5 Tahap Dan Cara Membuat Batik Tulis Dengan Mudah

5 Tahap Dan Cara Membuat Batik Tulis Dengan Mudah
5 Tahap Dan Cara Membuat Batik Tulis Dengan Mudah

Teknik membuat batik dengan cara tulis saat ini sudah diajarkan di pendidikan dasar. Walaupun masih kecil, anak-anak yang mengikuti kelas membatik tampaknya sudah mampu mengikuti aturan pembuatannya. Salah satu sekolah tersebut adalah SMP Negeri 1 Mojowarno. Dari berbagai pengalaman praktek langsung membatik dan referensi beberapa buku, kali ini saya membagikan gambaran umum 5 tahap membatik tulis.

BKS MGMP Seni Budaya Kabupaten Jombang sudah membuat petunjuk cara membuat batik tulis. Pada dasarnya tidak rumit. Hanya saja membutuhkan ketelatenan dan kesabaran dalam mempraktekkannya. Berikut ini 5 tahap pembuatan batik tulis:

1. Pembuatan Gambar Motif

Bahan dan peralatan yang digunakan pada tahap pembuatan gambar motif adalah kain katun, pola gambar atau mall, pensil 4B, dan meja kaca. Pembuatan gambar motif pada kain, dapat dicapai dengan menjiplak pola atau mall yang telah disiapkan atau bisa juga dengan cara menuliskan langsung di atas kain. Akan lebih mudah jika dilakukan dengan menjiplak pola karena waktu Anda akan lebih hemat.

Untuk menghasilkan gambar motif yang baik penulisannya dilakukan di atas meja kaca. Bila kain yang hendak digambari banyak mengandung lilin ataupun banyak kotoran maka kain tersebut harus dicuci terlebih dahulu dengan sabun sampai bersih. Hal ini dimaksud agar dalam proses pencelupan nanti warna mudah menyerap.

2. Pemberian Malam

Dalam pemberian malam, bahan dan peralatan yang digunakan membatik yaitu kain, malam, dan canting. Jenis kain yang digunakan untuk membatik adalah jenis kain yang bahan bakunya terbuat dari kapas (katun) atau sutera, misalnya kain blacu, poplin, birkolin, santung, prima, premisima. vealisima, linen, dan sutera.

Sedangkan bahan malam yang dipakai untuk membatik tulis terdiri dari malam lowong (warnanya kuning dan lebih liat), malam cetak (warnanya coklat, sifatnya kurang kuning dan lebih liat), malam cetak (warnanya coklat, sifatnya kurang liat), dan malam putih atau paraffin (sifatnya rapuh dan mudah retak).

Kemudian kita membutuhkan alat canting untuk membatik tulis. Canting yang digunakan untuk membatik terdiri dari canting cecek (lubangnya kecil), canting klowong (lubangnya sedang) dan canting nembok (lubangnya besar). Beberapa peralatan penunjan yang digunakan dalam tahap batik tulis ini adalah kompor kecil, kenceng, panci, dan lainnya.

3. Pemberian Warna Batik Tulis

Pemberian warna batik tulis dilakukan dengan warna rapid. Pemberian warna rapid dilakukan dengan cara menyapukan warna rapid ke bagian gambar yang diinginkan. Fungsi warna ini hanya sebagai variasi agar lebih menarik. Larutan rapid dibuat dengan cara mengaduk rapid dengan minyak TRO hingga kental, kemudian diberi air dingin dan diaduk kembali hingga merata. Perbandingannya adalah 1 sendok makan rapid : 2 sendok minyak TRO : 1 gelas air dingin.

4. Proses Pencelupan

Proses pencelupan dalam membuat batik dilakukan dalam tiga langkah. Pertama, pencelupan pada larutan naptol, kedua pencelupan pada larutan garam warna, dan ketiga pencelupan pada air pembilas. Untuk menghasilkan warna kain batik yang memuaskan, proses pencelupan dilakukan berulang-ulang.

5. Pelunturan Malam

Untuk melunturkan atau melorotkan malam pada kain batik yang telah selesai pada proses pencelupan, dapat dilakukan dengan cara memasukkan kain ke dalam bak yang berisi air panas yang telah dicampur soda abu (Soda ASH) dan soda api. Proses melunturkannya kain dimasukkan ke dalam bak, diangkat-angkat menggunakan jepitan hingga malamnya lepas dan selanjutnya dibilas dengan air bersih, diperas, dan diangin-anginkan.

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

4 thoughts on “5 Tahap Dan Cara Membuat Batik Tulis Dengan Mudah”

  1. Informasi bermanfaat. Tapi ada yang kurang akurat. Saat nglorod, seharusnya bukan di air panas, tapi di air mendidih. Ini dua hal berbeda. Di air panas, proses nglorod tak akan berhasil. Jadi, nglorod harus di air mendidih. Tentu saja yang telah dibubuhi serbuk soda abu (penulisannya bukan Soda ASH, tapi Soda Ash, Sodium carbonat) dan larutan tepung kanji. Banyak orang menyebut …”nglorod di air panas”, ya…tak berhasil. Itu saja. Maaf, koreksian saya. Agar yang mau beljar membatik tidak kecewa karena gagal.

  2. Oya, ada yang fatal (sy terlewat memberi koreksi). Nglorod juga tidak pakai soda api (atau coustic soda). Kristal atau serbuk soda api sifatnya korosif. Kalau dipakai nglorod…maka….WARNA AKAN PUDAR bahkan hilang. Dalam jumlah sangat sedikit, soda api atau kostik dipakai untuk menguatkan kepekatan warna pada pewarna napthol. Bukan untuk nglorod. Wajan logam pun bisa koyak terkena soda api.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *