Serunya Bincang Pembina Pramuka Jombang Tahun 2020 Lewat Telekonferensi Zoom

Telekonferensi pembina pramuka dan pelatih pramuka Kwarcab Jombang dengan aplikasi Zoom
Telekonferensi pembina pramuka dan pelatih pramuka Kwarcab Jombang dengan aplikasi Zoom

Pandemi Corona telah memaksa aktifitas pendidikan di sekolah dan madrasah berhenti melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka. Sebagai gantinya, siswa melaksanakan pembelajaran di rumah (home learning) dengan pendampingan orang tua di rumah. Aktifitas belajar di sekolah terhenti selama wabah virus corona berlangsung. Kegiatan ekstrakurikuler pun ikut terhenti. Kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah dan madrasah telah berhenti melakukan kegiatan pelatihan di lapangan sejak Maret 2020. Diperlukan penyegaran suasana kepelatihan pramuka agar pembina pramuka tidak terlarut dalam berbagai masalah akibat pandemi ini.

Pada hari ini Sabtu, 13 Juni 2020 telah dilaksanakan acara Bincang Pembina Pramuka Kwarcab Jombang melalui aplikasi video konferensi Zoom. Aplikasi Zoom menjadi pilihan bagi banyak pihak yang berkepentingan melakukan komunikasi lintas arah dengan puluhan orang sekaligus. Koordinasi acara bincang antar pembina dan pelatih pramuka se-Kabupaten Jombang ini dilakukan melalui WhatsApp. Terhitung 50 orang peserta telah mengikuti telekonferensi yang dimulai pukul 08.30 WIB. Diskusi santai ini berlangsung selama kurang lebih dua jam. Setiap peserta mengikuti kegiatan ini di rumah maupun di sekolah masing-masing. Bincang Pembina Pramuka berakhir pada pukul 11.10 WIB.

Kak Yusuf tampil sebagai moderator Bincang Pembina Pramuka lewat aplikasi Zoom. Beliau menggawangi acara ini dengan enerjik sejak awal hingga akhir. Beberapa kali jeda diskusi diisi dengan permainan interaktif yang mengundang tawa peserta. Kebersamaan para pembina pramuka dan pelatih pramuka Kabupaten Jombang lewat Zoom hari ini bisa mengobati rasa rindu akan suasana gembira pelatihan pramuka. Meski pertemuan dalam jaringan (daring) kali ini terbilang singkat namun banyak memberi inspirasi yang baik untuk setiap peserta diskusi.

Fun Games Gerakan Pramuka Siaga
Fun Games Gerakan Pramuka Siaga – Lomba Rally Karet Gelang

Pemanfaatan Teknologi Informasi

Kak Deni dari SMA Negeri Jogoroto menyatakan bahwa eksistensi Pramuka perlu ditampakkan melalui diskusi daring lewat aplikasi Zoom seperti telah dilakukan hari ini. Semua peserta didik bisa menggunakan aplikasi Zoom untuk berlatih beberapa keterampilan kepramukaan tertentu. Hal itu sangat mungkin terjadi mengingat generasi milenial saat ini sangat adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Menjamurnya layanan wifi keluarga di berbagai pelosok desa sangat membantu kegiatan kepanduan berlangsung di rumah peserta didik.

Sementara itu Kak Umam dari MTs Al-Hidayah Keterampilan menawarkan solusi inovatif melakukan ujian Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) secara online. Peserta didik yang merasa telah siap diuji dapat mengajukan ujian daring terhadap beberapa kecakapan tertentu yang bisa dilakukan di rumah. Misalnya menghafal bacaan-bacaan ibadah, menanam pohon dan sayur di pekarangan rumah, membuat hasta karya, dan ragam kecakapan kepanduan lain.

Kak Sofii menambahkan bahwa kegiatan pramuka di masa pandemi bisa dilakukan dengan memperbanyak pelaksanaan kecakapan bidang keagamaan. Misalnya peserta didik ditugaskan menghafal rukun iman dan direkam oleh orang tua mereka melalui video. Tugas kepanduan di rumah dapat dikirim lewat video call maupun rekaman video. Perlu dipahami oleh setiap pembina pramuka bahwa harus ada pertemuan minimal 8 kali tatap muka agar peserta didik bisa naik tingkat. Peserta didik tidak harus bertemu langsung dengan pembina pramuka. Ujian SKU dan SKK tidak harus dilakukan tatap muka karena bisa dilakukan secara daring.

Pelantikan pengurus Kwarran Gerakan Pramuka Mojowarno
Pelantikan pengurus Kwarran Gerakan Pramuka Mojowarno

Perlu Dukungan Orang Tua

Pertanyaan besar yang muncul dalam bincang pembina pramuka Jombang lewat Zoom hari ini adalah bagaimana menarik minat peserta didik agar terlibat secara aktif dalam aktifitas kepramukaan di rumah. Bahasa sederhananya seperti, materi sekolah saja belum tuntas apalagi jika peserta didik diharuskan mempelajari materi ekstrakurikuler pramuka. Disinilah pimpinan lembaga pendidikan dan pembina pramuka perlu melakukan kerjasama dengan orang tua untuk membuat portofolio peserta didik.

Kak Nasrulloh menyarankan agar setiap pembina pramuka melakukan perencaan ulang (reset) program kerja pramuka yang telah disusun di awal tahun ajaran. Program kerja ekstrakurikuler pramuka harus menyesuaikan dengan keadaan pandemi saat ini. Meskipun sudah beredar info siswa akan masuk sekolah pada 13 Juli 2020 mendatang, namun program kerja ekstra pramuka perlu direset hingga Desember 2020. Kas Nasrulloh menambahkan pembina pramuka harus kreatif menyusun modul. Karena dilaksanakan dengan model daring, maka model tagihan penugasan ekstra pramuka sama dengan pelajaran umum di sekolah.

Selama belajar kepanduan di rumah, pembina pramuka juga perlu melakukan variasi kegiatan daring agar tidak monoton. Aplikasi Quizizz dapat digunakan oleh pembina pramuka untuk menciptakan suasana seru saat berkompetisi dengan kawan-kawan mereka dalam satu gugus depan (gudep). Interaksi Quizizz mensyaratkan adanya koneksi internet lancar dan performa smartphone yang memadai. Bukan hanya itu, orang tua peserta didik juga perlu mendapat edukasi bahwa pelaksanaan pembelajaran kepramukaan secara daring memerlukan biaya tambahan. Harapannya adalah pembina pramuka dan orang tua siswa dapat bekerjasama menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman di rumah.

gambar anak berbakti kepada orang tua
gambar anak pramuka berbakti kepada orang tua

Peduli di Tengah Pandemi

Kak Teguh giliran berbagi cerita bentuk kepedulian peserta didik ekstra pramuka di tengah pandemi saat ini. Beliau menyatakan bahwa telah dilaksanakan rapat via zoom dengan adik-adik binaan di pangkalan pramuka tempatnya membina. Salah satu hasilnya adalah penggalangan dana untuk program peduli tetangga. Wujud program peduli tetangga berupa pembagian sembako sebanyak tiga kali dari Maret hingga Juni 2020 ini. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kepedulian anggota pramuka di tingkat Penggalang SMP dan Penegak.

Masa pandemi bukan menjadi halangan berarti bagi anggota pramuka untuk berdiam diri. Kak Teguh menambahkan bahwa masih ada kegiatan baru yang seru untuk dilakukan oleh anggota pramuka, misalnya membuat podcast, menayangkan video Live Instagram, maupun membuat saluran (channel) Youtube seputar kepanduan. Pramuka tidak berhenti di kegiatan rutinitas saja. Pramuka tidak boleh berhenti peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama di masa merebaknya wabah Corona saat ini dan banyak orang yang membutuhkan bantuan.

Sekali lagi, pembina pramuka dapat berinovasi menciptakan beragam penugasan di rumah yang bisa meringankan beban orang tua. Contoh penugasan siswa dengan karaktek kepanduan antara lain adik binaan diberikan tugas membantu orang tua untuk mencuci bajunya sendiri, menyapu halaman rumah, menyiram tanaman, membersihkan kamar mandiri, maupun beragam tugas ringan di rumah tangga yang mampu dikerjakan oleh peserta didik. Laporan kegiatan ini bisa menjadi portofolio penilaian dan bersinergi dengan guru kelas maupun guru mata pelajara di sekolah ataupun madrasah.

Sebagai pembina pramuka, Anda pasti perlu mencari solusi bagaimana cara menjaga semangat adik-adik berlatih kepanduan di rumah walau tidak bertatap muka dengan kakak pembina pramuka? Kak Yusuf selaku moderator telekonferensi bincang pembina dan pelatih pramuka Jombang kali ini menawarkan solusi sinergi antara orang tua dan pembina pramuka. Pembina pramuka perlu menciptakan paradigma di kalangan orang tua siswa bahwa pramuka tidak hanya bermain dan tepuk tangan. Pramuka juga dapat berperan aktif dalam melaksanakan pendidikan karakter di lingkungan keluarga.

Persiapan Kursus Mahir Dasar dan Kursus Mahir Lanjut Pembina Pramuka di Kwaran Bareng 2018
Persiapan Kursus Mahir Dasar dan Kursus Mahir Lanjut Pembina Pramuka di Kwaran Bareng 2018

Usul KMD dan KML Secara Daring

Bincang pembina dan pelatih pramuka Jombang via telekonferensi Zoom hari ini juga membahas usulan sebagian peserta diskusi terkait wacana pelaksanaan kursus pembina pramuka secara daring. Kursus pembina pramuka, baik tingkat mahir dasar (KMD) maupun tingkat mahir lanjutan (KML), merupakan kebutuhan penting setiap kwarcab saat ini untuk memenuhi permintaan gugus depan terhadap pembina pramuka yang berkualifikasi. Sedangkan kita semua tidak bisa memastikan sampai kapan pandemi ini berakhir dan diperbolehkan aktifitas pelatihan pramuka di luar ruangan seperti sedia kala.

Kak Sofii dari Pusdiklatcab Jombang menjawab bahwa saat ini belum ada aturan yang memperbolehkan pelaksanaan KMD dan KML secara online. Tidak menutup kemungkinan organisasi gerakan pramuka akan melakukan penyesuaian peraturan terkait kondisi pandemi. Lebih lanjut lagi Kak Sofii berujar bahwa KMD dan KML secara daring terkendala masalah praktek saat menghadapi peserta didik di lapangan. Kegiatan Pramuka adalah kegiatan yang menantang dan menyenangkan di luar ruangan. Praktek membina pramuka secara daring belum memenuhi kriteria kepanduan yang ideal.

Kemudian Kak Ida dari SDN Banjaragung 2 Bareng berbagi pengalaman saat membina anggota pramuka golongan siaga. Beliau berujar sangat memungkinkan pembinaan anggota pramuka golongan siaga dilaksanakan secara daring. Topik yang bisa dipilih pembina pramuka misalnya ketahanan pangan. Pembina pramuka dapat memberikan penugasan berkebun tanaman yang usia panennya sekitar satu bulan saja. Orang tua perlu mendampingi kegiatan anak-anak golongan siaga. Kak Ida setuju jika KMD dan KML dilaksanakan secara daring mengingat protokol kesehatan yang berlaku saat ini tidak memungkinkan kegiatan pramuka menghimpun massa dalam jumlah lebih dari sepuluh orang.

Banyak pihak yang memprediksi pandemi corona ini akan berlangsung selama lebih dari dua tahun. Perlu ada pelatihan untuk menambah skill anak didik anggota pramuka pada golongan siaga, penggalang, penegak, hingga pandega. Pelatihan pramuka secara online sangat mungkin dijalankan pada anggota pramuka. Artinya, kursus pembina pramuka secara online pun seharusnya dapat diterapkan pada KMD dan KML.

Profil pembina pramuka
Profil pembina pramuka

Motivasi Pembina Pramuka

Lantas, bagaimana nasib pembina pramuka di saat wabah virus corona terus berlangsung?

Kak Teguh menyatakan bahwa pembina pramuka tidak boleh mengandalkan dana sosial dan bantuan dari pihak lain. Pembina pramuka harus kreatif melakukan wirausaha secara ulet sesuai dengan passionnya. Inilah waktu yang tepat untuk membuktikan jiwa militan seorang pembina pramuka agar mampu survive di tengah beragam hambatan hidup. Kak Teguh juga menyampaikan usul pelaksanaan perkemahan sabtu dan minggu (persami) dilaksanakan secara online. Setiap anggota pramuka peserta persami online mendirikan tenda di halaman rumah mereka. Kegiatan ini bisa menjadi alternatif  bagus untuk memecah kebosanan peserta diri dalam menjadi home learning.

Diskusi pembina pramuka dan pelatih pramuka Jombang via aplikasi Zoom hari ini juga membahas rencana lomba gugus depan unggul (LGU). Bagaimana cara memotivasi lembaga pendidikan agar setiap sekolah atau madrasah bersemangat mengikuti lomba gugus depan unggul ?

Kas Nasrulloh mengingatkan lagi pentingnya lomba gugus depan unggul sebagai kesempatan bagi pembina pramuka dan kepala sekolah atau kepala madrasah dalam belajar tertib administrasi. Contoh tertib administrasi itu antara lain stempel gudep seharusnya ada dua, yaitu gudep putra dan gudep putri. Selama ini setiap gudep hanya memiliki sebuah stempel yang digunakan untuk gudep putra dan putri padahal pembinaan pramuka di Indonesia berprinsip satuan terpisah (sapi).

Kak Nas menambahkan bahwa menata gudep lebih tertib bermanfaat untuk meningkatkan potensi sekolah. Untuk guru PNS, administrasi gudep bernilai angka kredit 1 dan cukup berarti bagi kenaikan tingkat. Lomba gudep unggul harus dilaksanakan berjenjang mulai dari kwartir ranting, tidak asal tunjuk sebagaimana telah berlangsung selama ini.

Penulis mendapatkan banyak informasi dari acara bincang pembina pramuka dan pelatih pramuka yang dilaksanakan melalui video konferensi Zoom hari ini. Poin-poin utama diskusi hari ini antara lain:

  1. Kegiatan kepramukaan bisa berjalan baik di tengah pandemi jika ditunjang oleh peran serta orang tua
  2. Teknologi berperan membantu kegiatan orang tua dalam menemani putra-putrinya belajar di rumah (home learning).
  3. Peserta didik anggota pramuka diajarkan untuk melaksanakan pelatihan ketahanan pangan, misalnya: berkebun dan beternak di rumah.
  4. Pembina pramuka harus bisa survive dengan berwirausaha secara ulet.
  5. Pembina pramuka harus terus mengasah pengetahuannya terkait ilmu kepanduan maupun beradaptasi di era new normal ini.
  6. Mengikuti lomba gugus depan unggul bukan semata lomba, tetapi harus dipandang sebagai kebutuhan sekolah untuk terus berprestasi.
  7. Pembina pramuka hendaknya menunjukkan eksistensi dirinya dalam kegiatan sekolah meski dilakukan secara daring.

Demikian penulis membagikan pengalaman hari ini mengikuti bincang pembina pramuka dan pelatih pramuka kwarcab Jombang. Meski berlangsung secara jarak jauh, telekonferensi ini memiliki dampak baik bagi penulis untuk tetap bersemangat membina pramuka di tengah pandemi. Semoga diskusi pembina pramuka dan pelatih pramuka Jombang ini dapat dilanjutkan pada sesi berikutnya dengan pembahasan yang lebih menarik dan memberi manfaat bagi peserta kegiatan.

Bagikan tulisan ini:

7 Replies to “Serunya Bincang Pembina Pramuka Jombang Tahun 2020 Lewat Telekonferensi Zoom”

  1. Salam kenal kak. Baru kali ini saya baca artikel pramuka terasa sangat asyik. Gaya bahasanya lugas, ringan dan mudah dipahami. Gak kaku seperti kebanyakan web pramuka.

  2. Salam pramuka!
    Ini nih yg gue demen. Walau tdk ada latihan pramuka di lapangan tapi pembinanya aktif latihan di zoom meeting. Good luck Kak Agus.

  3. Baca tulisan ini jadi ingat pengalaman sepuluh tahun waktu masih membina pramuka di sekolah. Jadi pembina pramuka adlh panggilan hidup. Kebutuhan ekonomi keluarga memaksa saya utk pindah kerja dan menyudahi profesi sbg pembina pramuka. smoga kita slalu sukses dimanapun kita berada.

  4. Tulisan yg inspiratif. Kita harus memanfaatkan teknologi informasi di masa pandemi untuk kegiatan pembelajaran di rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *