Dua Wilayah Kecepatan Yang Berbeda Antara Narablog Dan Pembaca Blog

Banyak menulis artikel tips blogging tapi respons pembaca tidak sesuai harapan? Itu bisa terjadi kepada siapa saja. Disamping tingkat ketegangan pikiran dalam diri seorang narablog, lebih populer dengan sebutan blogger, ada lagi faktor lain yang menjadi penyebab mengapa artikel yang terbit tidak menimbulkan kesan. Yaitu kecepatan waktu yang berbeda antara penulis dan pembaca.

Dalam ilmu fisika kita mengenal teori relativitas dari Albert Eintein. Pergeseran Waktu Einstein menyatakan bahwa dua orang bisa mengalami pergeseran waktu akibat perjalanan yang berbeda. Inilah yang juga terjadi kepada dunia blogging. Penulis artikel blog dan pembaca blog seolah berada pada dua dunia yang berbeda sehingga menanggapi artikel secara berbeda. Bagi seorang narablog, waktu berjalan rasanya cepat cekali. Seolah-olah baru nulis satu paragraf, eh sudah harus menyudahi tulisan curhat.

Sebaliknya, tidak semua pembaca blog memiliki pengalaman intelektual yang sama dengan penulis. Ada yang responsnya cepat, ada pula yang lambat. Bagi mereka, waktu berjalan sangat pelan. Ketika tulisan seorang blogger tidak cukup menarik perhatiannya, mereka akan ogah-ogahan membaca. Kalaupun lanjut baca, kemungkinan mereka akan melakukan fast reading yang salah. Pembaca ingin segera tahu isi utama artikel. Nggak ada waktu untuk bertele-tele.

Untuk itulah Anda membutuhkan pengetahuan merebut perhatian pembaca sesegera mungkin. Anda bisa melakukannya melalui pemilihan judul artikel yang menarik, penggunaan kosakata populer, hingga penekanan kepada kata-kata tertentu yang menimbulkan respons lebih pada pembaca. Kemampuan ini membutuhkan pelatihan yang berulang-ulang hingga Anda menemukan format yang cocok dengan kebutuhan pembaca blog Anda. Semoga tips blogging kali ini bermanfaat.

Enjoy blogging, enjoy writing!

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

12 thoughts on “Dua Wilayah Kecepatan Yang Berbeda Antara Narablog Dan Pembaca Blog”

  1. judul menarik memang jitu untuk menarik pengunjung ya. Tapi kebanyakan tidak bisa mencerminkan inti tulisan terutama kalau isinya curhat. Apalagi jika ada yang sengaja menulis isi yang jauh berlainan dengan judul. Mengecewakan sekali.

  2. Kalau banyak pembaca yang sering melakukan fast reading berarti ada yang perlu direview dalam penulisan2 kita, barangkali tulisan-tulisan kita terlalu membosankan.. trik yang sering dilakukan untuk tulisan panjang adalah dengan memberi heading sub pokok yang dibahas.. Jadi mereka bisa lebih terstruktur saat mengambil kesimpulan yang sesuai dengan yang kita harapkan…

  3. I need to say, as very much as I enjoyed reading what you had to express, I couldnt support but lose interest following a while. Its as should you had a good grasp on the subject matter matter, but you forgot to include your readers. Perhaps you should think about this from more than one angle. Or perhaps you shouldnt generalise so much. Its far better if you take into consideration what others may have to say rather than just going for the gut reaction for the theme. Consider adjusting your own thought procedure and giving other people who may study this the benefit of the doubt.

  4. Wow that was unusual. I just wrote an very long comment but after I clicked submit my comment didn’t appear. Grrrr… well I’m not writing all that over again. Anyways, just wanted to say superb blog!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *