Terlena Kebiasaan Buruk, Asyik Online di Warkop Sampai Lupa Ngeblog

waktu yang tidak pernah berhenti berputar
waktu yang tidak pernah berhenti berputar

Menjadi seorang blogger mengajarkan kita untuk selalu aktif dan rajin menulis artikel baru. Setiap kegiatan kita merupakan sumber inspirasi yang dapat dituangkan menjadi tulisan yang bermutu. Sayangnya tidak semua blogger memiliki ketekunan untuk melaksanakan rutinitas menulis dengan baik dan benar. Sebagian besar blogger pemula justru menyerah di pertengahan langkah saat mereka memulai membangun blog pribadi.

Saat ini kita bisa mengakses internet dengan mudah dan berbiaya murah. Cukup dengan bermodalkan uang Rp2.000 saja kita bisa online di warung kopi sambil minum secangkir kopi dan bercanda dengan teman-teman. Kemudahan inilah yang seringkali membuat blogger pemula terlena sehingga mereka terlupa tujuan awal mereka untuk menulis artikel blog. Menulis artikel blog memerlukan fokus dan konsentrasi yang cukup sehingga ide-ide Anda dapat tersampaikan melalui rangkaian kata kata dan kalimat.

Kebiasaan yang sering kali dilakukan oleh blogger pemula adalah terlalu asyik melakukan percakapan di sosial media, baik WhatsApp, Facebook, telegram, Line, Twitter maupun sosmed lain. Mereka lupa bahwa membangun Blog pribadi merupakan bagian yang lebih penting daripada berinteraksi di situs jejaring sosial maupun sosial media. Kebiasaan ini telah mereka lakukan setiap hari sehingga dianggap sebagai hal yang wajar. Padahal aslinya kegiatan ini sangat merugikan bagi masa depan sebuah blog.

Putuslah lingkaran setan yang selama ini melingkari kehidupan anda dalam membangun Blog pribadi. Jika selama ini anda terlena oleh kemudahan mengakses internet maka sekali-sekali buatlah diri Anda tersiksa karena tidak mendapatkan koneksi internet. Cara yang paling mudah adalah mematikan paket data internet di telepon genggam Anda selama beberapa jam. Selama internet tidak terkoneksi ke telepon genggam anda maka gunakan waktu itu untuk menulis artikel blog sebanyak-banyaknya.

Anda tidak perlu takut saat menulis artikel blog. Tulislah sebanyak mungkin ide yang keluar dari pikiran anda. Segera eksekusilah ide-ide itu menjadi rangkaian kalimat yang mengandung satu tujuan tulisan artikel. Teruslah menulis dan jika anda merasa bosan maka lompatilah ide itu. Jangan mau diperbudak oleh kebosanan. Bosan mendekati kemalasan. Malas menyebabkan Anda lambat bergerak.

Jika anda sudah menulis maka segera terbitkan  dan jangan sampai menunggu tulisan itu menjadi sempurna. Ingatlah bahwa kesempurnaan bukan milik manusia maka wajar saja jika tulisan anda tidak terlalu bagus di awalnya. Seiring dengan pelatihan menulis secara berkelanjutan maka anda kelak akan bisa menjadi blogger yang sukses dalam menulis tanpa merasa dipaksa.

Bagikan artikel ini melalui:

6 Replies to “Terlena Kebiasaan Buruk, Asyik Online di Warkop Sampai Lupa Ngeblog”

  1. Ini adalah masalah mental. Orang yang terbiasa menghabiskan waktu di warung kopi tidak akan merasa bahwa kegiatannya adalah membuang-buang waktu. Bagi mereka ngopi di warkop adalah bentuk usaha melepaskan stress dan ketegangan hidup selama seharian.

  2. Ngopi di warkop itu sebenarnya nggak jelek Asalkan kita bisa mengendalikan diri untuk melakukan kegiatan yang positif dengan menggunakan Smartphone yang kita pakai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *