Asyik! Jelajah Alam Sawah Dusun Guwo Bersama Pramuka Penggalang SDN Latsari

Fun Games Gerakan Pramuka Siaga
Fun Games Gerakan Pramuka Siaga – Lomba Rally Karet Gelang

Hari ini (12/10/2019) saya mengajak 45 orang adik-adik Pramuka Penggalang Gugus Depan SDN Latsari untuk mengikuti kegiatan penjelajahan alam. Mereka membutuhkan penyegaran pikiran setelah mengikuti kegiatan Penilaian Tengah Semester (PTS) selama sepekan. Setiap anak tentu saja memiliki tingkat ketahanan stress yang berbeda-beda.

Kegiatan penjelajahan alam ini diharapkan bisa mengurangi pengaruh kejenuhan belajar di sekolah. Selain itu, penjelajahan alam juga bermanfaat memperkenalkan lingkungan desa kepada para anggota pramuka karena selama ini tidak semua anak memiliki kesempatan untuk bermain secara bebas di luar ruangan.

Acara latihan pramuka diawali dengan upacara pembukaan latihan di halaman sekolah. Para petugas upacara pun mulai bergantian dari regu yang belum pernah bertugas. Mereka melaksanakan tugas sebagai petugas dengan cukup baik meskipun masih membutuhkan bimbingan. Upacara pembukaan latihan pramuka berlangsung selama 15 menit. Setelah itu semua siswa bersiap dengan regunya masing-masing untuk mengikuti kegiatan belajar di luar ruangan.

Penjelajahan Alam Desa

Saya mengambil rute penjelajahan lingkungan desa dimulai dari arah belakang sekolah menuju ke perkampungan warga pada sisi timur Dusun Guwo Desa Latsari Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Titik istirahat pertama di sudut timur laut Dusun Guwo. Lokasi ini merupakan tempat yang cukup teduh. Mereka menikmati minuman yang dibawa.

Adik-adik Pramuka Penggalang menikmati waktu bersantai dengan cara duduk di pematang sawah dengan hembusan angin semilir dari pucuk-pucuk pohon bambu. Udara tadi siang cukup panas. Pukul sepuluh pagi matahari bersinar sangat cerah. Adik-adik Pramuka Penggalang pun tampaknya tak sabar untuk melanjutkan perjalanan penjelajahan alam.

Selanjutnya mereka dipimpin oleh regu laki-laki paling senior dari kelas 6. Regu itu memimpin pada barisan paling depan melalui pematang sawah yang lebarnya tidak lebih dari setengah meter. Perjalanan ini cukup menyenangkan. Canda dan tawa teriringi sepanjang waktu. Kadang mereka bernyanyi untuk melepas lelah.

Beberapa anak tampak terjatuh dari jalur pematang sawah namun ia segera terbangun dan berjalan kembali dengan cepat. Teman-temannya satu regu pun cukup sportif bagi anak yang baru pertama kali keluar rumah. Mereka mau saling membantu temannya yang terjatuh dan menunggu hingga berjalan bersama.

Panas Bukan Halangan

Kegiatan jalan kaki mengeliling sawah dan perkampungan dilanjutkan dengan menyusuri jalan turunan curam di ngarai sungai desa. Sungai itu berbatasan langsung dengan pemakaman umum. Saya awalnya tidak menyetujui rute penjelajahan kesini. Namun adik-adik Pramuka Penggalang ini rupanya sangat antusias untuk menempuh rute perjalanan yang terbilang tidak biasa ini.

Akhirnya saya pun harap-harap cemas menjaga mereka dari arah belakang. Penjelajahan kali ini saya sendirian membina Pramuka. Tidak ada satupun guru dari sekolah yang mendampingi sehingga saya ekstra waspada untuk menjaga keselamatan mereka. Anak-anak yang saya ajak jalan kaki berkeliling Kampung Guwo ini termasuk anak-anak yang hiperaktif sehingga perlu bimbingan lebih intens.

Cuaca siang hari yang sangat panas rupanya cukup berpengaruh terhadap kemampuan fisik anak-anak menempuh sepertiga rute terakhir. Mereka tampak kelelahan dan mengajak beristirahat di bawah pohon rindang di rumah salah satu siswa. Anak-anak itu tampak asyik bercanda dengan temannya. Mereka pun membeli makanan serta minuman dari warung yang ada di sekitarnya. Kegiatan ini sangat menyenangkan bagi mereka. Mereka bisa terbebas dari rutinitas belajar di dalam kelas untuk sesaat.

Variasi Penyegaran Belajar

Acara penjelajahan alam berakhir pada pukul 10.30 WIB. Adik-adik Pramuka Penggalang itupun kembali ke sekolah. Mereka bergegas mengemasi peralatan sekolah mereka. Mereka kemudian pulang ke rumah masing-masing dengan harapan suatu saat kegiatan ini bisa diulang kembali. Saya bersyukur kegiatan ini berjalan lancar dan tidak ada murid yang yang membuat ulah dan merepotkan warga.

Inilah salah satu manfaat penyegaran pikiran yang tidak memerlukan banyak biaya. Setiap anak memiliki hak untuk bermain dengan leluasa. Barangkali mereka tidak memiliki kesempatan bermain setiap hari karena kewajiban membantu orang tua. Penjelajahan alam merupakan kesempatan bagi mereka untuk hidup dan berkembang secara normal dan alamiah.

Kegiatan pramuka di luar ruangan seperti ini harus dilakukan secara teratur sehingga setiap anak tertarik untuk mengikuti kegiatan pramuka sampai jenjang berikutnya. Bagaimana dengan pengalaman Anda membina Pramuka di Gugus Depan? Apakah kegiatan penjelajahan Pramuka seperti ini juga berpengaruh terhadap motivasi siswa untuk mengikuti ekstrakurikuler Pramuka? Silakan berbagi pengalaman di kolom komentar.

Bagikan tulisan ini:

One Reply to “Asyik! Jelajah Alam Sawah Dusun Guwo Bersama Pramuka Penggalang SDN Latsari”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *