Jenis Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar

Peringatan Hari Isra Miraj atau Rejeban di SDN Japanan 1 Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang
Peringatan Hari Isra Miraj atau Rejeban di SDN Japanan 1 Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang

Menurut Prof. Achmad Juntika Nurihsan (2006), layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar masih perlu guru laksanakan secara berkala. Layanan ini meliputi layanan orientasi, layanan informasi penempatan atau penyaluran pembelajaran, konseling perorangan, bimbingan kelompok dan konseling kelompok. Layanan orientasi di sekolah dasar ditujukan untuk siswa baru guna memberikan pemahaman dan penyesuaian diri terhadap lingkungan sekolah yang baru dimasuki.

Hal ini pernah penulis laksanakan pada saat masa orientasi siswa baru SDN Latsari pada pertengahan Juli 2018 lalu. Hasil yang diharapkan dari layanan orientasi adalah terjadinya kemudahan dalam proses penyesuaian siswa terhadap pola kehidupan sosial, kegiatan belajar dan kegiatan di sekolah yang mendukung keberhasilan siswa. Fungsi utama bimbingan yang didukung oleh layanan orientasi adalah fungsi pemahaman dan pencegahan.

Layanan informasi pada bimbingan dan konseling siswa sekolah dasar bertujuan untuk membekali siswa dengan berbagai pengetahuan dan pemahaman tentang berbagai hal yang berguna untuk mengenal diri, merencanakan dan mengembangkan pola kehidupan sebagai pelajar anggota keluarga dan masyarakat. Pemahaman yang diperoleh melalui layanan informasi digunakan sebagai bahan acuan dalam meningkatkan kehidupan dan prestasi belajar. Tujuan layanan ini juga untuk mengembangkan cita-cita, menyelenggarakan kehidupan sehari-hari dan mengambil keputusan. Fungsi utama bimbingan yang didukung oleh jenis layanan informasi adalah fungsi pemahaman dan pencegahan.

Layanan penempatan dan penyaluran memungkinkan siswa berada pada posisi dan pilihan yang tepat. Hal ini berkenaan dengan posisi duduk dalam gelas kelompok belajar kegiatan ekstrakurikuler program latihan serta kegiatan-kegiatan lainnya sesuai dengan kondisi fisik dan besi kissnya fungsi utama bimbingan yang didukung oleh layanan penempatan atau penyaluran adalah fungsi pencegahan dan perkembangan atau pemeliharaan.

Layanan pembelajaran pada bimbingan dan konseling siswa sekolah dasar dimaksudkan untuk memungkinkan siswa memahami serta mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, keterampilan dan materi belajar yang cocok dengan kecepatan dan kesulitan belajarnya, serta tuntutan kemampuan yang berguna dalam kehidupan dan perkembangan dirinya. Fungsi utama bimbingan yang didukung oleh lain pembelajaran adalah fungsi pemeliharaan dan pengembangan.

Selanjutnya layanan konseling perorangan pada siswa SD memungkinkan siswa mendapatkan bimbingan secara langsung secara tatap muka dengan guru kelas atau pemimpin dalam pengentasan permasalahan. Fungsi utama bimbingan dan layanan konseling perorangan adalah fungsi pengentasan. Semoga artikel bisa memberi inspirasi bagi Anda dalam mendidik siswa-siswi di sekolah.

Bagikan artikel ini melalui:

11 Replies to “Jenis Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar”

  1. Ulasan yg menarik pak. Tdk bnyk guru yg peduli pada BK. Guru SD umumnya trlalu fokus ke bidang akademis sampai lupa melakukan pembinaan kpd siswanya.

  2. Bagaimana cara mengatasi murid-murid yang melakukan kenakalan di sekolah misalkan mengganggu teman mereka ataupun menbuli kawan?

  3. Menjadi Guru bimbingan dan konseling harus bisa menerapkan ilmu spiritual keagamaan pada siswa supaya nasehat yang kita berikan bisa mengarahkan pada jalan yang benar.

  4. Jangan lupa untuk memasukkan nilai-nilai agama dalam pendidikan karakter siswa siswa di sekolah. Seberapa pintar pun anak itu kalau ia tidak bisa mematuhi ajaran agamanya maka ia tidak akan memberi manfaat bagi masyarakat.

  5. Sekolah-sekolah kecil di desa biasanya kurang memperhatikan program bimbingan dan konseling kepada siswa mereka. Sebaliknya sekolah-sekolah di kota besar malah menggunakan Guru bimbingan dan konseling sebagai pusat dari pengendalian perilaku siswa.

  6. Biasanya buku laporan bimbingan dan konseling di sekolah dasar cuma jadi syarat administratif kalau ada kegiatan akreditasi sekolah. setelah proses akreditasi selesai ya sudah tidak digunakan lagi buku itu.

  7. Aku justru kasihan sama pelajar jaman sekarang yang tidak mendapatkan cukup perhatian dari orang tuanya sehingga mereka kabur dari rumah dan mencari pelampiasan dengan bergaul persamaan anak jalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *