Perkemahan Pramuka Penggalang SDN Latsari di Pergantian Tahun 2017 Menuju 2018

Gambar ilustrasi upaya penyelamatan hewan dan tumbuhan khas Indonesia oleh Hardi Cantrik
Gambar ilustrasi upaya penyelamatan hewan dan tumbuhan khas Indonesia oleh Hardi Cantrik

Menjadi pioneer kegiatan baru sepertinya telah menjadi takdir penulis. Susah senang mengawali sebuah kebiasaan baru hadir dalam frekuensi yang berulang. Kali ini penulis mengadakan perkemahan di sekolah untuk pertama kali bagi para siswa SDN Latsari Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang.

Perkemahan Pramuka Penggalang tersebut dilaksanakan pada 31 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018. Perkemahan dilakukan merujuk pada surat edaran Kepala UPTD Pendidikan Mojowarno untuk mencegah terjadinya tindak kenakalan remaja di malam pergantian tahun.

Acara dimulai pada Minggu, 31 Desember 2017 sore hari. Belum hilang rasa lelah sepulang dari Super Camp 2017, penulis langsung tancap gas di perkemahan pramuka. Karena acara perkemahan dilakukan untuk murid SD, maka susunan acara tidak terlalu mengikat. Meski sudah ada tugas individu di beberapa pos, kegiatan perkemahan hari pertama berlangsung santai.

Karena ini adalah perkemahan perdana untuk para siswa dan guru, maka persiapan pendirian tenda agak lambat. Sebagai pelatih pramuka pengganti, penulis tidak peduli apakah pelatih sebelumnya mereka sudah menerima pengajaran tali-temali. Penulis yakin, praktek di lapangan akan memberikan banyak manfaat bagi anggota pramuka daripada menulis di dalam kelas.

Dan benar saja. Murid-murid terlihat antusias bekerjasama mendirikan tenda. Bahkan semangat mereka tidak padam hingga pukul dua belas malam ketika pergantian tahu terjadi. Berbagai kesibukan mereka lakukan secara mandiri tanpa diperintah oleh para kakak pembina. Hal ini menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi mereka dalam menjelang hadirnya tahun baru.

Keesokan harinya, semua siswa diajak senam pagi dan bermain geprek tongkat secara berkelompok. Mereka bermain tarian tongkat dengan diiringi lagu-lagu daerah dari beberapa wilayah di Nusantara. Ternyata tidak mudah memainkannya. Sebagian anak kakinya terjepit saat bermain tongkat. Acara perkemahan selesai pada pukul tujuh yang ditandai dengan pembagian hadiah kepada siswa terpuji dan kelompok yang berprestasi.

Pengalaman berkemah kali ini memberikan banyak pengalaman bagi anak. Mereka belajar mengenal kemampuan diri mereka sendiri. Mereka juga belajar bekerjasama dengan kawan-kawan mereka. Kebersamaan seperti inilah yang harus selalu diciptakan oleh lingkungan sekolah. Bagaimana dengan pembinaan anak-anak di sekolah Anda? Apakah mereka juga diajak berkemah bersama?

Bagikan artikel ini melalui:

6 Replies to “Perkemahan Pramuka Penggalang SDN Latsari di Pergantian Tahun 2017 Menuju 2018”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *