Pelatihan Mendongeng Bersama Kak Awam Prakoso dari Kampung Dongeng Indonesia di Jombang

View this post on Instagram

Mendidik anak tidak bisa dilakukan secara mendadak. Hal-hal yang terjadi secara mendadak pun seringkali tidak bersifat mendidik. Saya senang bisa hadir dalam acara Launching Kampung Dongeng Jombang pada Selasa, 18 Februari 2020 lalu di Kedungbetik, Kesamben, Jombang. Pertemuan dengan Kak Zaki dan Kak @awamprakoso membangkitkan lagi semangat saya untuk mendongeng selama mengajar murid di kelas. Ahh, saya tidak sabar ingin segera mempraktekkan ilmu bercerita yang saya dapat disini. Simak cerita dongeng saya selengkapnya di blog www.agussiswoyo.com ya. Ayo mendongeng! #kampungdongeng #kampungdongengindonesia #kampungdongengjombang #jombang #pendidikan #pendidikanindonesia #dongeng #pelatihan

A post shared by Agus Siswoyo | Blogger Jombang (@agussiswo) on

Penulis melepas sejenak rutinitas mengajar di sekolah dan mengikuti pelatihan mendongeng untuk anak-anak. Kemarin Selasa, 18 Februari 2020 telah dilaksanakan pelatihan mendongeng oleh komunitas Kampung Dongeng Jombang. Kegiatan ini sekaligus menandai launching Kampung Dongeng di Kabupaten Jombang.

Kegiatan pelatihan mendongeng dilaksanakan di Balai Desa Kedung Betik Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang. Perjalanan menuju Desa Kedung Betik berlangsung tidak mudah dan sangat menantang. Acara pelatihan mendongeng diikuti sekitar 400 orang. Acara dimulai pukul delapan pagi dan berakhir pada pukul dua belas siang.

Ada banyak pengetahuan dan wawasan seputar mendongeng yang dibagikan oleh narasumber Kak Awam Prakoso yang datang langsung dari Jakarta. Kak Awan adalah pendongeng aktif yang saat ini menjadi ketua dari komunitas Kampung Dongeng Indonesia. Kampung Dongeng Indonesia berdiri pada 18 Mei 2009.

Kak Awam bersama Kampung Dongeng telah mendapatkan sejumlah penghargaan di bidang pendidikan anak usia dini dari berbagai instansi pemerintah maupun swasta. Diantara penghargaan itu adalah Kak Awam tercatat dalam Museum Rekor Nasional Indonesia sebagai pendongeng terlama selama 8 jam tanpa henti.

Sambutan Kak Zaki

Acara launching Kampung Dongeng Jombang dimulai dengan sambutan dari Ketua Kampung Dongeng (Kado) Jombang, yaitu Kak Zaki. Kak Zaki memberikan wawasan seputar perkembangan pendidikan anak usia dini di Jombang melalui cerita dongeng. Kak Zaki aktif melakukan kerjasama pengadaan kegiatan roadshow dongeng di banyak lembaga pendidikan di Kabupaten Jombang.

Diantara bentuk kerjasama itu adalah selama Januari 2020 kemarin Kak Zaki menjadi pelaku aktif mendongeng anak di 14 lembaga pendidikan bekerja sama dengan Yayasan Yatim Mandiri Kantor Cabang Jombang. Acara bertajuk Sedekah Dongeng itu dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan kepada anak-anak usia dini.

“Dongeng adalah dunia anak yang menakjubkan. Acara mendongeng itu kami lakukan untuk anak-anak supaya pembelajaran karakter anak berlangsung secara menyenangkan,” ujar Kak Zaki.

Selain itu, ia juga mengajak setiap peserta pelatihan mendongeng untuk mengikuti kegiatan Pekan Ceria. Pekan Ceria dilaksanakan setiap hari Minggu di home base Kampung Dongeng Jombang. Home base Kampung Dongeng Jombang berada di Dusun Sambigelar Desa Pojokkulon Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang. Kegiatan Pekan Ceria adalah wadah bagi para pendongeng pemula dan mahir untuk mengasah keterampilan mendongeng dengan audiens anak-anak.

Belajar Mendongeng dengan Kak Awam

Sambutan selanjutnya berasal dari narasumber utama pelatihan mendongeng hari ini, yaitu Kak Awam Prakoso. Kak Awam mengawali sambutannya dengan mengatakan bahwa mendidik tidak bisa dilakukan secara mendadak. Sebaliknya, hal-hal yang mendadak biasanya tidak mendidik. Mendidik perlu dilakukan melalui proses yang panjang.

“Komunikasi persuasif perlu dilakukan lewat cerita dongeng sehingga anak-anak mampu belajar secara gembira dan tidak merasa dipaksa,” demikian ujar Kak Awam di awal sambutannya.

Guru adalah profesi yang dekat dengan aktifitas dongeng anak. Bercerita adalah keterampilan mengajar yang diperlukan oleh seorang guru untuk menyegarkan suasana pembelajaran di kelas. Agar dapat menyajikan cerita kepada anak didiknya, guru perlu berlatih penguasaan materi dan keterampilan bercerita yang cukup. Salah satu usaha meningkatkan kemampuan bercerita adalah dengan mengikuti pelatihan mendongeng seperti kegiatan ini.

Lebih lanjut laki-laki Kak Awam menyatakan bahwa manfaat mendongeng bagi seorang pendidik adalah untuk menanamkan karakter peserta didik. Karakter tersebut antara lain jujur, mau memaafkan, keberanian, dan keinginan saling berbagi. Manfaat mendongeng bisa membentuk budi pekerti anak melalui cerita persuasif di dalamnya.

“Setiap pendongeng di akhir pertemuan hendaknya berdiskusi dengan audiens tentang pesan moral yang terkandung di dalam cerita,” imbuh Kak Awam.

Kesenian tradisional Jombang
Kesenian tradisional Jombang pun bisa dihadirkan dalam cerita dongeng anak. Penulis belajar mendongeng di hadapan anak-anak dengan menggunakan media wayang kulit. Walaupun bercerita dengan menggunakan wayang bukan perkara yang mudah, tetapi penulis tertantang untuk menaklukkan ketakutan mendongeng di hadapan anak-anak ini.

Kak Awam lantas menceritakan aktivitas mendongeng sebagai media pendidikan bagi anak-anak berguna untuk menambah pengetahuan mereka. Seorang guru bisa menceritakan proses metamorfosa ulat menjadi kupu-kupu kepada anak-anak melalui dongeng. Mungkin metode pengajaran sebelumnya di dalam kelas tidak terlalu efektif bagi mereka karena terasa membosankan. Oleh karena itu pembelajaran dengan metode bercerita akan terasa lebih menarik bagi mereka.

Selanjutnya Kak Awam bercerita mengenai pengalamannya bepergian dengan menggunakan moda transportasi pesawat udara. Kemampuan mendongeng yang dimilikinya mampu membantu menenangkan seorang anak yang sedang menangis histeris. Usaha menenangkan anak kecil yang sedang menangis bukanlah perkara mudah walaupun anak itu tidak memiliki masalah. Melalui pendekatan intensif dan cerita dongeng Kak Awam yang menarik akhirnya ia berhasil menenangkan anak itu.

Pendongeng cilik Arza dari SDN Bakalan tampil di hadapan peserta pelatihan mendongeng disela-sela peserta pelatihan mendongeng disela-sela acara pelatihan. Suara Arza yang melenting memberikan daya tarik tersendiri bagi setiap peserta pelatihan yang sebagian besar terdiri dari guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Roudlotul Athfal (RA) itu. Penampilan Arza berhasil memotivasi setiap peserta pelatihan untuk berani tampil mendongeng di hadapan publik.

Kegiatan pelatihan bercerita dan mendongeng untuk pendidik di Jombang seperti ini sangat bagus untuk diikuti oleh setiap guru, terutama guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD). Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membantu para pendidik untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan di dalam kelas. Selamat mendongeng!

Bagikan tulisan ini:

4 Replies to “Pelatihan Mendongeng Bersama Kak Awam Prakoso dari Kampung Dongeng Indonesia di Jombang”

  1. Mendapatkan seorang pendongeng itu seperti mencari sebuah jarum diantara tumpukan jerami. Tidak banyak memang orang yang menggeluti profesi pendongeng anak. Tantangannya sangat banyak. Dan belum lagi ketidakpastian penghasilan dari mendongeng.

    Oleh karena itu salut untuk setiap pendongeng di Indonesia yang mampu secara konsisten melakukan kegiatan bercerita dari kampung ke kampung ataupun dari sekolah ke sekolah dengan penuh semangat.

  2. sebenarnya agak horor juga kalau diminta mendongeng di depan anak-anak. Hahaha….
    masalahnya bukan karena kita nggak tahu cerita yang bagus….
    tapi bagaimana cara menguasai audience anak-anak itu yang bikin menakutkan dan uji nyali.

  3. Kpn ada pelatihan mendongeng kak Awam di Malang? Pengen deh kayak Jombang yg bisa bikin acara bagus gini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *