Kata-kata Mutiara Bahasa Jawa: Paribasan Beras Wutah Ora Mulih Marang Takere

Legenda Pulau Majeti dan Prabu Selang Kuning
Legenda Pulau Majeti dan Prabu Selang Kuning

Beras wutah ora mulih marang takere nduweni teges samu barang kang wis owah arang bisa pulih kaya asale.

Bagaimana kabar kawan blogger Jombang hari ini? The Jombang Taste online kembali melalui artikel kata-kata mutiara Bahasa Jawa yang berbunyi: beras wutah ora mulih marang takere. Peribahasa dalam Bahasa Jawa ini kurang lebih memiliki arti bahwa setiap hal yang sudah terlepas dari kedudukan awal akan sangat sulit kembali seperti keadaan semula. Semua hal yang sudah berubah tidak akan bisa kembali seperti semula dalam keadaan wajar. Diperlukan usaha yang ekstra keras agar butiran beras dalam kembali terkumpul dalam tempat penampungan.

Kata-kata bijak Bahasa Jawa ini mengajarkan kita untuk selalu berhati-hati dalam menjaga kepercayaan orang lain dan memberi kepercayaan kepada orang lain. Kepercayaan sangat mahal harganya karena Anda tidak dapat membelinya di toko manapun di dunia ini. Cukup dengan melakukan sebuah kesalahan kecil maka Anda dapat merusak besarnya kepercayaan yang sudah Anda miliki. Nasehat bijak Bahasa Jawa ini dapat Anda terapkan dalam berbagai bidang kehidupan dan berbagai jenis profesi.

Perumpamaan beras yang telah tumpah ke tanah dan tidak akan dapat kembali diambil dengan tangan karena mungkin saja beras itu telah kotor atau keburu dimakan unggas yang lewat. Itulah ibarat yang digunakan penduduk Jawa dalam menghargai amanah yang diberikan orang lain kepadanya. Demikian ulasan singkat The Jombang Taste mengenai kata-kata bijak Bahasa Jawa. Semoga artikel singkat ini bisa menambah kewaspadaan Anda dalam membangun kerjasama dengan berbagai pihak.

One Reply to “Kata-kata Mutiara Bahasa Jawa: Paribasan Beras Wutah Ora Mulih Marang Takere”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *