harus dirangsang dengan beragam pelatihan berkala.

Salah satu bentuk kreasi guru PAUD dalam mengajar kanak-kanak adalah membuat Alat Peraga Edukasi (APE). Hari ini (14/03/2019) telah dilaksanakan pelatihan membuat alat peraga edukasi untuk guru-guru PAUD dan masyarakat umum Jombang. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB di Graha Gus Dur Denanyar, Jombang. Halaman kantor PKB di Jombang itu telah dipenuhi antusias para pendidik anak usia dini sejak pagi. Mereka datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jombang.

Kaligrafi Santri TPQ Al-Mujahiddin
Kaligrafi Santri TPQ Al-Mujahiddin

Acara ini bernama “Workshop Kreatifitas, 6 Aspek Perkembangan Jadi Permainan.” Sub tema Workshop kreatifitas guru PAUD ini adalah Kreatifitas Barang Bekas untuk APE di Kelas. Tema yang diusung sangat menarik di tengah menyeruaknya anjuran Pemerintah untuk menggunakan produk-produk daur ulang yang ramah lingkungan. Membuat media pembelajaran berbahan bekas berfungsi ganda. Selain mengurangi pencemaran lingkungan juga mengajarkan anak bersyukur terhadap nikmat pemberian Tuhan.

Training Membuat Media Pembelajaran

Tampil sebagai narasumber utama pelatihan membuat APE adalah Kak Pranowo. Kak Pranowo telah dikenal luas sebagai trainer outbond anak dan pakar pendidikan usia dini. Kak Pranowo menyapa sekitar 100 orang peserta pelatihan dengan ice breaking yang heboh. Setiap peserta dibuat bergembira dengan tampilan unik dan permainan menguji konsentrasi pikiran. Canda-tawa menyelimuti ruangan acara. Tidak satu pun tampak peserta canggung.

Setiap peserta memiliki tata rias unik. Wajah mereka memakai perekat kertas warna putih. Alhasil, semua peserta merasa tidak biasa dan sangat bersemangat mengikuti acara. Para peserta telah siap berkreasi. Sebagian besar mereka mengaku kesulitan mendapatkan ide membuat APE. Acara ini tepat sekali menjawab kebutuhan mereka.

Menggunakan Bahan Bekas

Para peserta Workshop kemudian diberikan kesempatan berbagi masalah dan bertukar pikiran terkait metode pengajaran anak usia dini. Kak Pranowo memberikan wawasan baru bagi setiap peserta Workshop. Kak Pranowo juga menawarkan solusi cara membuat APE yang keren. Setiap peserta sebelumnya telah mendapat tugas membawa sejumlah barang bekas dari rumah. Misalnya tali kur, botol bekas, gunting, bola, kantong kresek, dan lain-lain. Itulah bekal mereka berkreasi hari ini.

Ratusan peserta yang memadati Aula Graha Gus Dur kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok diberikan tugas membuat APE berdasarkan tema yang telah ditentukan. Misalnya, tema diri sendiri, tema kebutuhan, tema alam semesta, tema lingkungan, tema tanaman, dan beberapa sub tema lainnya. Kreasi terbaik akan mendapatkan hadiah dari panitia pelaksana.

Respons Peserta Workshop

Sebagian besar peserta Workshop mengaku puas dengan kegiatan hari ini. Mereka merasa banyak mendapatkan ilmu baru dari Workshop Kreatifitas APE ini. Interaksi dengan sesama peserta juga memberikan pengalaman yang seru dan tidak terlupakan.

“Saya tidak mengantuk sedikitpun selama workshop berlangsung. Pematerinya hebat dan acaranya heboh,” ujar Bunda Shofiatun.

“Guru hebat bukanlah Superman, tapi Superteam,” imbuh Bunda Tatik.

Workshop kreatifitas ini berakhir menjelang pukul 15.00 WIB. Setiap peserta lantas membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. “Semoga kegiatan hari ini bisa memberi manfaat untuk pendidikan anak usia dini di Jombang,” pungkas Kak Pranowo.

Bagikan tulisan ini:

9 Replies to “Workshop Membuat Alat Peraga Edukasi Bersama Kak Pranowo di Graha Gus Dur Jombang”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *