Explore Wonosalam Menjelajah Tempat Wisata Air Terjun Grojogan Asmoro

Explore Wonosalam Menjelajah Obyek Wisata Air Terjun Grojogan Asmoro - Foto Kristanto
Explore Wonosalam Menjelajah Obyek Wisata Air Terjun Grojogan Asmoro (Foto: Kristanto)

Keindahan tempat wisata alam di Wonosalam menarik kunjungan banyak wisatawan lokal dari Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dan sekitarnya. Sejumlah pemuda yang peduli terhadap usaha pelestarian lingkungan mengadakan kegiatan bertajuk Explore Wonosalam. Explore Wonosalam dilaksanakan hari ini Minggu, 26 Juli 2020. Explore Wonosalam merupakan kegiatan penjelajahan alam di masa liburan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi wisata alam pegunungan yang ada di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang.

Lokasi Explore Wonosalam

Explore Wonosalam pagi ini dimulai pada pukul delapan pagi. Udara dingin Gunung Anjasmoro tidak menyurutkan langkah para traveller hadir disana. Para peserta berasal dari kecamatan-kecamatan lain di wilayah kabupaten Jombang. Mereka berkumpul di pertigaan SDN Jarak 1. Puluhan remaja dan orang dewasa telah berkumpul di lokasi itu sejak pagi. Setelah para peserta berkumpul, mereka melakukan perjalanan bersama menaiki kendaraan bermotor menuju ke desa terdekat dari lokasi obyek wisata Air Terjun Grojogan Asmoro.

Tempat wisata air terjun Grojogan Asmoro berada di Dusun Tegalrejo Desa Jarak Kecamatan Wonosalam. Air terjun Grojogan Asmoro merupakan objek wisata yang belum banyak dikenal oleh masyarakat luas. Air terjun Grojogan Asmoro juga dikenal masyarakat sekitar sebagai air terjun Grojogan Sanggar. Melalui kegiatan Wonosalam Explorer kali ini diharapkan masyarakat dapat tertarik untuk berkunjung ke tempat wisata di Wonosalam ini.

Selain air terjun Grojogan Asmoro, Desa Jarak juga memiliki potensi wisata air terjun Tretes Kembar dan air terjun Cuban Kobong. Namun sayangnya dua tempat wisata di Wonosalam ini belum banyak diketahui oleh wisatawan Jombang. Pengunjung wisata air terjun masih terbatas pada kelompok-kelompok pemuda pencinta alam, satuan karya gerakan pramuka, atau masyarakat umum penyuka traveling di tempat alam terbuka.

Anda bisa mencapai Desa Jarak dari arah utara maupun selatan. Jika Anda berangkat dari arah utara, misalnya dari Kota Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, dan sekitarnya maka Anda bisa mengarahkan perjalanan ke Mojoagung. Sesampai sub-terminal Mojoagung, lajukan kendaraan ke arah kiri di samping Kantor Telkom Mojoagung. Lanjutkan perjalanan ke arah Desa Mojoduwur, Desa Ngrimbi, pertigaan Tukum, Pasar Wonosalam belok kanan, Desa Sambirejo, hingga sampai ke Desa Jarak.

Bila Anda berangkat dari arah selatan, misalnya dari Kota Kediri, Nganjuk, Jombang dan sekitarnya, Anda bisa mengambil arah ke Ngoro. Dari Ngoro, lajukan perjalanan Anda ke Pasar Bareng, belok kanan menuju Desa Karangan, belok kiri menuju ke Dusun Ganten, lalu Anda sampai di Desa Jarak. Lama perjalanan dari Ngoro ke Desa Jarak dengan naik mobil sekitar 30 menit.

Keindahan obyek wisata air terjun Grojogan Asmoro di Desa Jarak Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang - Foto: Evin Sudarwati
Keindahan obyek wisata air terjun Grojogan Asmoro di Desa Jarak Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang (Foto: Evin Sudarwati)

Indah dan Menantang

“Persiapan Explore Wonosalam telah dilakukan sejak sebulan yang lalu. Meskipun baru pertama kali dilaksanakan di Desa Jarak, alhamdulillah kegiatan Explore Wonosalam ini berlangsung dengan semarak dan diikuti banyak peserta,” demikian disampaikan oleh Evin Sudarwati, salah satu warga Desa Jarak yang ikut mengelola acara jalan-jalan di Wonosalam ini. Perempuan pegiat lingkungan ini tampak antusias mengikuti kegiatan penjelajahan alam.

“Lokasi obyek wisata air terjun Grojogan Asmoro cukup menantang dan terjal sehingga membutuhkan kemampuan fisik yang prima. Kami sarankan bagi peserta membawa bekal minuman hangat dan obat-obatan ringan sebelum mendaki,” ujar Evin Sudarwati saat ditemui penulis usai kegiatan Explore Wonosalam.

Penulis ikut hadir dalam acara Explore Wonosalam pagi ini. Berdasarkan pengamatan penulis, akses menuju objek wisata Air Terjun Grojogan Asmoro sudah cukup bagus. Warga lokal dan Pemerintah Desa sekitar tempat wisata Air Terjun Grojogan Asmoro telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung untuk memperkenalkan potensi wisata ini. Anda bisa memanfaatkan halaman rumah-rumah penduduk di Dusun Tegalrejo sebagai tempat parkir yang aman.

Saat ini belum tersedia kamar mandi untuk wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata air terjun Grojogan Asmoro. Begitu pula dengan toko kelontong atau warung tradisional belum tampak dalam pengamatan penulis di sepanjang perkampungan menuju obyek wisata air terjun. Lebih baik Anda membawa bekal makanan dan minuman sebelum memutuskan mendaki Gunung Anjasmoro dan mengunjungi obyek wisata air terjun Grojogan Sanggar atau Grojogan Asmoro.

Penulis bersama kawan-kawan anggota Komunitas Blogger Jarak berusaha memotret keindahan alam Gunung Anjasmoro serta membuat artikel blog pribadi sekembali dari kegiatan Explore Wonosalam. Peran serta sosial media dan internet semakin penting di era teknologi informasi ini. Kehadiran delapan orang anggota komunitas blogger Jarak diharapkan mampu meningkatkan promosi potensi alam Desa Jarak dan Kecamatan Wonosalam sebagai tempat wisata yang indah sekaligus menghasilkan beragam hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Pesan Pelestarian Lingkungan

Kristanto, salah satu pembina pramuka hadir sebagai peserta kegiatan Explore Wonosalam. Ia tampak bersemangat membimbing beberapa orang remaja yang bergabung sebagai pecinta alam. “Sebelumnya sudah pernah ada kegiatan penjelajahan di Wonosalam yang diikuti oleh anggota komunitas Explore Wonosalam,” demikian disampaikan oleh Kristanto.

Kristanto menceritakan rasa senangnya saat mengajak peserta didik mengikuti kegiatan Explore Wonosalam. Jarak tempuh tidak terlalu jauh dan kegiatan penjelajahan dilakukan bersama puluhan peserta memberikan semangat tersendiri bagi Kristanto dan peserta lainnya. “Berkenalan dengan kawan-kawan baru dan menyambung silaturahmi merupakan kegiatan yang menyenangkan,” imbuh Kristanto.

Kristanto menyarankan agar wisatawan, traveller, dan penjelajah yang akan melakukan kegiatan berlibur mendaki gunung untuk menyiapkan kemampuan fisik sebaik mungkin. Meskipun jarak tempuh tidak terlalu jauh, kebutuhan nutrisi tubuh harus tetap dipenuhi supaya tidak menderita dehidrasi. Cadangan oksigen yang semakin menipis di sekitar puncak gunung harus diantisipasi dengan baik oleh peserta Explore Wonosalam sesi berikutnya.

“Semoga Explore Wonosalam dapat dilakukan lagi di masa mendatang dengan lebih banyak peserta. Penjelajahan alam hari ini diikuti sekitar delapan puluh orang peserta. Kami harap kegiatan ini dapat dikoordinasi lebih baik di masa mendatang dengan melibatkan masyarakat umum,” ujar Kristanto.

Kristanto juga berharap peserta kegiatan penjelajahan alam dapat menjaga kebersihan alam tempat mereka beraktifitas. “Peserta kegiatan mohon tidak membuang sampah sembarangan. Lebih baik kita membawa kantong sampah dari rumah untuk mengumpulkan sampah makanan dan minuman yang kita bawa. Selanjutnya kita buang sampah di tempat pembuangan sampah terdekat atau sekalian kita bawa pulang,” demikian Kristanto menghimbau para peserta Explore Wonosalam sesi berikutnya.

Sebagai wujud rasa tanggung jawab terhadap terhadap kebersihan tempat mereka melakukan penjelajahan alam, para peserta Explore Wonosalam melakukan kegiatan bakti sosial. Mereka membersihkan sekitar area tempat wisata air terjun Grojogan Asmoro yang berada di Dusun Tegalrejo Desa Jarak Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Kegiatan membersihkan aliran sungai dari sampah plastik berlangsung sekitar satu jam. Acara bersih-bersih sungai dan air terjun ini berakhir menjelang pukul setengah dua belas siang dan menandai akhir kegiatan hari ini.

Semoga kegiatan Explore Wonosalam dapat dilanjutkan di masa-masa mendatang supaya lebih banyak warga Jombang mengenal potensi wisata alam di Wonosalam. Mari jalan-jalan ke tempat wisata alam di Jombang!

Bagikan tulisan ini:

6 Replies to “Explore Wonosalam Menjelajah Tempat Wisata Air Terjun Grojogan Asmoro”

  1. Kegiatan Explore Wonosalam seharusnya bisa diadaptasi oleh wilayah lain di Kabupaten Jombang. Patut kita tunggu apakah bulan depan akan ada kegiatan explore Plandaan, explore Mojowarno, ataupun explore explore lain di berbagai wilayah di Indonesia.

  2. acara keren gini harus terus didukung. meski nggak bisa kasih bantuan duit, setidaknya memberikan ijin kpd komunitas pecinta alam utk numpang pipis di kamar mandi milik warga sekitar lokasi kegiatan.

  3. Sudah saatnya pemerintah menggandeng para influencer muda dari golongan blogger dan pemilik akun media sosial yang berpengaruh. Dengan begitu, promosi melalui media online lebih efektif dan berbiaya murah.

  4. Di antara sekian banyak calon wisatawan potensial yang ada di daerah, kalangan remaja dan pecinta alam adalah kelompok orang yang paling sering melakukan perjalanan berlibur. Oleh karena itu pemerintah Desa harus menggandeng mereka dalam promosi potensi wisata daerahnya masing-masing.

  5. Kapan ada lagi acara explore wonosalam mas? Kalo ada lagi tolong dikabari. Saya dan keluarga siap ikut berpetualang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *