Bagaimana Dampak Dukungan Orang Tua Terhadap Keberhasilan Belajar Santri TPQ?

Gebyar Sholawat Banjari Pelajar SD Mojowarno Jombang
Gebyar Sholawat Banjari Pelajar SD Mojowarno Jombang

Ketika muncul pertanyaan tentang bagaimana dampak peranan orang tua santri terhadap kebersihan keberhasilan belajar santri di Taman Pendidikan al-qur’an atau TPQ, tentu pikiran anda akan sepakat bahwa setiap kegiatan pembelajaran anak-anak tergantung dukungan orang tua. Dan tidak bisa dipungkiri bahwa orang tua adalah role model terbaik bagi anak-anaknya. Oleh karena itu keterlibatan orang tua mutlak diperlukan dalam pendidikan anak, tak terkecuali dalam pendidikan Islami di Taman Pendidikan Alquran.

Dukungan orang tua dalam pendidikan dan dukungan teman dalam pendidikan Islami anak-anak melalui Taman Pendidikan Alquran di desa-desa umumnya berlangsung secara alami. Para orangtua akan memerintahkan anak-anak mereka untuk bergegas mandi ketika terdengar suara adzan di Masjid ataupun mushola terdekat dengan rumah mereka. Setelah itu setiap orang tua akan sibuk berteriak kepada anak-anak mereka untuk segera berangkat ke masjid atau mushola dan mengikuti kegiatan pembelajaran membaca dan menulis Alquran setiap hari.

Kegiatan kegiatan rumah tangga diatas tak ubahnya sebuah rutinitas bagi orang tua. Para orang tua memiliki naluri untuk memerintahkan anak-anaknya dalam mempelajari agama mereka dengan sebaik-baiknya. Namun ada satu hal yang perlu kita sadari bersama bahwa teriakan ucapan dan bentuk dukungan finansial orang tua kepada santri bukanlah yang utama.

Keteladanan Orang Tua

Dukungan terbaik dari orang tua kepada santri adalah dengan memberikan keteladanan dalam hidup sehari-hari. Keteladanan membutuhkan waktu dan ketekunan yang relatif lama, sementara kegiatan belajar di Taman Pendidikan Alquran hanya berlangsung tidak lebih dari 2 jam setiap hari. Di sinilah letak perbedaan keduanya.

Oleh karena itu sangat disayangkan jika setiap orang tua hanya memasrahkan anak-anak mereka untuk mendalami agama di Taman Pendidikan Alquran saja. Setiap orang tua perlu mendidik anak-anaknya dengan pengetahuan agama yang sebaik-baiknya. Dan tempat pendidikan terbaik berada di lingkungan keluarga. Walaupun Taman Pendidikan Alquran telah memiliki kurikulum yang telah di sepakati oleh pengurus Taman Pendidikan Alquran tersebut, namun para orangtua harus tetap memberikan filter terhadap muatan informasi agama yang akan diterima oleh anak.

Pada akhirnya dampak keterlibatan orang tua santri terhadap pendidikan agama yang dialami oleh santri bukan hanya sebuah formalitas dan ucapan semata. Orang tua memiliki kepentingan untuk memberikan pendidikan agama sebaik-baiknya kepada anak-anak mereka karena tanggung jawab mendidik anak hakikatnya berada di tangan kedua orang tua.

Para guru di sekolah dan Ustadz di Taman Pendidikan Alquran hanyalah konsultan bagi pelaksanaan pendidikan agama anak-anak. Dampak terbaik dari keterlibatan orang tua dalam mendidik anak-anak adalah munculnya kesadaran dalam diri anak untuk melaksanakan ajaran ibadah agamanya tanpa merasa dipaksa oleh orang lain. Semoga kita selalu bisa memberi contoh yang terbaik bagi anak-anak.

5 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Bagikan tulisan ini:

3 Replies to “Bagaimana Dampak Dukungan Orang Tua Terhadap Keberhasilan Belajar Santri TPQ?”

  1. Nggak bisa dipungkiri lagi kalau dukungan orang tua itu sangat penting buat anak-anak mereka.
    walaupun orang tuanya nggak bisa mengaji tapi kalau mau membiayai dan memberikan bimbingan terhadap anak-anaknya maka bisa saja anak desa Ibu jadi lebih rendah daripada anak kota.

  2. Anak-anak yang terlahir ke dunia dengan kasih sayang dan pendidikan terbaik dari orang tuanya akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri sholeh dan sholehah. semoga anak-anak Indonesia bisa tumbuh sesuai harapan para orang tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *